Home
Kronologi Blokir Internet Papua Berujung Vonis untuk Jokowi | BBKSDA Riau Evakuasi Dua Ekor Beruang Madu dari TWA Dumai | Ibu Pencuri Sawit di Rokan Hulu Diputus Masa Percobaan | Penerapan New Normal, Kadiskes Bengkalis Imbau Masyarakat Tetap Gunakan Masker | Terima Rapor, Orangtua Wajib Datang Dengarkan Paparan New Normal | Lantik 104 Kepala Sekolah, Ini Pesan-pesan Bupati Kampar
Jum'at, 05 Juni 2020
/ Peristiwa / 08:32:03 / Trump Ancam Hancurkan Perekonomian Turki /
Trump Ancam Hancurkan Perekonomian Turki
Selasa, 08 Oktober 2019 - 08:32:03 WIB

RIAUTRUST.COM - Presiden Amerika Serikat (AS) Donald Trump mengancam akan menghancurkan perekonomian Turki. Pernyataan itu berkaitan dengan rencana Turki menggelar operasi militer di basis pasukan Kurdi di Suriah.

“Seperti yang telah saya nyatakan sebelumnya, dan hanya untuk mengulangi, jika Turki melakukan sesuatu yang menurut saya, dengan kebijaksanaan saya yang besar dan tak tertandingi, dianggap terlarang, saya akan benar-benar menghancurkan serta melenyapkan ekonomi Turki (saya telah melakukannya sebelumnya!),” kata Trump melalui akun Twitter pribadinya pada Senin (7/10/2019), dikutip laman Aljazirah.

Pasukan Kurdi di Suriah merupakan sekutu utama AS dalam memerangi ISIS. Namun Turki menganggap pasukan Kurdi, terutama Unit Perlindungan Rakyat Kurdi (YPG), sebagai pemberontak dan ancaman bagi keamanannya. Ankara memandang YPG sebagai perpanjangan dari Partai Pekerja Kurdistan (PKK).

Pada Ahad lalu, Gedung Putih mengumumkan akan menarik pasukan AS dari timur laut Suriah. Pasukan Demokratik Suriah (SDF) pimpinan Kurdi memandang keputusan AS sebagai tikaman dari belakang. Sebab selama ini mereka membantu Washington dalam memerangi ISIS.

SDF menilai, penarikan pasukan AS, ditambah dengan invasi Turki terhadap mereka, akan membalikkan kemenangan atas ISIS. Kendati demikian, Trump telah mempertahankan keputusannya.

Menurut dia, biaya untuk mendukung sekutu Kurdi memakan anggaran terlalu besar. “Orang-orang Kurdi berperang dengan kami, tapi dibayar sejumlah besar uang dan peralatan untuk melakukannya. Mereka telah berperang melawan Turki selama beberapa dekade. Turki, Eropa, Suriah, Iran, Irak, Rusia, dan Kurdi sekarang harus mencari tahu situasinya,” kata Trump.

PKK adalah kelompok bersenjata Kurdi yang telah melancarkan pemberontakan di Turki tenggara selama lebih dari tiga dekade. Turki telah melabeli YPG dan PKK sebagai kelompok teroris.

Pada Januari 2018, Turki sempat menggelar operasi militer di wilayah Afrin, Suriah. Turki mengklaim operasi ini dilakukan untuk menumpas kelompok teroris dan milisi Kurdi yang mendiami wilayah tersebut. Adapun kelompoknya antara lain YPG, PKK, KCK (Persatuan Komunitas Kurdistan), dan PYD (Partai Persatuan Demokratik Suriah).

[Republika.co.id]

   
 
Trump Salahkan China atas Pembunuhan Massal Virus Corona
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:41

Terima Bantuan dari Pemrov Riau, Pemkab Siak akan Salurkan BLT kepada 16,800 KK
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:33

PKS Curiga Motif Pemerintah Bahas RUU Cipta Kerja saat Reses
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:39

Protes Keras, Palestina Batalkan Seluruh Perjanjian dengan AS dan Israel
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:24

Sudah Seminggu, Pekanbaru Nihil Kasus Baru Positif Covid-19
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:19

Kampar Hanya Kebagian Rp6,2 Miliar Atasi COVID-19, DPRD Riau Sebut Pemprov tak Adil
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:01

Enam Daerah PSBB di Riau Dapat Bantuan Logistik Kesehatan Rp20 Miliar, Begini Penjelasannya
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:45

3.150 Karyawan di Riau Kena PHK dan Dirumahkan, Dapat Sembako dari Pemda
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:39

Pemburu Semakin Leluasa Manfaatkan Wabah COVID-19, Begini Penjelasan Forum HarimauKita
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:30

Habieb Bahar Bin Smith Akan Jalani Sisa Hukuman Hingga November 2021
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:59

Telepon Raja Salman, Jokowi Tunggu Nasib Haji Hingga 1 Juni
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:50

Laporkan Stabilitas Harga dan Ketersediaan Bahan Pangan, Penjabat Sekda Vicon dengan Gubri
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:37

PKS Sebut New Normal Cermin Ketidakjelasan Tangani Corona
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:29

AS Pilih Ilmuwan Muslim Untuk Pimpin Program Penemuan Vaksin Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:18

Diskon Tagihan Listrik Diperpanjang Jadi 6 Bulan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:11

Kenapa Mal Boleh Buka Sementara Warga Diminta Salat di Rumah? Ini Penjelasan Pemko Pekanbaru
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:07

Tiga Bus Mengangkut Pemudik dari Pekanbaru ke Lampung "Terjaring" Petugas Pos PSBB Pelalawan
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:01

H-5 Idul Fitri, Jalan di Kota Pekanbaru Mulai Padat Lagi
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:57

Sejumlah Kegiatan Dilelang, Tak Semua APBD Riau Dialihkan untuk Penanganan Covid-19
Selasa, 19 Mei 2020 - 13:53

110 Penulis Satupena Ikut Menulis Buku "Kemanusiaan pada Masa Corona"
Senin, 18 Mei 2020 - 17:27

Bersama Bupati Kampar, Gubernur Riau Serahkan Bantuan APD kepada RSUD Bangkinang
Senin, 18 Mei 2020 - 17:18

Bupati Siak Ingatkan Camat dan Penghulu Lakukan Sosialisasi Secara Intensif
Senin, 18 Mei 2020 - 17:06

Gubri Imbau Umat Muslim di Riau Patuhi Fatwa MUI, Laksanakan Shalat Idul Fitri di Rumah
Senin, 18 Mei 2020 - 17:02

349 Karyawan di PHK dan 6.000 Dirumahkan Selama Pandemi Covid-19
Senin, 18 Mei 2020 - 16:54

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com