Home
Haul Akbar, Wardan Terharu Mendengar Dua Santri Penghafal Al Quran di Desa Tanjung Baru | Eksotis, Air Terjun Batu Tilam di Kampar yang Menantang Traveler | Melahirkan Sendiri, Bayi Pemulung Meninggal di Gubuk Samping Gedung LAM Riau | Mahfud MD Akui Indonesia Belum Adil dan Makmur | BMKG Prediksi Hujan Guyur Riau Sejak Siang Ini hingga Dini Hari Besok | Seandainya Jokowi Tumbang, Itu Bukan Karena Berkunjung Ke Kediri
Selasa, 18 Februari 2020
/ Mozaik / 09:22:55 / Di Perbatasan RI-Malaysia, Tentara Juga Jadi Guru Ngaji /
Di Perbatasan RI-Malaysia, Tentara Juga Jadi Guru Ngaji
Senin, 09 September 2019 - 09:22:55 WIB

SAMARINDA - Di sela-sela kewajibannya menjaga wilayah perbatasan RI-Malaysia, sejumlah prajurit TNI melaksanakan berbagai aktivitas sosial dengan menjadi tenaga pengajar bagi anak- anak termasuk mengajari cara membaca dan menulis, bahkan ada yang menjadi guru mengaji.

Salah satu pengajar Alquran tersebut yaitu, prajurit Yonif Raider 600/Modang, Sersan Satu Haris. Pada Ahad (9/9) mengatakan bahwa sebagian besar anak-anak didiknya masih dalam tahap awal pembelajaran Alquran.

"Saya berinisiatif memberikan pembekalan dasar di bidang agama bagi anak-anak di wilayah perbatasan khususnya di Desa Sei Menggaris, karena memang guru ngaji di wilayah seperti ini sangatlah jarang," kata Haris saat dihubungi dari Samarinda, KalimantanTimur.

Kegiatan mengajar mengaji ini dilakukannya ketika memasuki sore hari. Hal itu karena untuk pagi harianak-anak harus tetap melaksanakan kewajibannya bersekolah.

"Rekan kami di Yonif Raider 600/Modang juga banyak yang terlibat sebagai guru bantu di sekolah," katanya.

Dansatgas Yonif Raider 600/Modang, Mayor Inf Ronald Wahyudi, menuturkan kegiatan mengajar mengaji ini berawal dari banyaknya anak usia di bawah 10 tahun berminat memperdalam ilmu agama.

Dengan keterbatasan dana dan biaya yang ada, para personel pos penjagaan berinisiatif membuat bangunan pondok sederhana berukuran 2,5 meter x 4 meter di depan pos jaga. Pondok sederhana itu difungsikan sebagai tempat belajar mengaji bagi anak-anak di wilayah perbatasan.

Awalnya kegiatan mengaji tersebut hanya diikuti sekitar lima anak, namun lama- kelamaan bertambah. Saat ini jumlahnya mencapai 20 anak.

Bahkan telah ada rencana dari masyarakat sekitar untuk memperbaiki pondok tersebut agar lebih representatif lagi sebagai tempat belajar-mengajar ilmu agama.

"Rencana masyarakat sekitar akan memberikan bantuan berupa tenaga dan bahan untuk memperluas dan memperbaiki pondok tempat anak-anak mereka belajar mengaji supaya menambah minat anak-anak sekitar datang," katanya.

Wahyudi menilai di masa pertumbuhan dan perkembangan mental anak-anak, pendidikan agama merupakan unsur penting yang harus ditanamkan. Hal tersebut merupakan pondasi untuk masa depan mereka.

Selanjutnya, program mengajar mengajiini akan dijadikan program tetap dan disosialisasikan ke seluruh jajaran Pos Satgas Yonif Raider 600/Modang supaya dapat lebih dekat dengan masyarakat sekitar. [Republika]

   
 
Info dari Mbak Titi PHK2I: 51 Ribu PPPK Siapkan Demo Besar-besaran
Sabtu, 15 Februari 2020 - 16:57

Fitur Suzuki XL7 Ini Enggak Ada di Kompetitor
Sabtu, 15 Februari 2020 - 16:46

Anak Bupati Rohil Jadi Tersangka Dugaan Penganiayaan Warga Rumbai, Dua Rekan DPO
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:58

Tinggal Tunggu Waktu, 10 Asteroid Berikut Diprediksi Akan Hantam Bumi Tahun Ini
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:54

HWK Sumbar Akan Tampil pada Event Mahakarya Randai We’e Sipono di Jakarta
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:52

Ingat! Begini Cara Membedakan Pilek Biasa, Influenza dan Virus Corona, Ini Ciri-cirinya
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:45

HIPMI Dukung APNI Perjuangkan Kesejahteraan Penambang Nikel
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:39

6 Warga Riau Dipulangkan Hari Ini Pasca Karantina, DPRD Minta Masyarakat Tak Panik
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:25

Ibu Kota Baru Disebut Merusak Alam, Jokowi: Hutannya Juga Sudah Rusak
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:16

Pasca Karantina di Natuna, 6 Mahasiswa Riau Dipulangkan Melalui Badan Penghubung
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:11

Jalan Tuanku Tambusai Rohul Kembali Direndam Luapan Sungai Batang Lubuh
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:07

Jumlah Korban Meninggal Virus Corona Lebih dari 1.500 Orang
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:02

Peneliti UNRI Evaluasi Pengelolaan Drainase Perkotaan Pekanbaru
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:53

Tiga Proyek Wisata di Siak Ini Tak Kunjung Diresmikan, Ada Apa?
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:49

Gandeng Fuad Ahmad, Asri Auzar Nyatakan Keseriusan Maju Pilkada Rohil
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:44

Gangguan Pencernaan, Puan Pandan Wangi Mati di Pusat Latihan Gajah Minas
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:38

Peningkatan Jalan Pangkalan Nyirih Menuju Kadur
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:14

Buntut Penggerebekan PSK di Padang, Andre Rosiade Diadukan ke Ombudsman
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:38

Fatwa Haram Soal Valentine dan Kasih Sayang dalam Islam
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:17

Honda Jazz Baru Resmi Meluncur, Lebih Irit dari LCGC
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:05

Efektif Turunkan Berat Badan, Ini Cara Tepat Konsumsi Buah
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:00

Beragam Sejarah di Balik Perayaan Valentine Ternyata Menyedihkan
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:52

Tim Jumat Barokah Polsek Kelayang Beri Bantuan ke Warga Kurang Mampu
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:37

Soroti Kecelakaan Kerja Proyek Tol Pekanbaru-Dumai, Menaker: Perusahaan Wajib Terapkan K3
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:30

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com