Home
Tak Ingin Siak Menjadi Penyumbang Positif Covid-19, Warga Disarankan Jangan Buat Hajatan | Bupati Siak Ingatkan Warga Jangan Keliru Pahami New Normal | Pemkab Siak Maksimalkan Upaya Pencegahan Penyebaran Covid-19 di Tempat Umum dan Wisata | Beresiko Tinggi, Pemkab Siak Berikan Jaminan Sosial Tim Gugus Tugas Penanganan Covid-19 | Bupati Siak dan Istri Tanam Semangka dan Sayur, Dukung Ketahanan Pangan Masa Covid-19 | Positif Covid-19 di Riau Naik, Pemkab Siak Urungkan Rencana Belajar Secara Tatap Muka
Senin, 06 Juli 2020
/ Riau Region / 13:20:18 / Tolak Nadiem Jadi Menteri, Driver Ojol Mau Demo Besar-besaran /
Tolak Nadiem Jadi Menteri, Driver Ojol Mau Demo Besar-besaran
Selasa, 22 Oktober 2019 - 13:20:18 WIB

JAKARTA - Sejumlah calon menteri pemerintahan Presiden Joko Widodo (Jokowi) jilid II mulai tampak. Kemarin, Jokowi memanggil calon-calon tersebut untuk menghadap.

Dari sejumlah calon yang dipanggil, ada satu yang menarik perhatian. Ia adalah pendiri Gojek, Nadiem Makarim.

Nadiem menarik perhatian tak lepas dari perusahaan yang ia dirikan Gojek, di mana perusahaan itu telah menjelma sebagai decacorn yakni perusahaan dengan valuasi US$ 10 miliar atau setara dengan Rp 140 triliun (kurs Rp 14.000). Lalu, ia menjadi sorotan karena menjadi salah satu calon menteri muda Jokowi.

Namun, masuknya Nadiem ke daftar calon menteri mendapat penolakan. Penolakan itu datang dari para mitranya sendiri yakni sopir atau driver ojek online (ojol). Para driver bahkan mengancam akan menggelar aksi besar-besaran jika Jokowi menjadikan Nadiem sebagai menteri.

Ketua Presidium Nasional Gabungan Aksi Roda Dua (Garda) Igun Wicaksono mengatakan, driver ojol akan demo besar-besaran jika Jokowi tetap menjadikan Nadiem sebagai menteri. Aksi itu akan digelar di seluruh Indonesia.

"Apabila akhirnya Presiden Jokowi tetap menunjuk Nadiem sebagai salah satu menteri ya kami mungkin bisa melakukan aksi penolakan, pergerakan dari seluruh Indonesia. Pastinya yang disasar Presiden Jokowi sendiri," katanya kepada detikcom, Senin (21/10/2019).

"Kita sudah peringatkan jangan tunjuk Nadiem kalau tetap menunjuk pasti akan pergerakan ojol di seluruh Indonesia, penolakan Nadiem," ujarnya.

Igun menuturkan, saat ini dirinya sedang berkomunikasi dengan para driver yang lain. Dia menuturkan, aksi bisa digelar kapan saja, sebelum atau pun sesudah pengumuman menteri.

"Kami lagi konsolidasi dulu dengan temen-temen seluruh Indonesia, intinya kami akan penolakan. Konsolidasi dulu, apakah bisa sebelum pengumuman, sesudah pengumuman, atau saat pengumuman," terang Igun.

Igun mengatakan, ada dua alasan para driver menolak Nadiem sebagai menteri. Pertama, kendati Nadiem sudah melepas jabatan di Gojek, ia masih tercatat sebagai pemilik bisnis. Artinya, Nadiem menikmati hasil dari Gojek.

"Karena Nadiem sebagai pendiri Gojek pemilik bisnis Gojek walaupun secara struktural melepas jabatan-jabatannya di struktur manajemen Gojek, namun dia pemilik bisnis," ujarnya.

Alasan kedua, dia menjelaskan, Nadiem sendiri besar karena mitra-mitranya. Padahal, mitra ini belum sejahtera karena pendapatan seperti bonus ini terpotong.

Dia mengatakan, selama ini Gojek terus berkembang dan hasilnya dinikmati oleh korporasi. Di sisi lain, para driver merasa sulit karena pendapatannya tergerus.

"Jangan dilihat startup decacorn si Nadiem namun harus mengkaji, di belakang ada mitra ojol yang belum sejahtera. Bagaimana mencoba dengan kompetensinya mensejahterakan rakyat Indonesia, apabila korporasi sendiri belum bisa mensejahterakan mitranya," ungkapnya.

"Untung besar korporasinya namun bagi kami tidak sejahtera. Kami tidak harapkan untung besar namun pendapatan harusnya sesuai kerja kami di lapangan, itu dasar kami menolak," terangnya.

VP Corporate Affairs Gojek, Michael Reza Say, menegaskan bahwa pihaknya menyambut positif pemanggilan Nadiem oleh Presiden Jokowi untuk masuk dalam kabinet. Dia bilang, Nadiem telah mendapat dukungan dari mayoritas mitra driver.

"Kami gembira dan bangga bahwa Nadiem telah dipanggil oleh Presiden untuk menjadi salah satu anggota kabinet yang baru. Kami juga senang telah menerima berbagai dukungan dari mayoritas mitra driver yang disampaikan di sosial media serta pesan-pesan dukungan masyarakat pada umumnya," katanya dalam keterangan tertulis yang diterima detikcom.

Dia menambahkan Gojek selalu terbuka menerima masukan dari para mitranya.

"Gojek selalu terbuka menerima setiap masukkan dari mitra driver kami. Gojek juga telah menyediakan forum komunikasi rutin di semua area operasional kami," tambahnya.

[Detik.com]

   
 
New Normal, Pemkab Siak Persiapkan Penerapan Physical Distancing di Lingkungan Sekolah
Sabtu, 20 Juni 2020 - 13:53

Bersempena Hari Bhayangkara ke-74 1 Juli 2020, Kapolres Siak Gelar Silaturahmi Bersama Insan Pers
Sabtu, 20 Juni 2020 - 13:41

Semua Objek Wisata di Siak Dibuka Kembali, Fauzi: Pengunjung Harus Terapkan Protokol Kesehatan
Jumat, 19 Juni 2020 - 20:12

Sekolah di Zona Hijau Riau Harus Penuhi Syarat Sebelum Buka
Kamis, 18 Juni 2020 - 20:09

DPRD Riau Ujicoba Tol, Jarak Tempuh Pekanbaru-Dumai Hanya 1 Jam 40 Menit
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:58

Pemkab Kampar Siap Rapid Test 18.000 Jiwa Warganya
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:48

Istana Siak Bakal Dibuka, Waktu dan Jumlah Pengunjung Masuk Dibatasi Serta Ikuti Protokol Kesehatan
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:40

3 Pasangan Bakal Cakada Kuansing Mencuat, Mulai Petahana, Wabup, Hingga Ketua DPRD
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:37

Penambahan Empat Kasus Positif Covid-19 di Pekanbaru, Tiga Merupakan Karyawan BUMN
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:30

Masyarakat Siak Wajib Terapkan Protokol Kesehatan Covid-19, Kapolres Siak: Kita Harus Tetap Waspada
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:24

Launching Siak Menuju New Normal, Bupati Alfedri Himbau Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan
Rabu, 17 Juni 2020 - 17:31

Inikah Figur-figur yang Dipersiapkan PKS untuk Pilwako Pekanbaru?
Rabu, 17 Juni 2020 - 17:25

Irfani Nasheed, Grup Asal Riau Rilis Lagu Religi Romantis
Rabu, 17 Juni 2020 - 17:19

AMSI Perkuat Ekosistem Jurnalisme Digital yang Berkualitas
Rabu, 17 Juni 2020 - 17:13

Dinsos Siak Belum Sampaikan Jadwal Bantuan Sosial Tahap Kedua untuk Warga Terdampak Covid-19
Rabu, 17 Juni 2020 - 16:02

Jubir Covid-19 Riau Minta Posko di Perbatasan Provinsi Diperketat
Rabu, 17 Juni 2020 - 15:50

Ini Syarat PPDB Jalur Zonasi, Afirmasi, Hafiz Quran, Prestasi dan Perpindahan
Rabu, 17 Juni 2020 - 15:46

Masuk Bandara SSK II Penumpang Internasional Wajib Tunjukkan RT-PCR
Rabu, 17 Juni 2020 - 15:40

Konfirmasi Isu Jadi THL Harus Bayar Puluhan Juta, DPRD Panggil Dishub Pekanbaru
Selasa, 16 Juni 2020 - 20:48

Harga TBS Kelapa Sawit Riau Terus Alami Kenaikan, Kini Capai Rp1.543,14 Perkilogram
Selasa, 16 Juni 2020 - 20:44

Bung Azmi SE Yang juga Ketua DPRD Siak Nahkodai Perbakin Kab Siak
Selasa, 16 Juni 2020 - 20:29

New Normal, Masuk Kecamatan Siak Wajib Masker dan Helm
Selasa, 16 Juni 2020 - 20:27

Tujuh Warga Tasikmalaya Ditangkap karena Pembalakan Liar di Riau
Selasa, 16 Juni 2020 - 10:22

Dibuka Kembali, Pengunjung Agrowisata Sigaran Bungaraya Harus Patuhi Protokol Kesehatan Covid-19
Selasa, 16 Juni 2020 - 10:15

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com