Home
Soal LAMR Mau Kelola Blok Rokan, Ini Kata Pemprov Riau | DPRD Riau Minta Seleksi 4 Pejabat BRK Transparan | Dua Lagu Penyanyi Asal Pekanbaru Jadi Soundtrack Film Ajari Aku Islam | Gagasan Baru Di Pemerintahan Jokowi-Maruf Akan Sulit Jika Masih Ada Luhut Panjaitan | Sehari Jelang Pelantikan, PB HMI Keluarkan 9 Maklumat Untuk Presiden Jokowi | Refrizal: Pengamanan Berlebihan, Bukannya Bapak Presiden Pilihan Mayoritas Rakyat?
Senin, 21 Oktober 2019
/ Metropolitan / 14:02:59 / Warga Diminta Waspada Lima Penyakit Dampak Kabut Asap /
Warga Diminta Waspada Lima Penyakit Dampak Kabut Asap
Kamis, 19 September 2019 - 14:02:59 WIB

PEKANBARU - Paramedis RS Tabrani, dr Susiana Tabrani, Kamis (19/9/19) menyebutkan bahwa kabut asap di Riau hasil dari kebakaran hutan dan lahan (karhutla) memiliki partikel besar dan kecil. Partikel berukuran besar akan tertahan pada saluran pernafasan atas, sedangkan partikel kecil (inhalable) akan masuk ke paru-paru dan bertahan di dalam tubuh dalam waktu yang lama.

"Partikel inhalable adalah partikel dengan diameter di bawah 10 μm (PM10). PM10 diketahui dapat meningkatkan angka kematian yang disebabkan oleh penyakit jantung dan pernafasan. Pada konsentrasi 140 μg/m3 dapat menurunkan fungsi paru-paru pada anak-anak, sementara pada konsentrasi 350 μg/m3 dapat memperparah kondisi penderita bronkhitis," terangnya.

Ada sejumlah penyakit yang mengintai akibat paparan kabut asap karhutla berdasarkan Pusat Krisis Kesehatan, Kementerian Kesehatan. Pertama adalah Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA). Walau penyebabnya adalah virus, paparan kabut asap yang intens dapat melemahkan kemampuan paru dan saluran pernapasan untuk melawan infeksi. Sehingga meningkatkan risiko seseorang terkena ISPA, terutama anak-anak dan lansia.

Kedua adalah Asma. Salah satu penyebab asma ialah buruknya kualitas udara. Kabut asap akibat karhutla membawa partikel berukuran kecil yang dapat masuk ke saluran pernapasan dan mengganggu sistem pernapasan. Partikel itu dapat membuat asma muncul atau bertambah parah.

Ketiga adalah Penyakit paru obstruktif kronik (PPOK). PPOK merupakan penyakit radang paru, salah satu jenisnya ialah bronkitis. Kabut asap dapat memperburuk kinerja paru-paru dan dalam jangka panjang dapat memunculkan PPOK.

Keempat adalah Penyakit jantung. Kabut asap mengandung partikel mini yang dikenal dengan PM2,5. Saking kecilnya, partikel ini bisa masuk ke saluran pernapasan. Jika terus-terusan terpapar, penelitian menunjukkan seseorang dapat mengembangkan risiko penyakit jantung dan stroke.

Penyakit kelima adalah iritasi. Tak perlu waktu lama, paparan kabut asap dapat berpengaruh langsung dan menyebabkan iritasi pada mata, tenggorokan, hidung. Termasuk memicu timbulnya sakit kepala hingga alergi. Iritasi ditandai dengan kemerahan, gatal, kering, hingga radang. (MCR)

   
 
Acara Dibatalkan, UAS: Kalau Saya Marah Sekali, Umat Marah Tiga Kali
Kamis, 17 Oktober 2019 - 14:23

BEM SI Kembali Aksi, Jalan Menuju Istana Merdeka Ditutup
Kamis, 17 Oktober 2019 - 14:04

LAMR Berharap UAS Tetap Mengajar Sebagai Dosen Luar Biasa
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:56

Jaksa Agung Resmikan Gedung Kejati Riau
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:52

DAK Rp 54 Miliar Hangus, Syamsuar Ancam Copot Kepala OPD Lamban
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:41

Polisi Inhil Tangkap Perampok Kapal Pembawa Sawit di Sungai Gaung
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:25

Polsek Kelayang Tangkap Pelaku Narkotika
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:21

Pembahasan RAPBD Siak Tahun 2020 Diharapkan Selesai Tepat Waktu
Kamis, 17 Oktober 2019 - 11:40

Segera Meluncur, Beginikah Wujud Toyota Yaris Baru?
Kamis, 17 Oktober 2019 - 11:34

Pakai Bra Berkawat Bisa Picu Kanker, Benar Gak Sih?
Kamis, 17 Oktober 2019 - 11:29

Hamil Sebelum Nikah, Puluhan ABG Ajukan Ini
Kamis, 17 Oktober 2019 - 11:20

Wajib Sertifikasi Halal Dimulai: Termasuk Pedagang Kaki Lima
Kamis, 17 Oktober 2019 - 09:52

Sah, Prabowo Resmi Nyatakan Gerindra Siap Masuk Kabinet
Kamis, 17 Oktober 2019 - 09:48

Ular Dapat Telan Makanan Lebih Besar dari Tubuhnya
Kamis, 17 Oktober 2019 - 09:43

Sehari Sebelum Pelantikan Jokowi-Ma'ruf, Kok Moeldoko Malah Bubarkan KSP?
Kamis, 17 Oktober 2019 - 09:08

Polisi: Kerusuhan di Penajam Dipicu Pengeroyokan Warga Hingga Tewas
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:07

Usai Operasi Plastik, Perempuan di China Tak Bisa Tutup Mata
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:03

Khabib Nurmagomedov Mempertimbangkan Segera Pensiun, Alasannya Simpel
Kamis, 17 Oktober 2019 - 08:00

Gubernur Riau Khawatirkan Asap Karhutla Kiriman Tetangga, Begini Penjelasannya
Kamis, 17 Oktober 2019 - 07:54

Pengunduran UAS Merupakan "Hak Vetonya"
Kamis, 17 Oktober 2019 - 07:50

80 Persen Listrik di Pekanbaru Kembali Pulih Pasca Padamnya 15 Travo
Kamis, 17 Oktober 2019 - 07:47

Penunggak Pajak Kendaraan Bermotor di Indonesia Bisa Dipenjara
Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:45

Sore dan Malam Nanti Riau Masih Berpotensi Diguyur Hujan
Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:42

Jokowi Pastikan Banyak Muka Baru Dalam Kabinet Kerja II
Rabu, 16 Oktober 2019 - 14:37

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com