Home
Walhi: Pemda Harus Prediksi Bencana Banjir Kurangi Kerugian Besar | MUI Riau Heran Kerukunan Umat Beragama Riau di Bawah Rata-Rata Nasional | Gedung Sekolah Terkena Banjir, Siswa SD di Rakitkulim Harus Belajar di Rumah | Hujan Lebat akan Mengguyur Riau | Banyak Kampung di Siak Minta Dimekarkan, DPRD Ingatkan Harus Ada Kajian | BRG Ingatkan Tahun Depan Riau Alami 7 Bulan Musim Kemarau
Sabtu, 14 Desember 2019
/ Nasional / 14:06:06 / Anton Tabah Tegaskan Bendera Yang Dibawa Enzo Adalah Bendera Tauhid, Bukan HTI /
Anton Tabah Tegaskan Bendera Yang Dibawa Enzo Adalah Bendera Tauhid, Bukan HTI
Senin, 12 Agustus 2019 - 14:06:06 WIB

JAKARTA - Sosok Enzo Zenz Allie menuai pujian sekaligus cacian. Dipuji karena jadi pria berdarah blasteran Prancis-Indonesia yang lolos menjadi calon taruna di Akademi Militer TNI. Dicaci karena sebuah foto dirinya tengah membawa bendera tauhid.

Kondisi ini tak lepas dari pengamatan pengurus Majelis Ulama Indonesia (MUI). Enzo pun didoakan mampu sukses menjalani karirnya sebagai taruna Akmil, meski mendapat cercaan dari sejumlah pihak.

"MUI dan Depdagri, sejak kasus pembakaran bendera tauhid di Garut 2018, tegas menyebut bahwa bendera yang dibakar Banser bukan bendera HTI, tapi bendera tauhid milik umat Islam sedunia. Dan di Indonesia tidak dilarang memiliki, menyimpan, dan mengibarkannya di event-event tertentu," ucap pengurus MUI Pusat, Anton Tabah Digdoyo, ketika dihubungi redaksi.  

Dia menambahkan,"Maka sangat naif jika menuduh Enzo, calon taruna Akmil yang berfoto dengan bendera Tauhid sebagai terpapar radikal, pro HTI, dll."

Anton pun menegaskan kalau bendera yang dibawa Enzo bukan bendera HTI. Dia malah menyindir pihak-pihak yang alergi dengan bendera tauhid yang dinyatakan sah.

"Itu bukan bendera HTI, karena Mendagri sudah menjelaskan kalau bendera HTI ada tulisan HTI-nya. Maka jangan mudah nuduh radikal.
Harusnya kita lebih sensi dengan bendera-bendera dan logo-logo PKI yang jelas dilarang UU. Bukan malah alergi dengan bendera tauhid yang sah," lanjut pengurus ICMI Pusat tersebut.

Menurut purnawirawan Polri berpangkat Brigjen tersebut, lafadz tauhid sangat mulia dan jadi cita-cita setiap muslim ketika menghadapi maut. Termasuk ketika membela NKRI, melawan musuh yang mengancam kedaulatan NKRI.

"Tapi kenapa politik di Indonesia kini anggap kalimat tauhid ini hina dan nista? Semua yang bawa kalimat tauhid dicap radikal? OPM Papua yang bakar bendera merah putih dan bunuh TNI bukan radikal?" tanya Anton.

Anton pun kembali menegaskan kalau bendera tauhid itu berbeda dengan bendera HTI atau organisasi lainnya.

"Rakyat pasti marah jika, kalimat tauhid dilecehkan. Berulang kali dijelaskan, bendera tauhid itu bendera umat Islam. Bukan milik HTI, bukan milik partai atau kelompok tertentu," tandas Anton. [RMOL]

   
 
Batang Kuantan Meluap, Beberapa Wilayah di Batang Peranap Banjir
Jumat, 13 Desember 2019 - 14:06

Turnamen Bola Voli Semi Open
Jumat, 13 Desember 2019 - 14:00

Malam hingga Dini Hari Besok Hujan Masih Guyur Riau
Jumat, 13 Desember 2019 - 13:52

Sore Ini Lima Pintu Bukaan PLTA Koto Panjang Bakal Dibuka Setinggi 150 Cm
Jumat, 13 Desember 2019 - 13:47

Pekanbaru akan Gelar UN Terakhir SMP 2020
Jumat, 13 Desember 2019 - 13:34

Siang Ini, PA 212 Geruduk Mabes Polri Tuntut Adili Sukmawati Dan Gus Muwafiq
Jumat, 13 Desember 2019 - 13:29

Ormas Islam Sangkal Tuduhan Terima Suap dari China Terkait Uighur
Jumat, 13 Desember 2019 - 13:28

Suap Jembatan Bangkinang, KPK Panggil Pegawai Dirjen Bina Marga Dan Direktur PT HD
Jumat, 13 Desember 2019 - 13:25

PA 212 soal Menag Polisikan Pelarang Atribut Natal: Terserah
Jumat, 13 Desember 2019 - 09:16

Harga TBS Sawit di Riau Merangkak Naik
Jumat, 13 Desember 2019 - 08:45

Riau Jadi Tuan Rumah Pertemuan DBH Sawit Se Sumatera 2019
Jumat, 13 Desember 2019 - 08:40

Media Asing: China Suap Ormas Islam RI Agar Diam soal Uighur
Jumat, 13 Desember 2019 - 08:33

Kritik Penghapusan UN, Fahri Hamzah: Jangan Seperti Sopir Bajaj Putar Arah!
Jumat, 13 Desember 2019 - 08:25

Gaungkan #TangkapAbuJanda, Iwan Sumule: Ini Sudah Berulang dan Melukai Rakyat
Jumat, 13 Desember 2019 - 08:21

Menjelang Pergantian Tahun 2020 Satpol-PP Kabupaten Siak Gelar Operasi PEKAT
Jumat, 13 Desember 2019 - 08:18

Pemkab Siak Dorong Setiap Kampung Miliki Kawasan Ruang Terbuka Hijau
Jumat, 13 Desember 2019 - 08:10

Luruskan Soal Sertifikasi Majelis Taklim, Begini Kata Menag Fachrul Razi
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:42

Bukaan Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Bakal Ditambah Jadi 120 cm
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:31

37.265 Warga Pekanbaru Belum Rekam e-KTP
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:28

Ditemukan Jejak Harimau, BBKSDA Turunkan Tim
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:25

BPBD Riau Siapkan Alat Evakuasi Banjir di Titik-titik Rawan
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:32

Rancang Kalender Kegiatan 2020, PBSI Riau Gelar Mukerprov
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:22

Pembangunan Masjid Cheng Ho Rohil Dalam Tahap Pematangan Lahan
Kamis, 12 Desember 2019 - 12:05

Stop Retorika Pemberantasan Mafia Migas: Adili Ahok!
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:57

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com