Home
Ketika Pendiri Facebook Memuji Karya Ibnu Khaldun | Gerindra Merapat, Relawan Jokowi Gelisah | Cerita Mike Tyson saat Berusia 12 Tahun Bikin KO Orang Dewasa | Pengamat: Tiga Faktor Ini Penyebab Seleksi 4 Jabatan BRK Kurang Diminati | Dibangun Rp1,3 Triliun, DPRD Riau Kritik Ketidakmampuan Daerah Kelola Stadion Utama | Terbaik, Siak Raih Penghargaan Bidang Irigasi dari Kemen PUPR
Selasa, 22 Oktober 2019
/ Siak / 13:07:36 / Bupati Alfedri Dedahkan Strategi dan Kebijakan Siak Hijau pada Diskusi Forum LKTL di Jakarta /
Bupati Alfedri Dedahkan Strategi dan Kebijakan Siak Hijau pada Diskusi Forum LKTL di Jakarta
Selasa, 08 Oktober 2019 - 13:07:36 WIB

JAKARTA - Dalam rangkaian menuju Festival Kabupaten Lestari, Pemerintah Kabupaten Siak dan Sekretariat Lingkar Temu Kabupaten Lestari menyelenggarakan diskusi dan pengarahan media,  dengan tema “Kabupaten Hijau : Salah Satu Upaya Pencegahan Karhutla”, bertempat di Sofyan Hotel Cut Meutia, Cikini, Menteng, Jakarta Pusat, Selasa pagi (8/10/19).   

Kegiatan ini bertujuan untuk memberikan gambaran bagaimana strategi pendekatan Siak sebagai Kabupaten Hijau dan keterlibatan multipihak, terkait pencegahan dan penanganan karhutla di masa mendatang. Selain itu forum tersebut juga memperkenalkan bagaimana pendekatan kabupaten hijau dan implementasinya di Indonesia, sosialisasi pelaksanaan Festival Kabupaten Lestari di Kabupaten Siak, serta Visi Pembangunan Kabupaten Siak sebagai Kabupaten Hijau kepada sejumlah media massa di ibukota.

Turut hadir dalam kegiatan ini beberapa NGO lingkungan, diantaranya WRI Indonesia, CORE, Winrock, Serikat Petani Kelapa Sawit (SPKS),  Madani Berkelanjutan, Badan Kebijakan Fiskal – Kementerian Keuangan, Hutan Itu Indonesia (HII),  Manggala Agni, Kementerian Pertanian Republik Indonesia, Center for International Forestry Research (CIFOR) dan lembaga Pantau Gambut.

“Saya diminta untuk menjadi pembicara terkait topik bahasan Kolaborasi Menuju Kabupaten Siak Hijau Bebas Asap, bersama Kepala Badan Restorasi Gambut (BRG) Bapak Nazir Foead, perwakilan Sedagho Siak, dan Petra Meekers – Unilever, tahapan pembuatan Peta jalan Kabupaten Siak Hijau, proses kolaborasi mitra pembangunan dan pemerintah kabupaten dalam penyusunan Peta Jalan Siak Hijau, serta komitmen dan aksi Kabupaten Siak dalam pencegahan dan penanggulangan kebakaran hutan dan lahan” sebut Alfedri.

Pemerintah Kabupaten Siak kata dia, dalam kesempatan itu diminta untuk menceritakan bagaimana komitmen menjaga kelestarian alam melalui deklarasi Siak Hijau, yang dituangkan dalam Peraturan Bupati Nomor 22 Tahun 2018 tentang Inisiatif Siak Hijau, yang fokus pada upaya konservasi, perkebunan, industri dan pemukiman.

Karenanya, Pemerintah Kabupaten Siak dalam kebijakan pembangunan lingkungan senantiasa mengutamakan nilai konservasi dan restorasi untuk pengembangan lahan gambut, sesuai salah satu fokus dari perwujudan visi lestari dan Siak Hijau yaitu fokus pada komoditas unggulan kabupaten sekaligus berupaya mengatasi pencegahan kebakaran hutan.

“Kabupaten Siak sebagai salah satu kabupaten di Provinsi Riau yang memiliki kekayaan gambut terbesar di Pulau Sumatra, dengan luas wilayah gambut mencapai 57% dari total wilayah Kabupaten Siak, dan 21%-nya merupakan gambut dengan kedalaman 312 meter” jelasnya.

Karhutla menjadi kejadian yang terus berulang selama beberapa dekade terakhir, dan menjadi krisis lingkungan tahunan di beberapa tempat. Kondisi iklim kering yang diakibatkan fenomena El Niño seperti yang terjadi pada tahun 1997 dan 2015, menjadi salah satu pendorong semakin tingginya potensi terjadinya kebakaran hutan dan lahan.

“Untuk menghadapi kemungkinan kondisi  El Niño yang serupa atau bahkan lebih kuat di tahun-tahun yang akan datang, perlu dilakukan berbagai upaya kolaboratif demi mencegah kembali. Pendekatan “Kabupaten Hijau” yang melibatkan pemerintah, masyarakat, sektor swasta, akademisi, lembaga penelitian, dan berbagai pemangku kepentingan lainnya, sebagai salah satu upaya menuju Kabupaten Siak yang bebas asap” kata dia.

Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LKTL) selaku mitra Pemkab Siak dalam kegiatan tersebut, merupakan forum kolaborasi yang dibentuk dan dikelola oleh pemerintah kabupaten pada tanggal Pada tanggal 21 Juli 2017 yang lalu, yang bertujuan untuk mewujudkan pembangunan berkelanjutan resmi dideklarasikan dengan tajuk Lingkar Temu Kabupaten Lestari (LTKL).  Sampai dengan Februari 2019, LTKL memiliki 11 kabupaten anggota di 8 provinsi Indonesia, 14 jejaring mitra dan bekerja berdampingan dengan Asosiasi Pemerintah Kabupaten seluruh Indonesia (APKASI).

Pada Rapat Umum Anggota (RUA) LTKL 2018 yang lalu disepakati, secara tahunan LTKL akan menyelenggarakan “Festival Kabupaten Lestari” (FKL) sebagai bentuk forum komunikasi antar anggota dan dengan jejaring kabupaten lainnya serta mitra kolaborasi dalam upaya pencapaian visi Kabupaten Lestari. FKL telah sukses diselenggarakan di Musi Banyuasin, Palembang di tahun 2018 dan pada tahun 2019  Kabupaten Siak menjadi tuan rumah untuk penyelenggaraan Festival Kabupaten Lestari.(R/rls)

   
 
Soal LAMR Mau Kelola Blok Rokan, Ini Kata Pemprov Riau
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 16:22

DPRD Riau Minta Seleksi 4 Pejabat BRK Transparan
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 16:10

Dua Lagu Penyanyi Asal Pekanbaru Jadi Soundtrack Film Ajari Aku Islam
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:59

Gagasan Baru Di Pemerintahan Jokowi-Maruf Akan Sulit Jika Masih Ada Luhut Panjaitan
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:56

Sehari Jelang Pelantikan, PB HMI Keluarkan 9 Maklumat Untuk Presiden Jokowi
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:55

Refrizal: Pengamanan Berlebihan, Bukannya Bapak Presiden Pilihan Mayoritas Rakyat?
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:54

Jokowi Harus Pilih Menteri Ekonomi Yang Bisa Jadi Teman Diskusi Seperti Rizal Ramli
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 15:52

Efektif Berantas Karhutla, Gubernur Riau Minati Inovasi Milik Polda
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 13:09

Harga TBS Kelapa Sawit Pekan Ini Naik Rp26,27 per Kg
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 13:04

Riau Akan Dibanjiri Kunjungan Yang Berpotensi Investasi
Sabtu, 19 Oktober 2019 - 12:54

Islamnya Bos Raksasa Espedisi JNE dan Mimpi di Jabal Rahmah
Jumat, 18 Oktober 2019 - 10:03

Pengamat: Kapasitas Rizal Ramli Untuk Jadi Menteri Ekonomi Tak Perlu Diragukan
Jumat, 18 Oktober 2019 - 09:57

Ini Calon Rektor Universitas Lancang Kuning 2019-2023
Jumat, 18 Oktober 2019 - 09:11

Men-LHK RI Tanggapi Positif Manfaat Budidaya Kayu Gerunggang
Jumat, 18 Oktober 2019 - 09:08

Bulog Riau Tambah Pasokan Beras Antisipasi Kenaikan Harga
Jumat, 18 Oktober 2019 - 08:41

DPRD Riau tak Setuju LAMR Kelola Blok Rokan, Ini Alasannya
Jumat, 18 Oktober 2019 - 08:39

Buruh Minta UMP 2020 Naik 20%, Pengusaha: Tidak Realistis!
Jumat, 18 Oktober 2019 - 08:30

BMKG Ingatkan Masyarakat Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang
Jumat, 18 Oktober 2019 - 08:27

Bedah RUU KUHP FJPI dan UIR, Hak Perempuan Terlindungi
Jumat, 18 Oktober 2019 - 08:22

PWI Riau Serahkan Dana Sumbangan ke Anggota PWI Pelalawan Korban Kebakaran
Jumat, 18 Oktober 2019 - 08:04

Acara Dibatalkan, UAS: Kalau Saya Marah Sekali, Umat Marah Tiga Kali
Kamis, 17 Oktober 2019 - 14:23

BEM SI Kembali Aksi, Jalan Menuju Istana Merdeka Ditutup
Kamis, 17 Oktober 2019 - 14:04

LAMR Berharap UAS Tetap Mengajar Sebagai Dosen Luar Biasa
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:56

Jaksa Agung Resmikan Gedung Kejati Riau
Kamis, 17 Oktober 2019 - 13:52

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com