Home
Dinkes Riau Gelar Pelatihan Pembuatan Masker Penyaring Udara | Hujan Buatan Mulai Turun di Riau | Sejak Januari, 8.108,93 Hektar Lahan di Riau Terbakar | Akibat Kondisi Kabut Asap Tebal, Etape III Tour de Siak Dibatalkan | Selain ISPA, Asap Karhutla Bisa Bisa Bikin Infeksi Paru | Bingung Cari Onderdi Motor Antik? Ada Nih Solusinya
Minggu, 22 09 2019
/ Mozaik / 09:22:55 / Di Perbatasan RI-Malaysia, Tentara Juga Jadi Guru Ngaji /
Di Perbatasan RI-Malaysia, Tentara Juga Jadi Guru Ngaji
Senin, 09 September 2019 - 09:22:55 WIB

SAMARINDA - Di sela-sela kewajibannya menjaga wilayah perbatasan RI-Malaysia, sejumlah prajurit TNI melaksanakan berbagai aktivitas sosial dengan menjadi tenaga pengajar bagi anak- anak termasuk mengajari cara membaca dan menulis, bahkan ada yang menjadi guru mengaji.

Salah satu pengajar Alquran tersebut yaitu, prajurit Yonif Raider 600/Modang, Sersan Satu Haris. Pada Ahad (9/9) mengatakan bahwa sebagian besar anak-anak didiknya masih dalam tahap awal pembelajaran Alquran.

"Saya berinisiatif memberikan pembekalan dasar di bidang agama bagi anak-anak di wilayah perbatasan khususnya di Desa Sei Menggaris, karena memang guru ngaji di wilayah seperti ini sangatlah jarang," kata Haris saat dihubungi dari Samarinda, KalimantanTimur.

Kegiatan mengajar mengaji ini dilakukannya ketika memasuki sore hari. Hal itu karena untuk pagi harianak-anak harus tetap melaksanakan kewajibannya bersekolah.

"Rekan kami di Yonif Raider 600/Modang juga banyak yang terlibat sebagai guru bantu di sekolah," katanya.

Dansatgas Yonif Raider 600/Modang, Mayor Inf Ronald Wahyudi, menuturkan kegiatan mengajar mengaji ini berawal dari banyaknya anak usia di bawah 10 tahun berminat memperdalam ilmu agama.

Dengan keterbatasan dana dan biaya yang ada, para personel pos penjagaan berinisiatif membuat bangunan pondok sederhana berukuran 2,5 meter x 4 meter di depan pos jaga. Pondok sederhana itu difungsikan sebagai tempat belajar mengaji bagi anak-anak di wilayah perbatasan.

Awalnya kegiatan mengaji tersebut hanya diikuti sekitar lima anak, namun lama- kelamaan bertambah. Saat ini jumlahnya mencapai 20 anak.

Bahkan telah ada rencana dari masyarakat sekitar untuk memperbaiki pondok tersebut agar lebih representatif lagi sebagai tempat belajar-mengajar ilmu agama.

"Rencana masyarakat sekitar akan memberikan bantuan berupa tenaga dan bahan untuk memperluas dan memperbaiki pondok tempat anak-anak mereka belajar mengaji supaya menambah minat anak-anak sekitar datang," katanya.

Wahyudi menilai di masa pertumbuhan dan perkembangan mental anak-anak, pendidikan agama merupakan unsur penting yang harus ditanamkan. Hal tersebut merupakan pondasi untuk masa depan mereka.

Selanjutnya, program mengajar mengajiini akan dijadikan program tetap dan disosialisasikan ke seluruh jajaran Pos Satgas Yonif Raider 600/Modang supaya dapat lebih dekat dengan masyarakat sekitar. [Republika]

   
 
Dampak Kabut Asap Riau, Sejumlah Bandara Di Sumut Ditutup Sementara
Jumat, 20 September 2019 - 10:22

BMKG Deteksi 1.362 Hotspot di Sumatera, 151 di Riau
Jumat, 20 September 2019 - 10:16

Cuaca Hari Ini Cerah Berawan, Jarak Pandang Menurun
Jumat, 20 September 2019 - 10:15

Di Mana Nabi Adam Dimakamkan?
Jumat, 20 September 2019 - 08:57

Karhutla Riau Telan Kerugian Rp50 triliun
Jumat, 20 September 2019 - 08:32

Bunda Literasi Ajak Budayakan Membaca Untuk Masyarakat Siak Yang Cerdas
Jumat, 20 September 2019 - 08:22

Karlahut Tanjung Beludu Kelayang Capai 20 Hektar
Jumat, 20 September 2019 - 08:15

Dua Mobil Dinas yang Dikuasai Oknum Mantan Anggota DPRD Pekanbaru Berada di Luar Riau
Jumat, 20 September 2019 - 08:13

WWF Sebut Para Cukong Biayai Pembakaran Hutan
Jumat, 20 September 2019 - 08:09

IWO dan Laskar Macan Asia Inhu Bagikan Masker di Airmolek
Jumat, 20 September 2019 - 07:57

Soal Tokoh Partai, Cuma PKS Yang Bisa Saingi Golkar
Jumat, 20 September 2019 - 07:31

ICMI: Keliru Kalau Kemenag Hapus Materi Sejarah Perang Rasulullah
Jumat, 20 September 2019 - 07:19

Bayi Bermata Satu dan Tanpa Hidung Lahir di Kampong Tumang Kecamatan Siak
Jumat, 20 September 2019 - 00:06

Pembalap Malaysia Nur Amirull Fakhruddin Marzuki Ungguli Pembalap Lainnya di Etape I TdS 2019
Kamis, 19 September 2019 - 23:55

Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya, Bau Menyengat Menusuk Hidung
Kamis, 19 September 2019 - 14:44

Bayi Meninggal Diduga Karena Kabut Asap, Diskes Riau Lakukan Investigasi
Kamis, 19 September 2019 - 14:37

BMKG Rilis Peringatan Dini Karhutla
Kamis, 19 September 2019 - 14:12

Warga Diminta Waspada Lima Penyakit Dampak Kabut Asap
Kamis, 19 September 2019 - 14:02

Patroli ke Desa, Camat Rakitkulim Ingatkan Warga Tidak Membakar Lahan
Kamis, 19 September 2019 - 13:40

Waspada Ban Benjol, Bisa Jadi Sumber Petaka
Kamis, 19 September 2019 - 10:23

Ketiban Durian Runtuh, Pria Ini Temukan Bongkahan Emas Seberat 2 Kg
Kamis, 19 September 2019 - 10:17

Asap Karhutla Membuat Anak-Anak Semakin Menderita
Kamis, 19 September 2019 - 10:00

Pemerintah Upayakan Sawit Indonesia Gantikan Minyak Kedelai
Kamis, 19 September 2019 - 09:56

BNPB: Hujan Buatan Diintensifkan di Sumatra dan Kalimantan
Kamis, 19 September 2019 - 09:51

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com