Home
Kabut Asap Makin Parah, Riau Tetapkan Status Darurat Pencemaran Udara | Asap di Riau Tak Berkurang, Gubri Minta Karhutla di Jambi dan Sumsel Juga Dipadamkan | Kualitas Udara di Pekanbaru Berbahaya, Jarak Pandang di Inhu dan Pelalawan 300 Meter | Hutan Lindung Bukit Betabuh Terbakar, Dinas Kehutanan Provinsi Riau Terkesan Diam | Gagal Lagi Naik Podium di Aragon, Rossi Merasa Jadi Pebalap Yamaha Paling Menderita | Tak Ada Sumber Air, Relawan Rumah Zakat Harus Gali Parit Padamkan Lahan Terbakar
Senin, 23 09 2019
/ Peristiwa / 14:47:29 / Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Ubdul Somad Sudah Kadaluarsa /
Mahfud MD Sebut Kasus Ustadz Ubdul Somad Sudah Kadaluarsa
Selasa, 20 Agustus 2019 - 14:47:29 WIB

PEKANBARU - Ahli hukum yang juga Guru Besar Hukum Tata Negara di Universitas Islam Indonesia (UII) Yogyakarta Mahfud MD tanggapi kasus video Ustadz Abdul Somad (UAS) yang dikatakan sempat menyinggung ajaran agama lain sudah kadaluarsa.

Menurut Mahfud, video yang diambil dalam sebuah pengajian di Masjid An-Nur tersebut sudah sangat lama. Karena dinilai kadaluarsa, maka tidak lagi bisa diadukan secara hukum.

"Ada dua hal yang mesti diingat. Pertama, pernyataan Abdul Somad itu sudah kadaluarsa untuk dipidanakan. Kalau dia mengatakan sudah belasan tahun lalu, kemudian baru sekarang muncul, itu tidak ada tindak pidananya," kata Mahfud, usai acara Forum Diskusi Publik yang ditaja oleh Kementerian Komunikasi dan Informatika (Kominfo) di Hotel Pangeran, Selasa (20/8/19).

Mahfud mengaku sudah melihat videonya. Terlihat UAS masih sangat muda. Artinya, pengambilan video UAS yang ditunjukan untuk kalangan muslim secara tertutup itu tidak baru lagi.

Justru sebaliknya, mereka yang sengaja menyebarkan video apalagi memotong durasi video dengan tujuan agar terjadi kebencian.

"Untuk penyebar konten video, bisa diungkap. Karena didalam UU ITE itukan, karena berbenturan dengan hukum bisa dipidanakan," papar Mahfud.

Namun begitu, mantan Menteri Pertahanan era Presiden Abdulrahman Wahid ini berharap, persoalan yang menipa UAS ini bisa menjadi pelajaran berharga. Kemudian, masyarakat juga sepertinya sudah memaafkan.

"Tapi kita tidak usah ribut-ribut soal itulah, tapi kita jadikan pelajaranlah. Bahwa tidak semua tindak pidana diajukan ke pengadilan. Yang perlu diingat, setiap masalah itu ada kadaluarsanya," ungkap Mahfud lagi.

Lebih lanjut, Mahfud mendoakan agar UAS yang sangat familiar dikalangan kaum milineal melalui ceramah dan ilmu keagamannya tersebut, dapat segera menyelesaikan studi Strata Tiga (S3) di Sudan.

"Oleh karena itu kita anggap selesai, kita doakan UAS bisa menyelesaikan studinya dengan baik serta dapat kembali ke Indonesia agar dapat mengabdi. Soal beda politik tidak apa. UAS itu sama dengan kita," ujar Mahfud lagi.

Seperti diketahui, sekelompok orang melaporkan UAS ke Polda Metro Jaya. Abdul Somad dilaporkan ke polisi terkait pernyataannya dalam sesi tanya jawab ceramah tentang salib yang viral di media sosial.*(rtc)

   
 
Pacu Sampan Mini Pulau Sengkilo Kelayang, Semarak
Sabtu, 21 September 2019 - 10:28

Para Ibu: Riau Tak Aman Buat Bayi Kami!"
Sabtu, 21 September 2019 - 08:19

Alasan IMB Mau Dihapus, Menteri ATR: Paling Banyak Masalahnya
Sabtu, 21 September 2019 - 08:00

Olahraga Di Luar Ruangan Tidak Dianjurkan
Sabtu, 21 September 2019 - 07:45

Gerakan Mahasiswa 98 Bisa Berulang Kalau Jokowi Dan DPR Abaikan Kritik Publik
Sabtu, 21 September 2019 - 07:34

Mahasiswa Mulai Bergerak Karena Jokowi Ingkari Kehendak Rakyat
Sabtu, 21 September 2019 - 07:31

Pemerintah Jangan Tutup Mata, Kepastian Hukum Harus Dimulai Dari Negara
Sabtu, 21 September 2019 - 07:14

Restorasi Ribuan Dokumen Bersejarah Kerajaan, Dinas Perpustakaan Siak Gandeng ANRI
Sabtu, 21 September 2019 - 07:05

Etape II 80 Km Tourde Siak 2019
55 Peserta Siap Berlaga di Arena Rute Siak, Bunga Raya dan Jembatan Teluk Mesjid
Jumat, 20 September 2019 - 20:07

Viral, Temuan Ular Berkaki di Lokasi Karhutla Riau, Badannya Hangus Terbakar
Jumat, 20 September 2019 - 15:18

Polisi Siak Tangkap Oknum Wartawan Jadi Kurir 12 Kg Sabu dan Puluhan Ribu Butir Ekstasi
Jumat, 20 September 2019 - 15:16

Sehari, Dua Karlahut Terjadi di Kelayang Inhu
Jumat, 20 September 2019 - 15:08

Mahasiswa Turun Ke Jalan, Pengamat: Bagus, Kesadaran Dan Kritis Sudah Mulai Muncul
Jumat, 20 September 2019 - 14:36

Dampak Kabut Asap Riau, Sejumlah Bandara Di Sumut Ditutup Sementara
Jumat, 20 September 2019 - 10:22

BMKG Deteksi 1.362 Hotspot di Sumatera, 151 di Riau
Jumat, 20 September 2019 - 10:16

Cuaca Hari Ini Cerah Berawan, Jarak Pandang Menurun
Jumat, 20 September 2019 - 10:15

Di Mana Nabi Adam Dimakamkan?
Jumat, 20 September 2019 - 08:57

Karhutla Riau Telan Kerugian Rp50 triliun
Jumat, 20 September 2019 - 08:32

Bunda Literasi Ajak Budayakan Membaca Untuk Masyarakat Siak Yang Cerdas
Jumat, 20 September 2019 - 08:22

Karlahut Tanjung Beludu Kelayang Capai 20 Hektar
Jumat, 20 September 2019 - 08:15

Dua Mobil Dinas yang Dikuasai Oknum Mantan Anggota DPRD Pekanbaru Berada di Luar Riau
Jumat, 20 September 2019 - 08:13

WWF Sebut Para Cukong Biayai Pembakaran Hutan
Jumat, 20 September 2019 - 08:09

IWO dan Laskar Macan Asia Inhu Bagikan Masker di Airmolek
Jumat, 20 September 2019 - 07:57

Soal Tokoh Partai, Cuma PKS Yang Bisa Saingi Golkar
Jumat, 20 September 2019 - 07:31

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com