Home
Taliban Tawarkan AS Gencatan Senjata 10 Hari | Saleh Daulay: Kenaikan Elpiji 3 Kg Menambah Beban Rakyat | 30 Ribu e-KTP Belum Dicetak, Pekanbaru Hanya Dapat Jatah 10 Ribu Keping Blangko | Nadiem: Sinetron Indonesia Jangan Hanya Pikirkan Rating Dan Di Zona Itu-itu Saja | Ditangkap Polisi karena Bakar Lahan, Pelaku Berdalih untuk Usir Monyet | Waduh, 10 Hektare Hutan di SM Giam Siak Kecil Riau Terbakar
Sabtu, 18 Januari 2020
/ Politik / 13:53:42 / Sinyal Gerindra Gabung Menguat, Anggota Koalisi Jokowi Panik Jatah Kursinya Berkurang /
Sinyal Gerindra Gabung Menguat, Anggota Koalisi Jokowi Panik Jatah Kursinya Berkurang
Jumat, 02 Agustus 2019 - 13:53:42 WIB

JAKARTA - Partai politik (parpol) yang tergabung di Koalisi Indonesia Kerja (KIK) dinilai sedang panik dengan kedatangan parpol yang akan bergabung ke dalam pemerintahan di pemerintahan Jokowi periode kedua. Anggota KIK, khawatir jatah kekuasaan di Kabinet Jokowi-Maaruf akan berkurang.

Kepanikan itu sudah terlihat di beberapa partai, seperti Partai NasDem yang kerap kali melakukan gebrakan sendiri.

Misalnya melakukan pertemuan dengan tiga Ketua Umum parpol di Gondangdia dan bertemu dengan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan yang dinilai untuk menyaingi pertemuan Ketum Partai Gerindra Prabowo Subianto dengan Ketum PDI-P Megawati Soekarnoputri pada hari yang sama.

"Pertemuan empat parpol di Gondangdia bisa dikatakan diinisiasi oleh Surya Paloh, walaupun bungkusnya ulangtahun atau apa lah. Dan itu bukan hanya ujug-ujug gitu loh, itu pasti di stimulir oleh pertemuan Jokowi-Prabowo dan ternyata berapa hari setelah itu kan pertemuan Mega-Prabowo gitu kan," ucap Sekretaris Jenderal Jaringan Aktivis Pro Demokrasi (ProDem) Satyo Purwanto kepada Kantor Berita RMOL, Jumat (2/8).

Menguatnya Partai Gerindra akan bergabung ke pemerintahan Jokowi-Maaruf membuat parpol di KIK menjadi panik akan berkurang jatah kursi di kabinet maupun kursi jabatan lainnya.

"Nah jadi itu bentuk satu kepanikan ya partai-partai koalisi pendukung Jokowi di pilpres yang bagaimana pun ada disitu campur aduk lah ya kalau menurut saya, ada ego koalisi, ada konflik kepentingan," jelas Satyo.

"Mungkin jatah kekuasaan yang terancam dan jelas sudah pasti akan ketika ada kelompok lain masuk dalam Koalisi sudah pasti konstruksi kabinet itu akan berubah, karena akan menampung jatah kelompok diluar koalisi pada saat pilpres," tambahnya.

Bahkan, kepanikan itu semakin terlihat ketika politisi PDIP Kapitra Ampera dan Dwi Ria Latifa menyerang politisi Partai Nasdem di acara diskusi di ILC pada Selasa (30/7) malam.

"Itu spontan lah ya didalam dinamika didalam forum (ILC) itu, tapi memang begini logikanya ketika satu partai melakukan konsolidasi yang seolah-olah ya itu pesan ya untuk melakukan bargain terhadap presiden terpilih, dan itu jelas ya dalam pendidikan politik tidak bagus ya. Ya meskipun punya rasionalisasi sendiri masing-masing gitu ya maka wajar statemen Kapitra, ya lebih baik Nasdem coba sekali-kali jadi oposisi gitu kan, coba melihat kekuasaan itu dari luar," terang Satyo.

Satyo menyebut ucapan Akbar Faisal pada forum diskusi itu dinilai telah melakukan penyerangan serta menjatuhkan eksistensi PDI-P.

"Itu bagian dari bentuk penyerangan terhadap eksistensi si PDI-P sebagai partai yang pengusung Jokowi. Maka mungkin reaksi Kapitra seperti itu, karena mungkin statemen Akbar Faizal tidak lebih bisa dikatakan gak beda nih dengan posisi seolah-olah mereka partai yang bersebrangan yang memiliki pasangan yang berbeda pada saat pilpres," pungkasnya. [RMOL]

   
 
Jajaran Polda Riau Komit Cegah dan Tangani Karhutla 2020
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:46

India Tertarik Bangun Pabrik CPO di Riau
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:42

Pilkada Bengkalis 2020, ASN Dituntut Netral
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:38

Kampar Dapat 283 RLH di APBD Riau 2020
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:34

16 Titik Panas Terdeteksi di Bengkalis
Jumat, 17 Januari 2020 - 13:32

Fitra Riau Sorot Pembangunan Perkantoran Pemko Pekanbaru di Tenayan Raya
Kamis, 16 Januari 2020 - 19:40

Gudang Farmasi RSUD Arifin Achmad Terbakar
Kamis, 16 Januari 2020 - 19:37

Masuk Nominasi Adipura Kencana 2019, Alfedri Exspos di Depan Dewan Pertimbangan Adipura
Kamis, 16 Januari 2020 - 19:34

Disprindag Dan Dinas Pasar Permudah Masyarakat Pantau Harga Sembako Melalui Website Sikompang
Kamis, 16 Januari 2020 - 19:29

Suap Revisi Alih Fungsi Lahan Riau Bikin Zulhas Dipanggil KPK
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:35

Online Learning Makin Marak, Perguruan Tinggi Diminta Lebih Adaptif
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:29

Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Naik Jadi Rp2.229,41/Kg
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:19

Seleksi Komisaris Utama BRK Tuntas, Besok Akan Dilaksanakan RUPS
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:16

Dukung Siak Hijau, Pemkab Gelar Rapat Formulasi Tim dan Kerangka Daya Saing Daerah
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:13

Hujan Berpotensi Guyur Riau Hari Ini, 7 Hotspot Masih Terpantau
Kamis, 16 Januari 2020 - 14:08

Karhutla Riau Jerat Sembilan Tersangka
Kamis, 16 Januari 2020 - 13:57

Tahun Ini USBN Ditiadakan, Penilaian Siswa Masing-masing Sekolah
Kamis, 16 Januari 2020 - 13:54

1 Februari, Bayar Parkir Bandara Wajib Nontunai
Kamis, 16 Januari 2020 - 13:49

Jokowi Sebut Sandiaga Presiden 2024, Pengamat: Kalau Pidato Di Tempat Lain Kan Beda Lagi
Kamis, 16 Januari 2020 - 09:00

Warga Gempar, Kerangka Misterius Ditemukan di Rumah Kosong dengan Posisi Duduk
Kamis, 16 Januari 2020 - 08:32

18 Prodi UIR Raih Premier Akreditasi International ASIC
Kamis, 16 Januari 2020 - 08:17

Duh! Harga Elpiji 3 Kg Bakal Naik Jadi Rp 35.000 per Tabung
Kamis, 16 Januari 2020 - 08:01

Polisi Selidiki Proyek Pengadaan Pompa Air di Bengkalis
Kamis, 16 Januari 2020 - 07:59

Habiskan Rp 12 Miliar dalam 3 Bulan, Model Seksi Ceraikan Suami Bangkrut
Kamis, 16 Januari 2020 - 07:52

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com