Home
Penyebab dan Tips Atasi Hp Lola | Karhutla Masih Marak, Kabut Asap Kian Parah di Riau | Penasaran Skutik NMax Baru Banyak Enggak, Sih Bedanya? | Smartphone 5G Murah Nokia Diilis 2020 | Desa Penyengat Mampu Tekan Karhutla Berkat Pembangunan 15 Sekat Kanal | 584 Titik Panas Indikasi Karhutla Kepung Sumatera, Riau Terbanyak
Minggu, 25 08 2019
/ Peristiwa / 09:14:47 / Israel Pakai Peluru Karet Bubarkan Jamaah Masjid Al-Aqsa /
Israel Pakai Peluru Karet Bubarkan Jamaah Masjid Al-Aqsa
Senin, 12 Agustus 2019 - 09:14:47 WIB

YERUSALEM - Polisi Israel membubarkan jamaah Masjid Al-Aqsa di Yerusalem dengan menggunakan gas air mata, granat suara dan peluru karet pada Ahad (11/8) pagi. Akibatnya, belasan umat Islam Palestina yang akan melaksanakan shalat Idul Adha terluka.

Sekitar 14 orang Palestina dilaporkan terluka ketika Polisi Israel bergerak membubarkan kerumunan umat Islam yang akan melaksanakan shalat Idul Adha. Pejabat Organisasi Pembebasan Palestina (PLO), Hanan Ashrawi mengatakan, bahwa tindakan Polisi Israel adalah agresi.

"Penyerbuan ke kompleks Masjid Al-Aqsa oleh pasukan pendudukan Israel pagi ini adalah tindakan kecerobohan dan agresi," kata Hanan, dilansir dari Morning Star, Ahad (11/8).

Pada Ahad (11/8) pagi, ribuan orang Palestina telah berkumpul di Masjid Al-Aqsa untuk melaksanakan shalat dan merayakan Idul Adha. Perayaan Idul Adha bersamaan dengan hari Tisha B'Av kaum Yahudi. Yakni, hari puasa dan berkabung kaum Yahudi untuk memperingati penghancuran Temple Mount di kompleks Masjid Al-Aqsa.

Berdasarkan perjanjian dengan otoritas Yordania yang memelihara kompleks Masjid Al-Aqsa dan Dome of The Rock. Israel melarang orang-orang Yahudi beribadah di bekas lokasi berdirinya Temple Mount tersebut.

Polisi Israel awalnya melarang orang Yahudi mengunjungi bekas Temple Mount di kompleks Masjid Al-Aqsa. Tapi polisi kemudian mengijinkan beberapa orang Yahudi mengunjunginya di bawah pengawalan. Sehingga memprovokasi dan menimbulkan kemarahan umat Islam. Hingga, akhirnya terjadi bentrokan antara umat Islam dan Polisi Israel.

Sementara, kepala kepolisian distrik Yerusalem, Doron Yedid mengatakan, keputusan untuk mengizinkan orang-orang Yahudi masuk ke kompleks Masjid Al-Aqsa telah dibuat. Keputusan, tersebut juga mendapat dukungan dari para pejabat tinggi Israel.

Seperti diketahui, situs suci umat Islam dan Yahudi itu terletak di Yerusalem Timur, tanah Palestina yang diduduki Israel sejak tahun 1967. Umat Islam menyebut situs itu sebagai kompleks Masjid Al-Aqsa.

Sementara orang-orang Yahudi menyebutnya sebagai Temple Mount. Banyak warga Palestina yang khawatir jika politisi Israel menuntut akses untuk orang-orang Yahudi yang bertujuan mengambil alih daerah tepat situs itu. [ROL]

   
 
Pemkab Siak Gagas Forum Ekraf "Kito Siak"
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:36

Ada Jejak Harimau di Lahan Bekas Terbakar, Warga Pelalawan Waswas
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:28

Sebut MKA LAM Riau Monopoli Mulok BMR
IKAPI Minta Pemprov Riau Revisi Perda 5/2018 dan Pergub 45/2018
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:26

Ini Catatan Insinyur soal Ibu Kota Pindah ke Kalimantan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:23

Akibat Karhutla, Pekanbaru dan Pelalawan Masih Berasap
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:21

Pengawas Orang Asing Dumai Temukan Pengajar Mesir Tanpa Dokumen Tinggal
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:19

RSUD Tengku Rafian Siak Manfaatkan Waktu Tunggu Pasien Lakukan Penyuluhan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:01

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Taja Program Berbasis Inklusi Sosial
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:50

Fakultas MIPA Kesehatan Umri Gelar Seminar Nasional
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:42

Said Didu: Saat Pemimpin Dikelilingi Pemaki, Kehidupan Bangsa Bakal Tegang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:25

Rocky Gerung: Masalah Mendasar Adil Dan Beradab, Bukan Slogan-Slogan Nasionalistik
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:14

Pekan Ini Harga TBS Kelapa Sawit Naik
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:57

Mobil Mungil Ayla Bakal Dibuat Versi Gantengnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:39

Kebakaran Hanguskan 456 Kios dan Ruko di Pasar Tembilahan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:25

Please, Jangan Bermain-main Dengan Isu Ustad Abdul Somad
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:07

Pengamat Pertanyakan Tidak Ada Anggaran Pemulihan Gambut
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:45

Setwan Sudah Antisipasi Penarikan Fasilitas Eks Dewan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:35

Gubri Siap Gerakan Wakaf Pembangunan Universitas Anak Yatim
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:33

Diklat Peningkatan Kapasitas SDM, Mukhlasin: Bawaslu Tonggak Demokrasi Bangsa
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:26

Sinergi Kebijakan dan Digitalisasi Pelayanan Publik, Dua Poin Penting dari Rakernas APKASI
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:22

Tanoto Foundation Gelar Workshop Mini Bersama K3S di Rakitkulim
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:17

Menpar Target Roro Dumai Malaka Akses Penyumbang Kunjungan Wisata
Kamis, 22 Agustus 2019 - 10:01

Redam Kasus UAS, MUI Bakal Temui Tokoh Agama dan Pelapor
Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:57

Bareskrim Bentuk Tim Untuk Proses Kasus Dugaan Penistaan Agama Ustaz Abdul Somad
Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:44

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com