Home
Penyebab dan Tips Atasi Hp Lola | Karhutla Masih Marak, Kabut Asap Kian Parah di Riau | Penasaran Skutik NMax Baru Banyak Enggak, Sih Bedanya? | Smartphone 5G Murah Nokia Diilis 2020 | Desa Penyengat Mampu Tekan Karhutla Berkat Pembangunan 15 Sekat Kanal | 584 Titik Panas Indikasi Karhutla Kepung Sumatera, Riau Terbanyak
Minggu, 25 08 2019
/ Nasional / 11:51:50 / MUI: Bendera Tauhid Tak Identik dengan HTI, Sudah Ada Sejak Dulu /
MUI: Bendera Tauhid Tak Identik dengan HTI, Sudah Ada Sejak Dulu
Kamis, 08 Agustus 2019 - 11:51:50 WIB
Foto profile Enzo (taruna Akmil) yang membawa bendera Tauhid. Foto: Dok. Istimewa
TERKAIT:

JAKARTA - Tak hanya soal statusnya yang blasteran, taruna Akmil Enzo Zenz Allie juga menyita perhatian publik lewat fotonya di media sosial. Dalam foto yang viral itu, Enzo terlihat membawa sebuah bendera bertuliskan kalimat Tauhid.

Akibatnya, sejumlah pihak lantas meragukan ideologi Pancasila yang seharusnya menjadi pegangan utama anggota TNI. Apalagi, banyak pihak yang mengidentikkan bendera Tauhid tersebut dengan paham khilafah dan ormas HTI yang sudah dibubarkan.

"Saya rasa tidak ada yang salah, kalau ada orang membawa bendera yang bertuliskan kalimat Tauhid. Siapa bilang itu bendera HTI? Jauh dan ratusan tahun sebelum HTI ada, bendera itu sudah ada," tegas Sekjen MUI Anwar Abbas kepada kumparan, Kamis (8/8).

Sehingga, ia menilai, tidak tepat jika bendera Tauhid itu diidentikkan dengan HTI, apalagi sampai muncul larangan menggunakannya. Apalagi, menurutnya, menggeneralisir suatu hal bisa berbahaya bagi persatuan bangsa.
"Nanti kalau ada orang melakukan suatu kesalahan, dan si pelakunya pakai blangkon misalnya, lalu setiap orang kemudian dilarang pakai blangkon. Ya cara-cara seperti ini jelas tidak benar," ucapnya.

Untuk itu, Anwar berharap, pemerintah dan masyarakat seharusnya paham bahwa bendera Tauhid sudah ada sejak abad ke-14 silam. Selain itu, kalimat Tauhid adalah kalimat yang dihormati oleh seluruh umat Islam dari dulu hingga saat ini.

"Lalu, kalau hari ini ada kelompok yang dinilai sikap dan pandangannya oleh pemerintah, dianggap bertentangan dengan falsafah, dan ideologi bangsa yang ada, maka falsafah dan ideologinya saja yang dipersoalkan, jangan simbol-simbol yang telah menjadi simbol umat Islam di seluruh dunia itu yang dipersoalkan karena dipakai oleh kelompok tersebut," ucap Anwar.

Sementara itu, dosen Jinayah Siyasah UIN Jakarta M Nurul Irfan menilai saat pemerintah menetapkan HTI sebagai organisasi terlarang, seharusnya segala atribut yang berhubungan dengan HTI juga ikut dilarang.
 
"Jadi itu kan memang sudah jelas HTI terlarang di Indonesia. Itu kaidah hukum Islamnya itu yang mengikut ya ikut. Artinya HTI dilarang, dan yang  ikut HTI adalah terlarang, lambangnya seperti itu ketika mengibarkannya itu terlarang," kata Irfan saat dihubungi kumparan, Rabu (7/8).

Meski dalam bendera tersebut terdapat kalimat tauhid, Irfan mengatakan, anjuran agama yang benar adalah memperbanyak pengucapannya serta mempraktikkan nilainya dalam kehidupan sehari-hari.

"Dalam anjuran agama bukan mengibarkan benderanya, tapi memperbanyak kalimat tauhidnya itu. Memperbanyak kalimat 'lailahaillallah' itu enggak ada masalah. Yang paling baik dihindari, jangan sampai melakukan kegiatan yang  justru menimbulkan mudharat," jelas Irfan.

"Diminta oleh ulil amri, ulil amri itu menyatakan itu terlarang, lalu yang terkait soal itu (bendera) ya terlarang," pungkasnya. [KUMPARAN]

   
 
Pemkab Siak Gagas Forum Ekraf "Kito Siak"
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:36

Ada Jejak Harimau di Lahan Bekas Terbakar, Warga Pelalawan Waswas
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:28

Sebut MKA LAM Riau Monopoli Mulok BMR
IKAPI Minta Pemprov Riau Revisi Perda 5/2018 dan Pergub 45/2018
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:26

Ini Catatan Insinyur soal Ibu Kota Pindah ke Kalimantan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:23

Akibat Karhutla, Pekanbaru dan Pelalawan Masih Berasap
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:21

Pengawas Orang Asing Dumai Temukan Pengajar Mesir Tanpa Dokumen Tinggal
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:19

RSUD Tengku Rafian Siak Manfaatkan Waktu Tunggu Pasien Lakukan Penyuluhan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:01

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Taja Program Berbasis Inklusi Sosial
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:50

Fakultas MIPA Kesehatan Umri Gelar Seminar Nasional
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:42

Said Didu: Saat Pemimpin Dikelilingi Pemaki, Kehidupan Bangsa Bakal Tegang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:25

Rocky Gerung: Masalah Mendasar Adil Dan Beradab, Bukan Slogan-Slogan Nasionalistik
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:14

Pekan Ini Harga TBS Kelapa Sawit Naik
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:57

Mobil Mungil Ayla Bakal Dibuat Versi Gantengnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:39

Kebakaran Hanguskan 456 Kios dan Ruko di Pasar Tembilahan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:25

Please, Jangan Bermain-main Dengan Isu Ustad Abdul Somad
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:07

Pengamat Pertanyakan Tidak Ada Anggaran Pemulihan Gambut
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:45

Setwan Sudah Antisipasi Penarikan Fasilitas Eks Dewan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:35

Gubri Siap Gerakan Wakaf Pembangunan Universitas Anak Yatim
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:33

Diklat Peningkatan Kapasitas SDM, Mukhlasin: Bawaslu Tonggak Demokrasi Bangsa
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:26

Sinergi Kebijakan dan Digitalisasi Pelayanan Publik, Dua Poin Penting dari Rakernas APKASI
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:22

Tanoto Foundation Gelar Workshop Mini Bersama K3S di Rakitkulim
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:17

Menpar Target Roro Dumai Malaka Akses Penyumbang Kunjungan Wisata
Kamis, 22 Agustus 2019 - 10:01

Redam Kasus UAS, MUI Bakal Temui Tokoh Agama dan Pelapor
Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:57

Bareskrim Bentuk Tim Untuk Proses Kasus Dugaan Penistaan Agama Ustaz Abdul Somad
Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:44

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com