Home
Dinkes Riau Gelar Pelatihan Pembuatan Masker Penyaring Udara | Hujan Buatan Mulai Turun di Riau | Sejak Januari, 8.108,93 Hektar Lahan di Riau Terbakar | Akibat Kondisi Kabut Asap Tebal, Etape III Tour de Siak Dibatalkan | Selain ISPA, Asap Karhutla Bisa Bisa Bikin Infeksi Paru | Bingung Cari Onderdi Motor Antik? Ada Nih Solusinya
Minggu, 22 09 2019
/ Lifestyle / 14:30:43 / Ternyata Orangtua jadi Salah Satu Penyebab Anak Obesitas /
Ternyata Orangtua jadi Salah Satu Penyebab Anak Obesitas
Rabu, 11 September 2019 - 14:30:43 WIB

RIAUTRUST.COM – Beberapa waktu belakangan ini ditemukan kasus obesitas pada anak di Karawang. Hal ini menimbulkan kekhawatiran, mengingat dampak yang akan ditimbulkan di kemudian hari. Kondisi obesitas pada anak berpotensi memicu terjadinya penyakit-penyakit pada anak-anak tersebut seperti resitensi insulin dan DM tipe 2, hipertensi. Selain itu, hiperlipidemia, gangguan jantung, gangguan pada hati dan ginjal, gangguan pada sendi juga berisiko intai anak dengan masalah obesitas.

Keluhan-keluhan yang sering muncul pada mereka yang mengalami obesitas adalah gangguan bernapas, sleep apnea ( sesak nafas saat tidur), gangguan konsentrasi, mudah lelah yang tentunya akan menurunkan kemampuan belajar dan ketidakmampuan untuk memobilisasi diri sendiri. Keadaan ini mendesak kita untuk memberikan perhatian lebih pada kasus ini karena masa depan bangsa bergantung pada tingkat kesehatan mereka saat ini.

"Jika obesitas anak ini terabaikan maka pada akhirnya akan menurunkan kualitas angkatan kerja kita di masa mendatang dan menurunkan kemampuan negara dalam berkompetisi di tingkat dunia," kata spesialis kedokteran olahraga di RS Mitra Kemayoran dan Direktur Slim and Health Sport Centre Jakarta, dr Michael Triangto, SpKO seperti dikutip dari siaran pers yang diterima VIVA.

Dia melanjutkan secara klasik mengatasi obesitas pada pasien dewasa adalah dengan mengurangi asupan kalori melalui program diet yang sehat dan meningkatkan aktivitas fisik. Namun hal ini tidak dapat langsung di aplikasikan pada anak karena mereka bukanlah miniatur orang dewasa.

"Oleh sebab itu perlu disiapkan strategi khusus dalam mengatasi kasus ini dan bukan hanya diselesaikan dengan jalan operasi bariatrik," kata dia.

Menurut dr Michael Triangto, Strategi tersebut antara lain. :

Pertama, mengubah pola makan yang ada dan bukan dengan diet ketat semata karena pasiennya adalah anak yang masih membutuhkan pertumbuhan tubuh yang optimal.

Kedua, meningkatkan aktivitas fisik dalam bentuk permainan dan bukan latihan beban yang nantinya meningkatkan resiko cedera (perlu diingat bahwa mereka meski bertubuh “bongsor” namun sebenarnya pertumbuhannya masih belum selesai). Menjaga motivasi anak untuk mau tetap melakukan aktivitas fisik karena latihan yang dilakukan dirasakan sebagai bagian dari permainan dan bukan keharusan melakukan “olahraga”.

Ketiga, meningkatkan motivasi melalui pendidikan yang mampu dipahami oleh sang anak agar ia tetap mau melakukan diet juga aktivitas fisik secara teratur.

Keempat, mendidik orangtua anak agar tidak selalu mengizinkan apa yang diminta atau direngekkan oleh anaknya.  Hal ini penting untuk disadari oleh orang tua karena salah satu faktor terjadinya obesitas pada anak mereka adalah karena seringkali para orangtua membebaskan anaknya untuk mengonsumsi makanan dengan memberikan uang jajan tanpa mempertimbangkan faktor gizi yang perlu dan tidak perlu dikonsumsi oleh sang anak.

Kelima, untuk menunjang keberhasilan program ini tentunya harus dibentuk tim yang terdiri dari berbagai bidang keilmuan baik kedokteran maupun yang di luar kedokteran.

Dr Michael juga menambahkan bahwa berbagai tahapan pengobatan yang harus dijalani oleh pasien obesitas tidak hanya memakan waktu, tenaga, kesabaran namun juga dana yang besar. Oleh sebab itu pencegahan terjadinya obesitas menjadi hal yang sangat penting untuk dilakukan.

"Hal ini hanya dapat dilakukan dengan baik bilamana negara turut serta dalam mengatasinya dengan mendorong terlaksananya edukasi pada masyarakat dan kerjasama lintas sektoral karena masalah obesitas dan kesehatan ini erat kaitannya dengan bidang industri, ekonomi, hukum, iptek, telekomunikasi dan bidang-bidang lainnya," kata dia. [VIVA]

   
 
Dampak Kabut Asap Riau, Sejumlah Bandara Di Sumut Ditutup Sementara
Jumat, 20 September 2019 - 10:22

BMKG Deteksi 1.362 Hotspot di Sumatera, 151 di Riau
Jumat, 20 September 2019 - 10:16

Cuaca Hari Ini Cerah Berawan, Jarak Pandang Menurun
Jumat, 20 September 2019 - 10:15

Di Mana Nabi Adam Dimakamkan?
Jumat, 20 September 2019 - 08:57

Karhutla Riau Telan Kerugian Rp50 triliun
Jumat, 20 September 2019 - 08:32

Bunda Literasi Ajak Budayakan Membaca Untuk Masyarakat Siak Yang Cerdas
Jumat, 20 September 2019 - 08:22

Karlahut Tanjung Beludu Kelayang Capai 20 Hektar
Jumat, 20 September 2019 - 08:15

Dua Mobil Dinas yang Dikuasai Oknum Mantan Anggota DPRD Pekanbaru Berada di Luar Riau
Jumat, 20 September 2019 - 08:13

WWF Sebut Para Cukong Biayai Pembakaran Hutan
Jumat, 20 September 2019 - 08:09

IWO dan Laskar Macan Asia Inhu Bagikan Masker di Airmolek
Jumat, 20 September 2019 - 07:57

Soal Tokoh Partai, Cuma PKS Yang Bisa Saingi Golkar
Jumat, 20 September 2019 - 07:31

ICMI: Keliru Kalau Kemenag Hapus Materi Sejarah Perang Rasulullah
Jumat, 20 September 2019 - 07:19

Bayi Bermata Satu dan Tanpa Hidung Lahir di Kampong Tumang Kecamatan Siak
Jumat, 20 September 2019 - 00:06

Pembalap Malaysia Nur Amirull Fakhruddin Marzuki Ungguli Pembalap Lainnya di Etape I TdS 2019
Kamis, 19 September 2019 - 23:55

Udara Pekanbaru Sentuh Level Berbahaya, Bau Menyengat Menusuk Hidung
Kamis, 19 September 2019 - 14:44

Bayi Meninggal Diduga Karena Kabut Asap, Diskes Riau Lakukan Investigasi
Kamis, 19 September 2019 - 14:37

BMKG Rilis Peringatan Dini Karhutla
Kamis, 19 September 2019 - 14:12

Warga Diminta Waspada Lima Penyakit Dampak Kabut Asap
Kamis, 19 September 2019 - 14:02

Patroli ke Desa, Camat Rakitkulim Ingatkan Warga Tidak Membakar Lahan
Kamis, 19 September 2019 - 13:40

Waspada Ban Benjol, Bisa Jadi Sumber Petaka
Kamis, 19 September 2019 - 10:23

Ketiban Durian Runtuh, Pria Ini Temukan Bongkahan Emas Seberat 2 Kg
Kamis, 19 September 2019 - 10:17

Asap Karhutla Membuat Anak-Anak Semakin Menderita
Kamis, 19 September 2019 - 10:00

Pemerintah Upayakan Sawit Indonesia Gantikan Minyak Kedelai
Kamis, 19 September 2019 - 09:56

BNPB: Hujan Buatan Diintensifkan di Sumatra dan Kalimantan
Kamis, 19 September 2019 - 09:51

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com