Home
Penyebab dan Tips Atasi Hp Lola | Karhutla Masih Marak, Kabut Asap Kian Parah di Riau | Penasaran Skutik NMax Baru Banyak Enggak, Sih Bedanya? | Smartphone 5G Murah Nokia Diilis 2020 | Desa Penyengat Mampu Tekan Karhutla Berkat Pembangunan 15 Sekat Kanal | 584 Titik Panas Indikasi Karhutla Kepung Sumatera, Riau Terbanyak
Minggu, 25 08 2019
/ Politik / 13:53:42 / Sinyal Gerindra Gabung Menguat, Anggota Koalisi Jokowi Panik Jatah Kursinya Berkurang /
Sinyal Gerindra Gabung Menguat, Anggota Koalisi Jokowi Panik Jatah Kursinya Berkurang
Jumat, 02 Agustus 2019 - 13:53:42 WIB

JAKARTA - Partai politik (parpol) yang tergabung di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dinilai sedang panik dengan kedatangan parpol yang akan bergabung ke dalam pemerintahan di pemerintahan Jokowi periode kedua. Anggota KIK, khawatir jatah kekuasaan di Kabinet Jokowi-Maaruf akan berkurang.

Kepanikan itu sudah terlihat di beberapa partai, seperti Partai NasDem yang kerap kali melakukan gebrakan sendiri.

Misalnya melakukan pertemuan dengan tiga Ketua Umum parpol di Gondangdia dan bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dinilai untuk menyaingi pertemuan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri pada hari yang sama.

"Pertemuan empat parpol di Gondangdia bisa dikatakan diinisiasi oleh Surya Paloh, walaupun bungkusnya ulangtahun atau apa lah. Dan itu bukan hanya ujug-ujug gitu loh, itu pasti di stimulir oleh pertemuan Jokowi-Prabowo dan ternyata berapa hari setelah itu kan pertemuan Mega-Prabowo gitu kan," ucap Sekretaris Jenderal Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Satyo Purwanto kepada Kantor Berita RMOL, Jumat (2/8).

Menguatnya Partai Gerindra akan bergabung ke pemerintahan Jokowi-Maaruf membuat parpol di KIK menjadi panik akan berkurang jatah kursi di kabinet maupun kursi jabatan lainnya.

"Nah jadi itu bentuk satu kepanikan ya partai-partai koalisi pendukung Jokowi di pilpres yang bagaimana pun ada disitu campur aduk lah ya kalau menurut saya, ada ego koalisi, ada konflik kepentingan," jelas Satyo.

"Mungkin jatah kekuasaan yang terancam dan jelas sudah pasti akan ketika ada kelompok lain masuk dalam Koalisi sudah pasti konstruksi kabinet itu akan berubah, karena akan menampung jatah kelompok diluar koalisi pada saat pilpres," tambahnya.

Bahkan, kepanikan itu semakin terlihat ketika politisi PDIP Kapitra Ampera dan Dwi Ria Latifa menyerang politisi Partai Nasdem di acara diskusi di ILC pada Selasa (30/7) malam.

"Itu spontan lah ya didalam dinamika didalam forum (ILC) itu, tapi memang begini logikanya ketika satu partai melakukan konsolidasi yang seolah-olah ya itu pesan ya untuk melakukan bargain terhadap presiden terpilih, dan itu jelas ya dalam pendidikan politik tidak bagus ya. Ya meskipun punya rasionalisasi sendiri masing-masing gitu ya maka wajar statemen Kapitra, ya lebih baik Nasdem coba sekali-kali jadi oposisi gitu kan, coba melihat kekuasaan itu dari luar," terang Satyo.

Satyo menyebut ucapan Akbar Faisal pada forum diskusi itu dinilai telah melakukan penyerangan serta menjatuhkan eksistensi PDI-P.

"Itu bagian dari bentuk penyerangan terhadap eksistensi si PDI-P sebagai partai yang pengusung Jokowi. Maka mungkin reaksi Kapitra seperti itu, karena mungkin statemen Akbar Faizal tidak lebih bisa dikatakan gak beda nih dengan posisi seolah-olah mereka partai yang bersebrangan yang memiliki pasangan yang berbeda pada saat pilpres," pungkasnya. [RMOL]

   
 
Pemkab Siak Gagas Forum Ekraf "Kito Siak"
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:36

Ada Jejak Harimau di Lahan Bekas Terbakar, Warga Pelalawan Waswas
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:28

Sebut MKA LAM Riau Monopoli Mulok BMR
IKAPI Minta Pemprov Riau Revisi Perda 5/2018 dan Pergub 45/2018
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:26

Ini Catatan Insinyur soal Ibu Kota Pindah ke Kalimantan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:23

Akibat Karhutla, Pekanbaru dan Pelalawan Masih Berasap
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:21

Pengawas Orang Asing Dumai Temukan Pengajar Mesir Tanpa Dokumen Tinggal
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:19

RSUD Tengku Rafian Siak Manfaatkan Waktu Tunggu Pasien Lakukan Penyuluhan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:01

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Taja Program Berbasis Inklusi Sosial
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:50

Fakultas MIPA Kesehatan Umri Gelar Seminar Nasional
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:42

Said Didu: Saat Pemimpin Dikelilingi Pemaki, Kehidupan Bangsa Bakal Tegang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:25

Rocky Gerung: Masalah Mendasar Adil Dan Beradab, Bukan Slogan-Slogan Nasionalistik
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:14

Pekan Ini Harga TBS Kelapa Sawit Naik
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:57

Mobil Mungil Ayla Bakal Dibuat Versi Gantengnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:39

Kebakaran Hanguskan 456 Kios dan Ruko di Pasar Tembilahan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:25

Please, Jangan Bermain-main Dengan Isu Ustad Abdul Somad
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:07

Pengamat Pertanyakan Tidak Ada Anggaran Pemulihan Gambut
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:45

Setwan Sudah Antisipasi Penarikan Fasilitas Eks Dewan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:35

Gubri Siap Gerakan Wakaf Pembangunan Universitas Anak Yatim
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:33

Diklat Peningkatan Kapasitas SDM, Mukhlasin: Bawaslu Tonggak Demokrasi Bangsa
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:26

Sinergi Kebijakan dan Digitalisasi Pelayanan Publik, Dua Poin Penting dari Rakernas APKASI
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:22

Tanoto Foundation Gelar Workshop Mini Bersama K3S di Rakitkulim
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:17

Menpar Target Roro Dumai Malaka Akses Penyumbang Kunjungan Wisata
Kamis, 22 Agustus 2019 - 10:01

Redam Kasus UAS, MUI Bakal Temui Tokoh Agama dan Pelapor
Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:57

Bareskrim Bentuk Tim Untuk Proses Kasus Dugaan Penistaan Agama Ustaz Abdul Somad
Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:44

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com