Home
Instansi Terkait Diminta Siaga Situasi Banjir | Selain Beri Beasiswa, Pemprov Riau Juga Bikin Aplikasi Permudah Pelayanan Terhadap Guru | FPI Kritik Ormas Islam yang Dirayu China: Semoga Bertobat | MTsN 3 Pasaman Barat Hadirkan Kak Wulan di Workshop Menulis Cerita Anak | Batang Kuantan Meluap, Beberapa Wilayah di Batang Peranap Banjir | Turnamen Bola Voli Semi Open
Sabtu, 14 Desember 2019
/ Showbiz / 10:06:55 / Din Syamsuddin: Pernah IPNU Lalu Muhammadiyah /
Din Syamsuddin: Pernah IPNU Lalu Muhammadiyah
Minggu, 10 November 2019 - 10:06:55 WIB

Muhammad Sirajudin Syamsuddin (60), atau yang lebih dikenal dengan nama Din Syamsuddin, adalah putra ke 2 dari 9 bersaudara. Putra dari Syamsudin Abdullah (Ayah) dan Rohana Syamsudin (Ibu) ini, merupakan keluarga Muslim yang taat dalam menjalankan ajaran agamanya.

Lahir pada 1958 di pulau kecil di kawasan kepulauan Nusa Tenggara Barat (NTB), yang dikenal dengan pulau Sumbawa. Pulau ini, selain tempat kelahiran Din Syamsuddin, juga sebagai tempat dimana Din Syamsuddin mengawali sekolah pertama serta menghabiskan masa kecilnya.

Walaupun selepas menyelesaikan pendidikan di kampung halamannya, Din langsung melanjutkan pendidikan di luar Sumbawa dan luar negeri, namun keberadaan kampung dan keluarga kecilnya, banyak memiliki peran dalam melahirkan tokoh bangsa ini.

Setidaknya demikian pesan yang diambil oleh Suara Muhammadiyah saat berkunjung ke kampung halaman Din Syamsuddin, tepatnya di desa Samapuin, Sumbawa Besar dan ke Pondok Pesantren Modern Internasional Dea Malela, Pemangong, beberapa waktu yang lalu (11-12/10).

Cerdas dan Berani

Sejak kecil, Din dikenal sebagai sosok anak yang tekun, ulet, gigih dan berani. Ketekunan dan keuletan Din Syamsuddin tampak selama ia menempuh pendidikan di Ibtidaiyah (setingkat sekolah dasar) di Sumbawa Besar. Din seperti tidak memiliki banyak waktu seperti kebanyakan anak-anak seusianya untuk bermain sepulang sekolah.

Hal yang lazim bagi Din kecil, sepulang sekolah untuk mengulangi setiap pelajaran yang didapatkan. Bahkan menurut penuturan Fachri, Adik Kandung Din Syamsuddin (7), mengatakan, bahwa kakak kandungnya ini, juga memiliki pengajaran privat dengan ayahnya. Sehingga setiap pulang dari sekolah maupun pengajian, ia selalu mengulangi dan belajar kembali dengan ayahnya.

Memang sosok ayah Din Syamsuddin, selain sebagai seorang pegawai di Lembaga Urusan Agama (sekarang Departemen Agama), juga dikenal sebagai seorang kiai Nahdhatul Ulama (NU) yang taat. Sehingga, Din memanfaatkan semua ini, untuk mengembangkan pelajaran yang diperolehnya di sekolah maupun pengajian.

Ketekunan dan kegigihan Ketua Umum Pimpinan Pusat Muhammadiyah 2005-2015 ini, mengantarkan Din sebagai pelajar tercepat menyelesaikan pendidikan sekolah dasarnya. Karena Din dapat mengikuti jenjang pendidikan sekolah dasarnya dengan melompat dua kali dari yang semestinya. Sehingga ia menghabiskan waktu sekolahnya di Ibtidaiyah hanya selama 4 tahun.

Tidak hanya itu, selain tekun dan gigih, Din Kecil juga dikenal sebagai sosok anak yang berani. Tidak sedikit waktunya dihabiskan di masa kecilnya untuk berceramah, berorasi, dan tampil dalam berbagai acara politik, di panggung-panggung besar. Karena ayahnya adalah aktif dalam gerakan keagamaan dan politik saat itu, maka Din dengan senang hati menawarkan diri untuk menjadi asisten dan sekretaris yang menemani berbagai kegiatan dakwah dan politik dari sang ayah.

Kesempatan ini, selalu dimanfaatkan oleh Din untuk bisa tampil di hadapan publik. Walaupun untuk seukuran usianya saat itu, sangat jarang bahkan tidak ada seorang anak sekolah dasar yang berani tampil dalam kegiatan-kegiatan besar dan resmi. Namun Din Syamsuddin sudah melakukan semua itu.

Untuk mengembangkan potensi yang dimilikinya, Din Syamsuddin dibina oleh seorang pamannya, yang juga merupakan seorang pengajar yang datang ke Sumbawa. Kehadiran pamannya, menurut Fachri, selain mendorong Din Syamsuddin untuk melanjutkan pendidikanya ke Pondok Pesantren Modern Gontor, Jawa Timur, juga sebagai inspirasi dan awal bagi Din dan Keluarga beralih serta aktif ke organisasi persyarikatan Muhammadiyah.

Sehingga, sejak Din memasuki Pesantren Gontor, ia mulai mempelajari dan aktif dengan Muhammadiyah. Bahkan keluarga besarnya pun di Sumbawa mulai aktif mendirikan Ranting dan pengajian-pengajian Muhammadiyah. Tidak hanya itu, keluarga besar Din pun, menjadikan kediaman mereka sebagai sekretariat dan lokasi pengajian warga Muhammadiyah. Maka tidak heran, selepas Din sebelumnya diamanahi jabatan Ketua IPPNU saat bersekolah di Sumbawa, kemudian Din Syamsuddin di amanahi Ketua Ikatan Mahasiswa Muhammadiyah (IMM), saat menempuh pendidikan sarjana. (denias) [Republika]

   
 
Luruskan Soal Sertifikasi Majelis Taklim, Begini Kata Menag Fachrul Razi
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:42

Bukaan Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Bakal Ditambah Jadi 120 cm
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:31

37.265 Warga Pekanbaru Belum Rekam e-KTP
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:28

Ditemukan Jejak Harimau, BBKSDA Turunkan Tim
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:25

BPBD Riau Siapkan Alat Evakuasi Banjir di Titik-titik Rawan
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:32

Rancang Kalender Kegiatan 2020, PBSI Riau Gelar Mukerprov
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:22

Pembangunan Masjid Cheng Ho Rohil Dalam Tahap Pematangan Lahan
Kamis, 12 Desember 2019 - 12:05

Stop Retorika Pemberantasan Mafia Migas: Adili Ahok!
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:57

Beralaskan Tikar Di ruangan Terbuka, Warga Tetap Antusias Hadiri Reses Ferryandi
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:44

Pajak Sarang Burung Walet Meranti Tertinggi se-Riau
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:42

Hujan akan Mengguyur Riau Hari Ini
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:41

Reses I Tahun 2019, DR Ferryandi Disambut Antusias Warga Desa
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:35

1200 Jam, Waktu Ideal Belajar Bahasa Inggris Sampai Fasih
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:43

360 Miliar Penambahan Modal BRK Tahun 2020 Ditunda
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:35

Ratusan Warga Terkena Dampak Banjir di Kampar, Begini Kondisi Mereka
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:29

Dewan Minta Pemprov Riau Serius Tangani Korban Banjir
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:24

Siang Ini, BEM Unri Akan Gelar Aksi Tolak Kenaikan BPJS
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:22

Pidato Akhir Tahun, SBY Ungkap 2 Keburukan dalam Pemilu 2019
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:20

Wacana Hapus UN Sudah Ada Di Era Anies
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:14

Sambut RUU Perlindungan Tokoh Agama, MUI: Kadang-Kadang Orang Suka Salah Paham
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:12

SBY: Infrastruktur Lebih Besar Dari Anggaran Sosial, Ini Tidak Adil
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:10

Babe Haikal: Kasus Gus Muwafiq Membesar Karena Santrinya Sibuk Cari Dalil Pembenaran
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:08

40 Rumah dan 80 KK Terdampak Banjir di Pelalawan
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:49

Pembangunan Pasar Induk Molor, PT Agung Rafa Bonai Minta Tambah Waktu Lagi
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:45

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com