Home
Tagihan Listrik Masyarakat Membengkak, PLN Riau Sebut Tak Ada Kenaikan Tarif | Serikat Guru Tuntut Kemendikbud Perpanjang Belajar Dari Rumah Hingga Desember 2020 | Bupati Alfedri Salurkan 500 Paket Bantuan Pangan Olahan Ikan Dari KKP. | Forum RT-RW se-Kecamatan Pangkalan Kerinci Gelar Pertemuan dengan Dinas Sosial | Kronologi Blokir Internet Papua Berujung Vonis untuk Jokowi | BBKSDA Riau Evakuasi Dua Ekor Beruang Madu dari TWA Dumai
Sabtu, 06 Juni 2020
/ Peristiwa / 17:28:02 / Hujan Buatan Mulai Turun di Riau /
Hujan Buatan Mulai Turun di Riau
Sabtu, 21 September 2019 - 17:28:02 WIB

PEKANBARU - Teknologi Modifikasi Cuaca (TMC) atau hujan buatan mulai menunjukkan hasil. Ini adalah salah satu upaya pemerintah untuk memadamkan kebakaran hutan dan lahan (karhutla) yang menimbulkan asap pekat.

"Alhamdulillah kemarin sempat hujan di Kelurahan Bukit Kayu Kapur, berbatasan dengan Bengkalis sekitar pukul 17.00 WIB," kata Kepala Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Provinsi Riau Edwar Sanger kepada media ini, Sabtu (21/09/2019) di Pekanbaru, Riau.

Keberhasilan ini tentu masih di sebagian kecil wilayah Provinsi Riau.
Sebelumnya, salah satu media, kumparan.com menyebutkan bahwa
personel gabungan terus berupaya memadamkan karhutla di wilayah Riau dan sekitarnya. Salah satu cara yang dilakukan adalah teknologi modifikasi cuaca (TMC) atau hujan buatan.

"Pesawat Cassa 212 yang diawaki oleh Kapten Wanti dan Letda Yusuf membawa 800 garam NaCl dan melakukan penyemaian awan di wilayah Pelalawan, Kampar, dan Lima Puluh Kota (Sumatera Barat)," kata Plt Kepala Pusat Data Informasi dan Humas BNPB, Agus Wibowo, dalam keterangannya, Kamis (19/9).

Proses pembuatan hujan buatan ini memerlukan berbagai pertimbangan. Hujan buatan bergantung pada keberadaan awan potensial hujan, dengan memiliki kadar air minimal 75 persen.

Setelah menyemai awan dengan garam, hujan buatan berhasil terjadi di tiga titik. "Hasilnya terjadi hujan dengan intensitas deras dari jam 16.31 sampai 17.05 WIB di wilayah Kelurahan Teluk Bitung, Kecamatan Merbau, dan Kabupaten Meranti," ujar Agus.

Sementara itu, operasi hujan buatan di Kalimantan Tengah, yang memiliki hampir 2.000 titik api tidak jadi dilakukan. Sebab, BMKG melaporkan tidak terpantau pertumbuhan awan potensial hujan di Kalteng dari Kamis pagi hingga sore hari.

Hujan merupakan salah satu upaya yang paling memungkinkan dalam penanganan karhutla di sebagian Pulau Kalimantan dan Sumatera.(MCR)

   
 
Wajik Alias Kalamai, Kuliner Melayu Khas Lebaran di Pelalawan yang Tak Lekang oleh Waktu
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:02

Dengan Pakai Masker 70 Persen Kemungkinan Terkena covid 19 Berkurang
Jumat, 22 Mei 2020 - 13:55

Rohil dan Kuantan Singingi Daerah Bebas Dari Penularan Positif Covid-19
Jumat, 22 Mei 2020 - 13:51

Sejumlah Jalan Pemprov di Rohul Banyak Rusak, Ini Tanggapan PUPR Riau
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:52

Trump Salahkan China atas Pembunuhan Massal Virus Corona
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:41

Terima Bantuan dari Pemrov Riau, Pemkab Siak akan Salurkan BLT kepada 16,800 KK
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:33

PKS Curiga Motif Pemerintah Bahas RUU Cipta Kerja saat Reses
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:39

Protes Keras, Palestina Batalkan Seluruh Perjanjian dengan AS dan Israel
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:24

Sudah Seminggu, Pekanbaru Nihil Kasus Baru Positif Covid-19
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:19

Kampar Hanya Kebagian Rp6,2 Miliar Atasi COVID-19, DPRD Riau Sebut Pemprov tak Adil
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:01

Enam Daerah PSBB di Riau Dapat Bantuan Logistik Kesehatan Rp20 Miliar, Begini Penjelasannya
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:45

3.150 Karyawan di Riau Kena PHK dan Dirumahkan, Dapat Sembako dari Pemda
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:39

Pemburu Semakin Leluasa Manfaatkan Wabah COVID-19, Begini Penjelasan Forum HarimauKita
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:30

Habieb Bahar Bin Smith Akan Jalani Sisa Hukuman Hingga November 2021
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:59

Telepon Raja Salman, Jokowi Tunggu Nasib Haji Hingga 1 Juni
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:50

Laporkan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan, Penjabat Sekda Vicon dengan Gubri
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:37

PKS Sebut New Normal Cermin Ketidakjelasan Tangani Corona
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:29

AS Pilih Ilmuwan Muslim Untuk Pimpin Program Penemuan Vaksin Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:18

Diskon Tagihan Listrik Diperpanjang Jadi 6 Bulan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:11

Kenapa Mal Boleh Buka Sementara Warga Diminta Salat di Rumah? Ini Penjelasan Pemko Pekanbaru
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:07

Tiga Bus Mengangkut Pemudik dari Pekanbaru ke Lampung "Terjaring" Petugas Pos PSBB Pelalawan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:01

H-5 Idul Fitri, Jalan di Kota Pekanbaru Mulai Padat Lagi
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:57

Sejumlah Kegiatan Dilelang, Tak Semua APBD Riau Dialihkan untuk Penanganan Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:53

110 Penulis Satupena Ikut Menulis Buku "Kemanusiaan pada Masa Corona"
Senin, 18 Mei 2020 - 17:27

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com