Home
Dinkes Riau Gelar Pelatihan Pembuatan Masker Penyaring Udara | Hujan Buatan Mulai Turun di Riau | Sejak Januari, 8.108,93 Hektar Lahan di Riau Terbakar | Akibat Kondisi Kabut Asap Tebal, Etape III Tour de Siak Dibatalkan | Selain ISPA, Asap Karhutla Bisa Bisa Bikin Infeksi Paru | Bingung Cari Onderdi Motor Antik? Ada Nih Solusinya
Minggu, 22 09 2019
/ Peristiwa / 09:31:42 / 584 Titik Panas Kepung Sumatra /
584 Titik Panas Kepung Sumatra
Minggu, 25 Agustus 2019 - 09:31:42 WIB

PEKANBARU - Badan Meteorologi Klimatologi dan Geofisika menyatakan, sebanyak 584 titik panas mengepung wilayah Sumatra pada Sabtu (24/8) pagi. Titik panas tersebut menjadi indikasi awal kebakaran hutan dan lahan (karhutla) terdeteksi di wilayah Pulau Sumatra.

Berdasarkan data pantauan satelit pada pukul 06.00 WIB yang dirilis BMKG Stasiun Pekanbaru, lumbung titik panas berlokasi di Provinsi Riau, yakni sebanyak 272 titik. Jumlah tersebut naik dua kali lipat dari hari sebelumnya. "Di Riau, jumlahnya naik dari kemarin sore (Jumat) 112 titik, pagi ini (kemarin—Red) menjadi 272," kata staf analisis BMKG Stasiun Pekanbaru, Nia Fadhila, Sabtu.

Selain Riau, provinsi lainnya di Sumatra yang terdapat banyak titik panas di antaranya Jambi dengan 128 titik, Sumatra Selatan 99 titik, Bangka Belitung 41 titik, Lampung 18 titik, Sumatra Barat dan Kepulauan Riau masing-masing 11 titik, dan Bengkulu 4 titik.

"Asap dari provinsi tetangga ada peluang mencapai Riau, tapi karena jaraknya jauh tidak begitu terasa. Sedangkan, di Riau sendiri banyak terdeteksi titik panas," katanya.

Nia menjelaskan, dari 272 titik panas di Riau, lokasi paling banyak di Kabupaten Pelalawan dengan 102 titik. Daerah lainnya antara lain Indragiri Hilir ada 90 titik panas, Bengkalis 35 titik, Indragiri Hulu 17 titik, Kepulauan Meranti dan Siak masing-masing 9 titik, Rokan Hilir 7 titik, Kuantan Singingi 2 titik, dan Kampar 1 titik panas.

Dari jumlah tersebut, ada 192 yang teridentifikasi sebagai titik api. Lokasi paling banyak juga terdapat di Pelalawan dengan 76 titik, kemudian Indragiri Hulu 60 titik, dan Bengkalis 29 titik. Nia mengatakan, arah angin berembus dari tenggara ke barat daya sehingga asap karhutla kini mencapai Pekanbaru.

Berdasarkan pantuan Antara, asap menyelimuti Pekanbaru cukup pekat pada Sabtu pagi. Data BMKG menyatakan, jarak pandang kini mencapai 1.500 meter, sedangkan kualitas udara memburuk mendekati status tidak sehat akibat polusi jerubu karhutla.

Kepala Kepolisian Resor Pelalawan AKBP Kaswandi Irwan terpaksa menginap di lokasi kebakaran di Desa Merbau, Kecamatan Bunut, karena karhutla di daerah tersebut makin meluas dan menimbulkan asap pekat hingga ke Ibu kota Provinsi Riau, Pekanbaru. “Sudah hari kedua (menginap) di lokasi Merbau, Bunut,” kata Kaswandi dalam pernyataan pers di Pekanbaru, Sabtu.

Ia menjelaskan, kebakaran lahan gambut meluas di Kabupaten Pelalawan, khususnya di Desa Merbau, Kecamatan Bunut. Kaswandi langsung memimpin proses pemadaman di lahan masyarakat tersebut. “Luas lahan yang terbakar hari ini diperkirakan sekitar 8 hektare. Jenis lahan yang terbakar tanah gambut dan semak belukar kering mudah terbakar,” ujarnya.

Karakteristik lahan gambut yang terbakar menjadi kendala dalam pemadaman karena api menjalar di dalam permukaan tanah dan menimbulkan asap pekat. Selain itu, angin sangat kencang dan berubah arah membuat api mudah menyebar dan melompati sekat batas yang dibuat tim pemadam kebakaran gabungan. “Cuaca panas terik. Jarak tempuh ke lokasi lebih dari 1 kilometer dengan jalan kaki,” ujarnya.

Ia mengatakan, proses pemadaman kebakaran lahan tersebut melibatkan tim gabungan dari 27 personel Polri, dua personel TNI, Satpol PP Pelalawan, Masyarakat Peduli Api Desa Merbau, dan sejumlah tim pemadam kebakaran dari perusahaan di sekitar daerah itu.

Pemadaman juga dibantu oleh satu helikopter bantuan Badan Nasional Penanggulangan Bencana (BNPB) yang menjatuhkan air dari udara. Sementara itu, personel di darat membuat sekat untuk memutus api dan membuat embung air per 50 meter di sekat batas tersebut. [REPUBLIKA]

   
 
Dampak Kabut Asap Riau, Sejumlah Bandara Di Sumut Ditutup Sementara
Jumat, 20 September 2019 - 10:22

BMKG Deteksi 1.362 Hotspot di Sumatera, 151 di Riau
Jumat, 20 September 2019 - 10:16

Cuaca Hari Ini Cerah Berawan, Jarak Pandang Menurun
Jumat, 20 September 2019 - 10:15

Di Mana Nabi Adam Dimakamkan?
Jumat, 20 September 2019 - 08:57

Karhutla Riau Telan Kerugian Rp50 triliun
Jumat, 20 September 2019 - 08:32

Bunda Literasi Ajak Budayakan Membaca Untuk Masyarakat Siak Yang Cerdas
Jumat, 20 September 2019 - 08:22

Karlahut Tanjung Beludu Kelayang Capai 20 Hektar
Jumat, 20 September 2019 - 08:15

Dua Mobil Dinas yang Dikuasai Oknum Mantan Anggota DPRD Pekanbaru Berada di Luar Riau
Jumat, 20 September 2019 - 08:13

WWF Sebut Para Cukong Biayai Pembakaran Hutan
Jumat, 20 September 2019 - 08:09

IWO dan Laskar Macan Asia Inhu Bagikan Masker di Airmolek
Jumat, 20 September 2019 - 07:57

Soal Tokoh Partai, Cuma PKS Yang Bisa Saingi Golkar
Jumat, 20 September 2019 - 07:31

ICMI: Keliru Kalau Kemenag Hapus Materi Sejarah Perang Rasulullah
Jumat, 20 September 2019 - 07:19

Bayi Bermata Satu dan Tanpa Hidung Lahir di Kampong Tumang Kecamatan Siak
Jumat, 20 September 2019 - 00:06

Pembalap Malaysia Nur Amirull Fakhruddin Marzuki Ungguli Pembalap Lainnya di Etape I TdS 2019
Kamis, 19 September 2019 - 23:55

Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya, Bau Menyengat Menusuk Hidung
Kamis, 19 September 2019 - 14:44

Bayi Meninggal Diduga Karena Kabut Asap, Diskes Riau Lakukan Investigasi
Kamis, 19 September 2019 - 14:37

BMKG Rilis Peringatan Dini Karhutla
Kamis, 19 September 2019 - 14:12

Warga Diminta Waspada Lima Penyakit Dampak Kabut Asap
Kamis, 19 September 2019 - 14:02

Patroli ke Desa, Camat Rakitkulim Ingatkan Warga Tidak Membakar Lahan
Kamis, 19 September 2019 - 13:40

Waspada Ban Benjol, Bisa Jadi Sumber Petaka
Kamis, 19 September 2019 - 10:23

Ketiban Durian Runtuh, Pria Ini Temukan Bongkahan Emas Seberat 2 Kg
Kamis, 19 September 2019 - 10:17

Asap Karhutla Membuat Anak-Anak Semakin Menderita
Kamis, 19 September 2019 - 10:00

Pemerintah Upayakan Sawit Indonesia Gantikan Minyak Kedelai
Kamis, 19 September 2019 - 09:56

BNPB: Hujan Buatan Diintensifkan di Sumatra dan Kalimantan
Kamis, 19 September 2019 - 09:51

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com