Home
Tagihan Listrik Masyarakat Membengkak, PLN Riau Sebut Tak Ada Kenaikan Tarif | Serikat Guru Tuntut Kemendikbud Perpanjang Belajar Dari Rumah Hingga Desember 2020 | Bupati Alfedri Salurkan 500 Paket Bantuan Pangan Olahan Ikan Dari KKP. | Forum RT-RW se-Kecamatan Pangkalan Kerinci Gelar Pertemuan dengan Dinas Sosial | Kronologi Blokir Internet Papua Berujung Vonis untuk Jokowi | BBKSDA Riau Evakuasi Dua Ekor Beruang Madu dari TWA Dumai
Sabtu, 06 Juni 2020
/ Lifestyle / 10:44:55 / Selain ISPA, Asap Karhutla Bisa Bisa Bikin Infeksi Paru /
Selain ISPA, Asap Karhutla Bisa Bisa Bikin Infeksi Paru
Sabtu, 21 September 2019 - 10:44:55 WIB

RIAUTRUST.COM – Karhutla di beberapa wilayah di Tanah Air mulai menimbulkan masalah kesehatan yang berbahaya. Infeksi saluran pernapasan atas (ISPA) menjadi penyakit paling utama yang patut diwaspadai.

Karhutla sudah menjadi salah satu bencana yang memerlukan penanganan sesegera mungkin. Di dalam asap sisa karhutla sendiri sebenarnya terdapat kandungan yang cukup berbahaya sehingga masalah kesehatan rentan menyerang.

"Ada kandungan di dalam asap yang menyebabkan racun. Jadi saluran napas tidak leluasa menghirup udara seolah tersumbat, pertukaran oksigen bisa mati karena itu. Di samping memunculkan serangan asma yang memang sudah ada," ujar dokter spesialis paru, Prof. Dr. Anwar Jusuf Sp.P(K), dalam temu media di kantor Perhimpunan Dokter Paru Indonesia (PDPI), Jakarta, Jumat 20 September 2019.

Begitu pula ketika asap karhutla yang terpapar terus menerus, membuat daya tahan tubuh menurun. Kondisi itu lantas semakin berbahaya dan membuat ISPA rentan mengintai siapa saja.

"Bisa jadi ISPA belum ada tapi asapnya bikin peradangan paru terus menerus lalu saluran napas menyempit, hipersensitif, dan produksi lendir banyak, membuat napas makin sulit. Pada kondisi ini akhirnya ISPA muncul," ujar dokter spesialis paru, DR. Dr. Anna Rozaliyani, MBiomed, Sp.P.

Dengan menurunnya daya tahan tubuh, infeksi lainnya pun rentan terjadi. Tak dimungkiri, infeksi dari bakteri maupun jamur akan menggerogoti paru.

"Asap menjadi faktor pelemah daya tahan tubuh. Dengan asap ini, faktor pertahanan paru terhadap penyakit menurun karena kabut asap sehingga mudah terinfeksi jamur dan bakteri lalu bisa menyerang paru seperti asma dan penyakit paru obstruktif kronis," ungkap dokter spesialis paru, dr. Erlang Samoedra Sp.P.


[VIVA]

   
 
Wajik Alias Kalamai, Kuliner Melayu Khas Lebaran di Pelalawan yang Tak Lekang oleh Waktu
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:02

Dengan Pakai Masker 70 Persen Kemungkinan Terkena covid 19 Berkurang
Jumat, 22 Mei 2020 - 13:55

Rohil dan Kuantan Singingi Daerah Bebas Dari Penularan Positif Covid-19
Jumat, 22 Mei 2020 - 13:51

Sejumlah Jalan Pemprov di Rohul Banyak Rusak, Ini Tanggapan PUPR Riau
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:52

Trump Salahkan China atas Pembunuhan Massal Virus Corona
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:41

Terima Bantuan dari Pemrov Riau, Pemkab Siak akan Salurkan BLT kepada 16,800 KK
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:33

PKS Curiga Motif Pemerintah Bahas RUU Cipta Kerja saat Reses
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:39

Protes Keras, Palestina Batalkan Seluruh Perjanjian dengan AS dan Israel
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:24

Sudah Seminggu, Pekanbaru Nihil Kasus Baru Positif Covid-19
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:19

Kampar Hanya Kebagian Rp6,2 Miliar Atasi COVID-19, DPRD Riau Sebut Pemprov tak Adil
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:01

Enam Daerah PSBB di Riau Dapat Bantuan Logistik Kesehatan Rp20 Miliar, Begini Penjelasannya
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:45

3.150 Karyawan di Riau Kena PHK dan Dirumahkan, Dapat Sembako dari Pemda
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:39

Pemburu Semakin Leluasa Manfaatkan Wabah COVID-19, Begini Penjelasan Forum HarimauKita
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:30

Habieb Bahar Bin Smith Akan Jalani Sisa Hukuman Hingga November 2021
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:59

Telepon Raja Salman, Jokowi Tunggu Nasib Haji Hingga 1 Juni
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:50

Laporkan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan, Penjabat Sekda Vicon dengan Gubri
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:37

PKS Sebut New Normal Cermin Ketidakjelasan Tangani Corona
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:29

AS Pilih Ilmuwan Muslim Untuk Pimpin Program Penemuan Vaksin Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:18

Diskon Tagihan Listrik Diperpanjang Jadi 6 Bulan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:11

Kenapa Mal Boleh Buka Sementara Warga Diminta Salat di Rumah? Ini Penjelasan Pemko Pekanbaru
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:07

Tiga Bus Mengangkut Pemudik dari Pekanbaru ke Lampung "Terjaring" Petugas Pos PSBB Pelalawan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:01

H-5 Idul Fitri, Jalan di Kota Pekanbaru Mulai Padat Lagi
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:57

Sejumlah Kegiatan Dilelang, Tak Semua APBD Riau Dialihkan untuk Penanganan Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:53

110 Penulis Satupena Ikut Menulis Buku "Kemanusiaan pada Masa Corona"
Senin, 18 Mei 2020 - 17:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com