Home
Instansi Terkait Diminta Siaga Situasi Banjir | Selain Beri Beasiswa, Pemprov Riau Juga Bikin Aplikasi Permudah Pelayanan Terhadap Guru | FPI Kritik Ormas Islam yang Dirayu China: Semoga Bertobat | MTsN 3 Pasaman Barat Hadirkan Kak Wulan di Workshop Menulis Cerita Anak | Batang Kuantan Meluap, Beberapa Wilayah di Batang Peranap Banjir | Turnamen Bola Voli Semi Open
Sabtu, 14 Desember 2019
/ Nasional / 13:24:04 / Menag Sebut Perombakan Buku Khilafah Warisan Pendahulu /
Menag Sebut Perombakan Buku Khilafah Warisan Pendahulu
Selasa, 12 November 2019 - 13:24:04 WIB

JAKARTA - Menteri Agama (Menag) Fachrul Razi mengatakan kebijakan perombakan materi buku pelajaran agama Islam yang mengandung konten bermasalah, termasuk khilafah sudah dilakukan sejak periode Menag terdahulu. Namun dia tak menyebut siapa Menag sebelumnya yang ia maksud.

Fachrul menjabat sebagai menteri menggantikan Lukman Hakim Saifuddin. Lukman menjabat dari tahun 2014-2019. Sebelum Lukman, Menteri Agama dijabat oleh Suryadharma Ali.

Menurut Fachrul, ada kelompok kerja khusus yang ditugaskan Kemenag mengkaji konten-konten yang dianggap bermasalah. Tim itu dibentuk sebelum ia ditunjuk Presiden Joko Widodo menjadi Menag.

"(Saya) belum secara teknis, tapi kelompok kerja sudah disusun dan sudah mulai bekerja sebelum saya masuk," kata Fachrul saat ditemui usai menghadiri Indonesia Sharia Economic Festival di JCC Senayan, Jakarta, Selasa (12/11).

Fachrul enggan berbicara lebih detail terkait kebijakan itu. Dia hendak mempersilakan kelompok kerja untuk mengevaluasi konten-konten bermasalah dalam 155 buku pelajaran agama Islam.

Mantan Wakil Panglima TNI itu berujar kelompok kerja punya kewenangan menentukan konten yang dihapus. Ia membuka peluang untuk menambah konten nasionalisme dan menghapus konten khilafah.

"Ya kalau itu (menambah konten nasionalisme) pastilah, tapi kita lihat lagi di kurikulumnya sudah cukup belum? Kalau sudah cukup ndak usah, yang lain ditambah, yang tidak diperlukan dihilangkan," ucap Fachrul.

Sebelumnya, Direktur Jenderal Pendidikan Islam (Dirjen Pendis) Kemenag Kamaruddin Amin menyampaikan pihaknya sedang melakukan perombakan terhadap 155 judul buku pelajaran agama konten-konten yang dinilai bermasalah, salah satunya konten terkait khilafah.

Perombakan dilakukan untuk seluruh buku pelajaran agama mulai mulai dari kelas 1 tingkat sekolah dasar hingga kelas 12 tingkat sekolah menengah atas.

"Khilafah itu kan bisa disalahpahami oleh anak-anak kita, oleh guru-guru kita juga bisa salah paham kalau tidak dijelaskan secara baik. Khilafah itu kan pernah ada dalam sejarah Islam sampai runtuhnya Turki Usmani kan, pada tahun 1923 ya," ujar Amin saat ditemui di Kantor Kemenkominfo, Jakarta, Senin (11/11).

Amin menuturkan perombakan akan selesai pada Desember 2019 dan akan diresmikan Menag Fachrul Razi. Buku-buku itu akan mulai efektif digunakan pada tahun 2020. (CNN Indonesia)

   
 
Luruskan Soal Sertifikasi Majelis Taklim, Begini Kata Menag Fachrul Razi
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:42

Bukaan Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Bakal Ditambah Jadi 120 cm
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:31

37.265 Warga Pekanbaru Belum Rekam e-KTP
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:28

Ditemukan Jejak Harimau, BBKSDA Turunkan Tim
Kamis, 12 Desember 2019 - 14:25

BPBD Riau Siapkan Alat Evakuasi Banjir di Titik-titik Rawan
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:32

Rancang Kalender Kegiatan 2020, PBSI Riau Gelar Mukerprov
Kamis, 12 Desember 2019 - 13:22

Pembangunan Masjid Cheng Ho Rohil Dalam Tahap Pematangan Lahan
Kamis, 12 Desember 2019 - 12:05

Stop Retorika Pemberantasan Mafia Migas: Adili Ahok!
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:57

Beralaskan Tikar Di ruangan Terbuka, Warga Tetap Antusias Hadiri Reses Ferryandi
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:44

Pajak Sarang Burung Walet Meranti Tertinggi se-Riau
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:42

Hujan akan Mengguyur Riau Hari Ini
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:41

Reses I Tahun 2019, DR Ferryandi Disambut Antusias Warga Desa
Kamis, 12 Desember 2019 - 11:35

1200 Jam, Waktu Ideal Belajar Bahasa Inggris Sampai Fasih
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:43

360 Miliar Penambahan Modal BRK Tahun 2020 Ditunda
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:35

Ratusan Warga Terkena Dampak Banjir di Kampar, Begini Kondisi Mereka
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:29

Dewan Minta Pemprov Riau Serius Tangani Korban Banjir
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:24

Siang Ini, BEM Unri Akan Gelar Aksi Tolak Kenaikan BPJS
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:22

Pidato Akhir Tahun, SBY Ungkap 2 Keburukan dalam Pemilu 2019
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:20

Wacana Hapus UN Sudah Ada Di Era Anies
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:14

Sambut RUU Perlindungan Tokoh Agama, MUI: Kadang-Kadang Orang Suka Salah Paham
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:12

SBY: Infrastruktur Lebih Besar Dari Anggaran Sosial, Ini Tidak Adil
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:10

Babe Haikal: Kasus Gus Muwafiq Membesar Karena Santrinya Sibuk Cari Dalil Pembenaran
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:08

40 Rumah dan 80 KK Terdampak Banjir di Pelalawan
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:49

Pembangunan Pasar Induk Molor, PT Agung Rafa Bonai Minta Tambah Waktu Lagi
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:45

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com