Home
Instansi Terkait Diminta Siaga Situasi Banjir | Selain Beri Beasiswa, Pemprov Riau Juga Bikin Aplikasi Permudah Pelayanan Terhadap Guru | FPI Kritik Ormas Islam yang Dirayu China: Semoga Bertobat | MTsN 3 Pasaman Barat Hadirkan Kak Wulan di Workshop Menulis Cerita Anak | Batang Kuantan Meluap, Beberapa Wilayah di Batang Peranap Banjir | Turnamen Bola Voli Semi Open
Sabtu, 14 Desember 2019
/ Nasional / 13:21:20 / Prabowo soal Kepulangan Rizieq: Nanti Kita Pelajari Dulu /
Prabowo soal Kepulangan Rizieq: Nanti Kita Pelajari Dulu
Selasa, 12 November 2019 - 13:21:20 WIB

JAKARTA - Menteri Pertahanan Prabowo Subianto mengatakan tak menutup kemungkinan membahas nasib Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) Rizieq Shihab dengan Duta Besar Arab Saudi untuk Indonesia Esam A. Abid Althagafi.

Prabowo dijadwalkan akan bertemu Esam di Kantor Kementerian Pertahanan, Jalan Medan Merdeka Barat, Jakarta, Selasa (12/11).

"Mudah-mudahan (dibahas), nanti kita lihat," kata Prabowo di Kompleks Istana Kepresidenan Jakarta.

Jawaban Prabowo itu, menjawab pertanyaan wartawan, apakah dalam pertemuan dengan Dubes Arab Saudi akan membahas kepulangan Rizieq?

Terkait klaim Rizieq yang menyebut mendapat surat pencekalan dari pemerintah, Prabowo mengaku akan mempelajari terlebih dahulu. Ia mengaku juga belum mendapatkan informasi tersebut.

Saat disinggung apakah dirinya tetap ingin memulangkan Rizieq, Prabowo tak menjawab tegas.

"Nanti kita pelajari dulu ya, saya belum dengar," ujarnya.

Prabowo sebelumya pernah berjanji akan memulangkan Rizieq saat musim kampanye Pilpres 2019. Bahkan, Prabowo mengatakan bakal mengirimkan pesawat pribadi untuk jemput Rizieq jika terpilih menjadi presiden.

Namun, Prabowo kalah dari Presiden Joko Widodo. Kini ketua umum Partai Gerindra itu masuk dalam lingkaran pemerintah Jokowi.

"Dalam ijtimak yang ke dua saya sudah mengatakan begitu saya menang saya akan mengembalikan Habib Rizieq Shihab kembali. Saya akan kirim pesawat saya sendiri untuk menjemput beliau," kata Prabowo, pada Februari 2019.

Masalah kepulangan Rizieq kembali mencuat beberapa hari ini. Rizieq menunjukkan bukti yang diklaim sebagai surat pencekalan dari pemerintah Indonesia melalui siaran video di akun Youtube Font TV. Surat pencekalan itu ditunjukkan Rizieq untuk mengungkap alasannya tidak bisa pulang ke Indonesia. Dia mengklaim pencekalannya tidak berkaitan dengan kasus pidana apapun.

Rizieq dalam video tersebut mengharapkan publik tidak mengasumsikan keberadaannya di Saudi karena masih ketakutan untuk pulang. Justru, kata dia, ada orang berkepentingan di balik pencekalan yang resah dengan kepulangannya.

Namun, klaim Rizieq yang pernah menjadi tersangka kasus dugaan pornografi itu  dibantah pejabat pemerintah. Menteri Koordinator Bidang Politik, Hukum, dan Keamanan Mahfud MD menyatakan tak pernah melihat surat pencekalan yang diklaim Rizieq. Mahfud pun meminta Rizieq menunjukkan surat itu kepada dirinya.

(CNN Indonesia)

   
 
Luruskan Soal Sertifikasi Majelis Taklim, Begini Kata Menag Fachrul Razi
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:42

Bukaan Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Bakal Ditambah Jadi 120 cm
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:31

37.265 Warga Pekanbaru Belum Rekam e-KTP
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:28

Ditemukan Jejak Harimau, BBKSDA Turunkan Tim
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:25

BPBD Riau Siapkan Alat Evakuasi Banjir di Titik-titik Rawan
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:32

Rancang Kalender Kegiatan 2020, PBSI Riau Gelar Mukerprov
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:22

Pembangunan Masjid Cheng Ho Rohil Dalam Tahap Pematangan Lahan
Kamis, 12 Desember 2019 - 12:05

Stop Retorika Pemberantasan Mafia Migas: Adili Ahok!
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:57

Beralaskan Tikar Di ruangan Terbuka, Warga Tetap Antusias Hadiri Reses Ferryandi
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:44

Pajak Sarang Burung Walet Meranti Tertinggi se-Riau
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:42

Hujan akan Mengguyur Riau Hari Ini
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:41

Reses I Tahun 2019, DR Ferryandi Disambut Antusias Warga Desa
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:35

1200 Jam, Waktu Ideal Belajar Bahasa Inggris Sampai Fasih
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:43

360 Miliar Penambahan Modal BRK Tahun 2020 Ditunda
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:35

Ratusan Warga Terkena Dampak Banjir di Kampar, Begini Kondisi Mereka
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:29

Dewan Minta Pemprov Riau Serius Tangani Korban Banjir
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:24

Siang Ini, BEM Unri Akan Gelar Aksi Tolak Kenaikan BPJS
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:22

Pidato Akhir Tahun, SBY Ungkap 2 Keburukan dalam Pemilu 2019
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:20

Wacana Hapus UN Sudah Ada Di Era Anies
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:14

Sambut RUU Perlindungan Tokoh Agama, MUI: Kadang-Kadang Orang Suka Salah Paham
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:12

SBY: Infrastruktur Lebih Besar Dari Anggaran Sosial, Ini Tidak Adil
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:10

Babe Haikal: Kasus Gus Muwafiq Membesar Karena Santrinya Sibuk Cari Dalil Pembenaran
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:08

40 Rumah dan 80 KK Terdampak Banjir di Pelalawan
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:49

Pembangunan Pasar Induk Molor, PT Agung Rafa Bonai Minta Tambah Waktu Lagi
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:45

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com