Home
Haul Akbar, Wardan Terharu Mendengar Dua Santri Penghafal Al Quran di Desa Tanjung Baru | Eksotis, Air Terjun Batu Tilam di Kampar yang Menantang Traveler | Melahirkan Sendiri, Bayi Pemulung Meninggal di Gubuk Samping Gedung LAM Riau | Mahfud MD Akui Indonesia Belum Adil dan Makmur | BMKG Prediksi Hujan Guyur Riau Sejak Siang Ini hingga Dini Hari Besok | Seandainya Jokowi Tumbang, Itu Bukan Karena Berkunjung Ke Kediri
Selasa, 18 Februari 2020
/ Nasional / 13:48:02 / Jokowi Tidak Serius Membangun Kekuatan Dan Pertahanan TNI /
Jokowi Tidak Serius Membangun Kekuatan Dan Pertahanan TNI
Selasa, 08 Oktober 2019 - 13:48:02 WIB

JAKARTA - Presiden Joko Widodo dinilai tidak serius dalam upaya pembangunan kekuatan dan pengembangan kemampuan pertahanan yang dimiliki TNI. Kebijakan yang dikeluarkan Jokowi seperti tak memiliki landasan strategis.

Pengamat Militer dari Insitute for Security and Strategic Studies (ISESS), Khairul Fahmi mengatakan, ada dua poin yang disampaikan Presiden Jokowi pada HUT TNI kemarin. Yakni soal profesionalitas TNI dan dukungan kepada kemandirian industri pertahanan.

"Saya mengapresiasi komitmen tersebut. Sayang jabarannya justru tak menggambarkan komitmen tersebut," ucap Khairul Fahmi kepada Kantor Berita Politik RMOL, Selasa (8/10).

Misalnya, kata Khairul, soal penambahan ratusan posisi baru. Seharusnya, pengelolaan dan pengembangan organisasi TNI didasarkan kepada dinamika potensi ancaman. Bukan mengikuti pertumbuhan personel.

Apalagi, reorganisasi yang ditandai dengan perampingan besar-besaran di tubuh TNI pernah dilakukan di masa Panglima LB Moerdani. Alasan saat itu adalah agar organisasi TNI lebih efisien.

Setelah itu hingga masa reformasi, memang ada pembukaan pos-pos baru dan pengaktifan kembali satuan-satuan lama yang sempat dinonaktifkan.

"Tapi semuanya didasarkan pada kebutuhan organisasi dalam menghadapi tantangan dan ancaman. Nah pengembangan organisasi belakangan ini menurut saya kurang memperlihatkan landasan strategisnya. Bahkan justru lebih tampak seperti solusi instan dan taktis saja terkait persoalan 'inflasi' perwira maupun perimbangan 'kue' antara TNI, Polri, dan aparatur sipil," imbuhnya.

"Bahkan menurut saya, Jokowi justru tak menunjukkan perhatian yang lebih baik dalam pembangunan kekuatan dan pengembangan kemampuan pertahanan. Karena sebenarnya, kekuatan itu tak lebih dari angka-angka statistik di atas kertas, jika tak diimbangi oleh upaya pemeliharaan dan peningkatan kemampuan operasionalnya. Termasuk soal kesiapsiagaan kekuatan itu untuk dapat digelar kapanpun dan dalam durasi yang panjang sekalipun," paparnya.

Apalagi, kata Khairul, Menteri Pertahanan Ryamizard pun telah menyampaikan bahwa dalam situasi perang, kekuatan militer Indonesia diperkirakan hanya mampu bertahan dalam waktu tiga hari.

"Hal ini harus menjadi pertimbangan serius dalam penyusunan porsi belanja pertahanan kita. Jangan sampai kemudian alutsista mahal yang dibeli itu hanya menjadi pajangan dan gagah ketika tampil dalam event-event seremonial, namun penuh cerita sedih ketika menghadapi ancaman-ancaman yang nyata," tegasnya. [RMOL]

   
 
Info dari Mbak Titi PHK2I: 51 Ribu PPPK Siapkan Demo Besar-besaran
Sabtu, 15 Februari 2020 - 16:57

Fitur Suzuki XL7 Ini Enggak Ada di Kompetitor
Sabtu, 15 Februari 2020 - 16:46

Anak Bupati Rohil Jadi Tersangka Dugaan Penganiayaan Warga Rumbai, Dua Rekan DPO
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:58

Tinggal Tunggu Waktu, 10 Asteroid Berikut Diprediksi Akan Hantam Bumi Tahun Ini
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:54

HWK Sumbar Akan Tampil pada Event Mahakarya Randai We’e Sipono di Jakarta
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:52

Ingat! Begini Cara Membedakan Pilek Biasa, Influenza dan Virus Corona, Ini Ciri-cirinya
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:45

HIPMI Dukung APNI Perjuangkan Kesejahteraan Penambang Nikel
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:39

6 Warga Riau Dipulangkan Hari Ini Pasca Karantina, DPRD Minta Masyarakat Tak Panik
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:25

Ibu Kota Baru Disebut Merusak Alam, Jokowi: Hutannya Juga Sudah Rusak
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:16

Pasca Karantina di Natuna, 6 Mahasiswa Riau Dipulangkan Melalui Badan Penghubung
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:11

Jalan Tuanku Tambusai Rohul Kembali Direndam Luapan Sungai Batang Lubuh
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:07

Jumlah Korban Meninggal Virus Corona Lebih dari 1.500 Orang
Sabtu, 15 Februari 2020 - 15:02

Peneliti UNRI Evaluasi Pengelolaan Drainase Perkotaan Pekanbaru
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:53

Tiga Proyek Wisata di Siak Ini Tak Kunjung Diresmikan, Ada Apa?
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:49

Gandeng Fuad Ahmad, Asri Auzar Nyatakan Keseriusan Maju Pilkada Rohil
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:44

Gangguan Pencernaan, Puan Pandan Wangi Mati di Pusat Latihan Gajah Minas
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:38

Peningkatan Jalan Pangkalan Nyirih Menuju Kadur
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:14

Buntut Penggerebekan PSK di Padang, Andre Rosiade Diadukan ke Ombudsman
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:38

Fatwa Haram Soal Valentine dan Kasih Sayang dalam Islam
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:17

Honda Jazz Baru Resmi Meluncur, Lebih Irit dari LCGC
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:05

Efektif Turunkan Berat Badan, Ini Cara Tepat Konsumsi Buah
Jumat, 14 Februari 2020 - 14:00

Beragam Sejarah di Balik Perayaan Valentine Ternyata Menyedihkan
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:52

Tim Jumat Barokah Polsek Kelayang Beri Bantuan ke Warga Kurang Mampu
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:37

Soroti Kecelakaan Kerja Proyek Tol Pekanbaru-Dumai, Menaker: Perusahaan Wajib Terapkan K3
Jumat, 14 Februari 2020 - 13:30

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com