Home
Terkendala Lahan HTI, Progres Tol Pekanbaru-Dumai Seksi II Baru 57 Persen | Swasta Diimbau Ikut Padamkan Karhutla | Semarakkan HUT RI Dengan Senam Sehat, Pj Kades Ajak Warga Merajut Semangat Juang | Matrix 4 Siap Digarap, Keanu Reeves Kembali Jadi Bintangnya | Daripada Pindahkan Ibukota, Pemerintah Diminta Kembali Tegakkan Pasal 33 UUD 45 | Hilang Saat Mencari Udang, Seorang Wanita di Inhil Didiuga Diterkam Buaya
Kamis, 22 08 2019
/ sport / 12:25:28 / Latihan Keras Sampai Gegar Otak, Kunci Theo Sabet Juara One Pride /
Latihan Keras Sampai Gegar Otak, Kunci Theo Sabet Juara One Pride
Minggu, 28 Juli 2019 - 12:25:28 WIB

RIAUTRUST.COM – Tak ada yang menyangka Theodorus Ginting akan keluar sebagai juara baru One Pride MMA Pro Never Quit. Sebab, lawan yang dihadapinya adalah fighter yang begitu beringas dan menyandang status juara bertahan di kelas welter, Rudy "Ahong" Gunawan.

Theo (panggilan Theodorus) berhasil menang knock out (KO) atas Ahong, hanya dalam satu ronde. Serangan elbow mematikan Theo, membuat Ahong terkapar. Padahal, Theo sempat terkena gelombang serangan deras dari Ahong.

Bagi Theo, apa yang terjadi di atas oktagon saat berhadapan dengan Ahong, merupakan hal biasa. Sebab menurut Theo, latihan keras yang didapatkannya di Lions MMA & Bali MMA, sama persis seperti pertarungan aslinya.

Bagaimana tidak, Theo mengaku dipukuli dan sering mengalami knock out saat berlatih. Bahkan dalam persiapannya menuju pertarungan melawan Ahong, Theo sempat enam kali masuk rumah sakit akibat gegar otak.

Tak cuma itu, Theo juga mengungkap bahwa teriakan keras sang pelatih dari luar oktagon jadi salah satu faktor kemenangannya. Theo mengaku selalu mendengar teriakan keras pelatihnya setiap hari di sesi latihan.

"Latihan kami di Bali MMA seperti tadi (seperti pertarungan asli). Kalau boleh saya jujur, di Bali MMA dalam latihan saya sering knock out, dipukuli sampai masuk rumah sakit, dan jujur saya dipukuli sampai keluar masuk rumah sakit sampai enam kali karena saya gegar otak," ujar Theo kepada wartawan.

"Saya menerima hal seperti ini setiap hari di Bali. Setiap hari saya digebukin, dihancurkan, diinjak-injak, dan itu bukan hal baru bagi saya. Ini adalah kehidupan sebenarnya. Tadi saat saya jatuh saya lihat pelatih saya berteriak 'bangun, ayo bangun'. Saya coba bangun karena itu yang dilakukan pelatih setiap hari kami latihan," katanya.

Setelah sempat terlibat psywar dan melancarkan hinaan kepada Ahong, Theo memetik pelajaran berharga dari pertarungan ini. Theo sadar, menghina lawan akan mengurangi kekuatannya satu level ke bawah. Tak cuma itu, melawan Ahong juga membuat Theo sadar bahwa power adalah hal yang masih kurang dalam dirinya.

"Selama ini banyak yang ngatain Ahong. Meremehkan lawan walaupun kita tahu dia lemah, berarti membuat kita turun satu level di bawah lawan kita. Saya selalu menganggap Ahong adalah lawan terhebat, lawan yang mampu membunuh saya hanya dalam satu pukulan," ucap Theo melanjutkan.

"Jadi, kami di Bali MMA mengumpulkan orang yang besar dan kuat untuk membunuh saya setiap menit. Supaya kalau ada apa-apa seperti tadi saya bisa bertahan terus. Saya perlu memperbaiki power saya yang pasti. Power saya masih jauh berada di bawah Ahong dan saya harus mengakui itu," katanya. [VIVA]

   
 
Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Ubdul Somad Sudah Kadaluarsa
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:47

Pria Ini Kantongi Rp 21 Triliun dari Bisnis Camilan Sehat
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:36

Kisah Mahasiswa Papua di Jakarta: Kami Naik Angkot, Orang Tutup Hidung
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:55

Polisi Pastikan Akan Periksa Hotman Paris Hutapea Dalam Kasus Dugaan Pornografi
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:44

Lukman Edy dan Karding Tak Diundang Muktamar PKB: Buntut Soal Cawapres
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:35

Sumber Air Kering, BPBD Meranti Terpaksa Pakai Air Laut Padamkan Karhutla di Desa Insit
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:26

Kapasitas Mesin Kecil, Kenapa Motor Dituding Biang Polusi?
Selasa, 20 Agustus 2019 - 13:12

Ketika Ilmuwan Muslim Termotivasi Menciptakan Jam
Selasa, 20 Agustus 2019 - 12:46

Bandel, Kendaraan yang Parkir Sembarangan Digembosi Dishub Pekanbaru
Selasa, 20 Agustus 2019 - 12:28

Waduh, Jarak Pandang di Pelalawan Riau Turun Menjadi 1,5 Km Akibat Asap
Selasa, 20 Agustus 2019 - 12:04

Kabut Asap Semakin Pekat, Jarak Pandang di Pekanbaru Menurun
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:29

Di Hadapan Jokowi, Mahathir Tegas Lawan Boikot Sawit Uni Eropa
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:23

Kartu Prakerja Jokowi Berpotensi Berantakan, Begini Bacaan Pengamat
Selasa, 20 Agustus 2019 - 09:20

Titik Api Meningkat, Karhutla Kembali Marak di Riau
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:56

Ekonom Kritik APBN 5 Tahun Mendatang Masih Gali Lubang Tutup Lubang
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:53

Tanggapi Kerusuhan Papua, Prabowo Keluarkan Perintah Ke Fraksi Gerindra
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:48

Di Usia 94 Tahun, Mahathir Mohamad Bersepeda 11 KM
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:46

Disdik Pekanbaru Izinkan Siswa Rentan Sakit Libur Sekolah karena Asap
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:43

RUPS BRK Bahas Pengesahan Pejabat Komut dan Seleksi Calon Direksi
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:38

Dr Chaidir Terpilih Jadi Ketua FKMR Riau
Selasa, 20 Agustus 2019 - 08:35

Kapolsek Kelayang Irup Penurunan Bendera HUT ke-74 RI
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:59

Hendrisan launching CFD di Kecamatan Sabak Auh
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:53

Partai PKS Inhu Ajak Kader dan Masyarakat Upacara HUT RI ke-74 di Kantor Sekretariat
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:50

260 Titik Panas Tersebar di Wilayah Sumatera, Riau 57 Titik
Senin, 19 Agustus 2019 - 13:47

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com