Home
Penyebab dan Tips Atasi Hp Lola | Karhutla Masih Marak, Kabut Asap Kian Parah di Riau | Penasaran Skutik NMax Baru Banyak Enggak, Sih Bedanya? | Smartphone 5G Murah Nokia Diilis 2020 | Desa Penyengat Mampu Tekan Karhutla Berkat Pembangunan 15 Sekat Kanal | 584 Titik Panas Indikasi Karhutla Kepung Sumatera, Riau Terbanyak
Minggu, 25 08 2019
/ sport / 09:32:42 / Perang Tak Halangi Pemuda Suriah Wujudkan Mimpi Jadi Pemain Biola Sukses /
Perang Tak Halangi Pemuda Suriah Wujudkan Mimpi Jadi Pemain Biola Sukses
Jumat, 16 Agustus 2019 - 09:32:42 WIB

RIAUTRUST.COM  - Aboud Kaplo punya ikatan yang unik dengan biolanya. Setelah meninggalkan kampung halamannya di Suriah yang porak-poranda karena perang ke Australia, pemuda 16 tahun ini bermimpi jadi violin terkenal.

Setelah melarikan diri dari Suriah yang dilanda perang dengan keluarganya untuk mendapat kehidupan yang lebih aman dan lebih makmur di Australia, pemuda 16 tahun itu bermimpi suatu hari menjadi pemain biola terkenal.

"Saya ingin pergi sejauh yang saya bisa," kata Aboud.

"Impian saya adalah menjadi solois terkenal atau pemimpin konser terkenal, tetapi kita lihat saja seperti apa masa depan nanti."

"Biola adalah hidup saya. Ketika kami meninggalkan Suriah, satu-satunya hal yang saya khawatirkan adalah biola saya."

Setelah permohonan pengungsi mereka ditolak pada tahun 2017, keluarga Kaplo akhirnya mendapat visa ke Australia pada bulan April tahun lalu.

Mereka tiba di Australia hanya 15 hari setelah visa itu keluar.


Tempat yang lebih aman

Aboud dan keluarganya melarikan diri dari Aleppo ke utara Suriah ketika perang pertama kali pecah, sebelum bergerak ke Lebanon setelah mereka menghadapi pemboman bunuh diri.

Ia mengaku lega ketika aplikasi visa Australia keluarga-nya disetujui.

Ibu Aboud, Hanan, khawatir akan keluarga dan teman-temannya yang masih berada di Suriah. Ibu Aboud, Hanan, khawatir akan keluarga dan teman-temannya yang masih berada di Suriah.

"Itu adalah perasaan yang luar biasa, fantastis, saya tak bisa menjelaskannya dengan kata-kata. Saya merasa seperti semua stres telah hilang, itu melegakan," katanya.

"Itu (Australia) tempat yang lebih aman untuk hidup, di mana saya tak perlu khawatir tentang bom dan perang dan semua hal semacam itu."

Bagi ibu Aboud, Hanan, kehidupan di Australia berarti tak perlu khawatir tentang masa depan keluarganya.


"Sekarang kami merasakan kedamaian pikiran bahwa Anda aman, anak-anak Anda aman. Kehidupan kami (telah) sepenuhnya berubah," katanya.

Bakat langka

Ketika Aboud berbicara kepada ABC di Lebanon dua tahun lalu, ia belajar biola sendiri dengan menonton video YouTube.

Ia rajin berlatih biola selama dua jam setiap hari di rumahnya di Sydney. [VIVA]

   
 
Pemkab Siak Gagas Forum Ekraf "Kito Siak"
Jumat, 23 Agustus 2019 - 13:36

Ada Jejak Harimau di Lahan Bekas Terbakar, Warga Pelalawan Waswas
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:28

Sebut MKA LAM Riau Monopoli Mulok BMR
IKAPI Minta Pemprov Riau Revisi Perda 5/2018 dan Pergub 45/2018
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:26

Ini Catatan Insinyur soal Ibu Kota Pindah ke Kalimantan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:23

Akibat Karhutla, Pekanbaru dan Pelalawan Masih Berasap
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:21

Pengawas Orang Asing Dumai Temukan Pengajar Mesir Tanpa Dokumen Tinggal
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:19

RSUD Tengku Rafian Siak Manfaatkan Waktu Tunggu Pasien Lakukan Penyuluhan
Jumat, 23 Agustus 2019 - 09:01

Dinas Perpustakaan dan Arsip Kabupaten Siak Taja Program Berbasis Inklusi Sosial
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:50

Fakultas MIPA Kesehatan Umri Gelar Seminar Nasional
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:42

Said Didu: Saat Pemimpin Dikelilingi Pemaki, Kehidupan Bangsa Bakal Tegang
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:25

Rocky Gerung: Masalah Mendasar Adil Dan Beradab, Bukan Slogan-Slogan Nasionalistik
Jumat, 23 Agustus 2019 - 08:14

Pekan Ini Harga TBS Kelapa Sawit Naik
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:57

Mobil Mungil Ayla Bakal Dibuat Versi Gantengnya
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:39

Kebakaran Hanguskan 456 Kios dan Ruko di Pasar Tembilahan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:25

Please, Jangan Bermain-main Dengan Isu Ustad Abdul Somad
Kamis, 22 Agustus 2019 - 14:07

Pengamat Pertanyakan Tidak Ada Anggaran Pemulihan Gambut
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:45

Setwan Sudah Antisipasi Penarikan Fasilitas Eks Dewan
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:35

Gubri Siap Gerakan Wakaf Pembangunan Universitas Anak Yatim
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:33

Diklat Peningkatan Kapasitas SDM, Mukhlasin: Bawaslu Tonggak Demokrasi Bangsa
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:26

Sinergi Kebijakan dan Digitalisasi Pelayanan Publik, Dua Poin Penting dari Rakernas APKASI
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:22

Tanoto Foundation Gelar Workshop Mini Bersama K3S di Rakitkulim
Kamis, 22 Agustus 2019 - 13:17

Menpar Target Roro Dumai Malaka Akses Penyumbang Kunjungan Wisata
Kamis, 22 Agustus 2019 - 10:01

Redam Kasus UAS, MUI Bakal Temui Tokoh Agama dan Pelapor
Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:57

Bareskrim Bentuk Tim Untuk Proses Kasus Dugaan Penistaan Agama Ustaz Abdul Somad
Kamis, 22 Agustus 2019 - 09:44

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com