Home
Instansi Terkait Diminta Siaga Situasi Banjir | Selain Beri Beasiswa, Pemprov Riau Juga Bikin Aplikasi Permudah Pelayanan Terhadap Guru | FPI Kritik Ormas Islam yang Dirayu China: Semoga Bertobat | MTsN 3 Pasaman Barat Hadirkan Kak Wulan di Workshop Menulis Cerita Anak | Batang Kuantan Meluap, Beberapa Wilayah di Batang Peranap Banjir | Turnamen Bola Voli Semi Open
Sabtu, 14 Desember 2019
/ Nasional / 13:54:22 / Mahfud Tantang Rizieq Kirim Surat Pencekalan: Kok Hanya di TV /
Mahfud Tantang Rizieq Kirim Surat Pencekalan: Kok Hanya di TV
Senin, 11 November 2019 - 13:54:22 WIB

JAKARTA - Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menantang Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab menunjukkan surat pencekalan yang diklaim Rizieq.

"Saya tidak tahu itu suratnya, suruh kirim kepada sayalah. Kok, hanya di TV gitu," ujar Mahfud kepada wartawan di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Senin.

Rizieq sebelumnya menunjukkan bukti yang diklaim sebagai surat pencekalan dari pemerintah Indonesia melalui siaran video di akun Youtube Font TV. Surat pencekalan itu ditunjukkan Rizieq untuk mengungkap alasannya tidak bisa pulang ke Indonesia. Dia mengklaim pencekalannya tidak berkaitan dengan kasus pidana apapun.

Rizieq dalam video tersebut mengharapkan publik tidak mengasumsikan keberadaannya di Saudi karena masih ketakutan untuk pulang. Justru, kata dia, ada orang berkepentingan di balik pencekalan yang resah dengan kepulangannya.

Mahfud juga tidak mengetahui surat pencekalan yang dikeluarkan oleh pemerintah Arab Saudi yang diklaim atas rekomendasi pemerintah Indonesia.

Mantan Ketua Mahkamah Konstitusi (MK) ini pun mempertanyakan kebenaran surat tersebut.

"Saya ingin tahu itu surat benar apa, apa surat resmi atau berita koran atau apa 'kan gitu cuma diginikan (diperlihatkan) di medsos. Coba suruh kirim copy-nya kepada saya, saya ingin tahu," kata Mahfud.

Ia mengaku selama menjabat sebagai Menko Polhukam tidak pernah melihat surat pencekalan terhadap Habib Rizieq.

"Jadi, sampai saat ini tidak ada.Saya sudah berkantor di sini 3 minggu," tuturnya.

Imigrasi

Direktorat Jenderal Imigrasi Kementerian Hukum dan HAM menepis pernyataan Rizieq Shihab soal surat pencekalan dari pemerintah Indonesia kepada pemerintah Arab Saudi.

Kepala Sub Bagian Humas Ditjen Imigrasi Sam Fernando mengatakan, hingga saat ini pihaknya belum menerima surat permohonan penangkalan Rizieq untuk masuk ke Indonesia.

Sesuai ketentuan, penerbitan surat penangkalan itu baru dapat dilakukan atas permohonan instansi maupun penegak hukum lain.

"Sampai saat ini imigrasi belum menerima (permohonan) surat penangkalan apapun dari instansi mana pun yang menyatakan Habib Rizieq Shihab tidak diperbolehkan masuk ke Indonesia," ujar Sam saat dikonfirmasi CNNIndonesia.com, Senin (11/11).
Lihat juga: PA 212 Akan Gelar Reuni: Insya Allah Dihadiri Rizieq
Sementara terkait kemungkinan surat pencegahan dari pemerintah Arab Saudi kepada Rizieq, Sam mengaku belum tahu.

Menurutnya, penerbitan surat pencegahan itu menjadi kewenangan pemerintah Arab Saudi.

"Terkait surat pencegahan beliau keluar dari wilayah Saudi dari pemerintah Saudi, bisa ditanyakan kepada pemerintah Saudi langsung," katanya. (Antara)

   
 
Luruskan Soal Sertifikasi Majelis Taklim, Begini Kata Menag Fachrul Razi
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:42

Bukaan Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Bakal Ditambah Jadi 120 cm
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:31

37.265 Warga Pekanbaru Belum Rekam e-KTP
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:28

Ditemukan Jejak Harimau, BBKSDA Turunkan Tim
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:25

BPBD Riau Siapkan Alat Evakuasi Banjir di Titik-titik Rawan
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:32

Rancang Kalender Kegiatan 2020, PBSI Riau Gelar Mukerprov
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:22

Pembangunan Masjid Cheng Ho Rohil Dalam Tahap Pematangan Lahan
Kamis, 12 Desember 2019 - 12:05

Stop Retorika Pemberantasan Mafia Migas: Adili Ahok!
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:57

Beralaskan Tikar Di ruangan Terbuka, Warga Tetap Antusias Hadiri Reses Ferryandi
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:44

Pajak Sarang Burung Walet Meranti Tertinggi se-Riau
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:42

Hujan akan Mengguyur Riau Hari Ini
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:41

Reses I Tahun 2019, DR Ferryandi Disambut Antusias Warga Desa
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:35

1200 Jam, Waktu Ideal Belajar Bahasa Inggris Sampai Fasih
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:43

360 Miliar Penambahan Modal BRK Tahun 2020 Ditunda
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:35

Ratusan Warga Terkena Dampak Banjir di Kampar, Begini Kondisi Mereka
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:29

Dewan Minta Pemprov Riau Serius Tangani Korban Banjir
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:24

Siang Ini, BEM Unri Akan Gelar Aksi Tolak Kenaikan BPJS
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:22

Pidato Akhir Tahun, SBY Ungkap 2 Keburukan dalam Pemilu 2019
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:20

Wacana Hapus UN Sudah Ada Di Era Anies
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:14

Sambut RUU Perlindungan Tokoh Agama, MUI: Kadang-Kadang Orang Suka Salah Paham
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:12

SBY: Infrastruktur Lebih Besar Dari Anggaran Sosial, Ini Tidak Adil
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:10

Babe Haikal: Kasus Gus Muwafiq Membesar Karena Santrinya Sibuk Cari Dalil Pembenaran
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:08

40 Rumah dan 80 KK Terdampak Banjir di Pelalawan
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:49

Pembangunan Pasar Induk Molor, PT Agung Rafa Bonai Minta Tambah Waktu Lagi
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:45

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com