Home
Metode Pembelajaran Tahun Ajaran Baru Tetap Sistem Daring | Update Covid-19: Tidak Ada Penambahan Kasus Positif di Riau | Perguruan Tinggi Bisa Mati karena Covid-19, Ini Penyebabnya | Bupati Pelalawan Serahkan BLT Tahap II Di Tiga Desa Kecamatan Kuala Kampar | Bupati Alfedri : Alhamdulillah, Masyarakat Tak Lagi Kesulitan Air Bersih | WN Malaysia Positif Covid-19 di Pulau Rupat, Bagaimana Cara Pasien Masuk Riau?
Jum'at, 03 Juli 2020
/ Nasional / 08:32:49 / Din Syamsuddin: Agama Harus Jadi Pemecah Masalah Bangsa /
Din Syamsuddin: Agama Harus Jadi Pemecah Masalah Bangsa
Senin, 18 November 2019 - 08:32:49 WIB

JAKARTA - Ketua Dewan Pertimbangan Majelis Ulama Indonesia (MUI) Din Syamsuddin menegaskan agama harus menjadi pemecah masalah kebangsaan dan bukan menjadi bagian dari masalah. "Apalagi menjadi problem maker atau pencipta masalah, jangan sampai," kata dia melalui keterangan tertulis yang diterima di Jakarta, Ahad (18/11).

Hal tersebut disampaikan oleh Din Syamsuddin dalam pidatonya saat menghadiri "The 2nd Baku Summit of World Religious Leaders" atau Pertemuan Puncak Para Tokoh Agama Dunia Baku Kedua di Baku, Azerbaijan pada 14-16 November 2019.

Ia menjelaskan setiap agama harus mampu menampilkan paradigma etik bagi pembangunan nasional agar pembangunan tidak salah arah dan hilang mutiara moral. Sebab jika hal itu terjadi maka peradaban akan berubah menjadi kebiadaban.

Hal ini sejalan dengan para elite politik yang seharusnya tidak alergi dan sinis terhadap agama. Sebab, sebuah negara dan bangsa beserta ideologinya masing-masing akan semakin kuat dengan etika dan moralitas keagamaan.

"Setiap tokoh-tokoh agama di dunia hendaklah mengawal negara dan bangsa di mana mereka berada," kata Guru Besar Politik Islam Global Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik, UIN Jakarta ini.

Selain itu, Din Syamsuddin dalam presentasi lainnya juga menjelaskan terkait bahayanya radikalisme dan ekstrimisme, apalagi dalam bentuk kekerasan dan bersifat anti kemanusiaan. Namun, ia mengingatkan bahwa radikalisme dan ekstrimisme itu tidak hanya bersifat keagamaan, namun juga bersifat nonkeagamaan, misalnya radikalisme sekuler.

Bahkan ada pula yang lebih berbahaya, yakni jika bercampur dengan kebebasan sehingga menjadi radikalisme sekuler-liberal. Hal ini berbahaya sebab sering merasuk ke dalam sistem kehidupan nasional, termasuk politik dan ekonomi.

"Radikalisme sekuler-liberal yang merasuki sistem politik dan ekonomi negara akan membuat negara itu rusak, bahkan runtuh," ujar mantan Ketua Umum PP Muhammadiyah ini.

Hal inilah, ujarnya, yang saat ini banyak menjadi fenomena di beberapa negara sehingga mengancam ideologi negara yang ada.

Celakanya, kata dia, banyak elit politik tidak menyadari bahkan terbawa arus pengembangan isu ancaman radikalisme agama, sementara mereka tengah mengancam eksistensi negara mereka sendiri.

Secara umum, dalam "The 2nd Baku Summit of World Religious Leaders" atau Pertemuan Puncak Para Tokoh Agama Dunia Baku Kedua ini hadir sekitar 200 tokoh berbagai agama dunia dan dibuka oleh Presiden Azerbaijan Ilham Aliyef.

Dari Indonesia, selain Din Syamsuddin juga hadir Anggia Ermarini, Ketua Umum Pengurus Pusat Fatayat Nahdlatul Ulama serta anggota DPR RI.

Pada pertemuan itu dibahas sejumlah isu yang menjadi tantangan penciptaan perdamaian dunia di antaranya multikulturalisme, ekstrimisme, islamofobia, kristenofobia, anti semitisme dan ujaran kebencian. Isu-isu tersebut merupakan fenomena dunia dan menjadi kendala besar perdamaian. [republika]

   
 
Kasus Positif Covid-19 Muncul Lagi, Walikota Ingatkan Pekanbaru Belum Aman dari Corona
Sabtu, 20 Juni 2020 - 13:55

Dewan Minta Kadis PUPR Ajak Gubri Keliling Riau Pantau Jalan Rusak
Sabtu, 20 Juni 2020 - 13:53

Bersempena Hari Bhayangkara ke-74 1 Juli 2020, Kapolres Siak Gelar Silaturahmi Bersama Insan Pers
Sabtu, 20 Juni 2020 - 13:41

Meski Corona, Pertumbuhan Angka Kredit di Riau Masih Baik
Kamis, 18 Juni 2020 - 20:12

Sekolah di Zona Hijau Riau Harus Penuhi Syarat Sebelum Buka
Kamis, 18 Juni 2020 - 20:09

DPRD Riau Ujicoba Tol, Jarak Tempuh Pekanbaru-Dumai Hanya 1 Jam 40 Menit
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:58

Pemkab Kampar Siap Rapid Test 18.000 Jiwa Warganya
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:48

Akui Karyawan Bank BUMN Positif Covid-19, OJK Riau Enggan Ungkap Nama Lembaga
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:40

3 Pasangan Bakal Cakada Kuansing Mencuat, Mulai Petahana, Wabup, Hingga Ketua DPRD
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:37

Penambahan Empat Kasus Positif Covid-19 di Pekanbaru, Tiga Merupakan Karyawan BUMN
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:30

Kuota RLH Pemprov Riau Tinggal 855 Unit
Kamis, 18 Juni 2020 - 19:24

Launching Siak Menuju New Normal, Bupati Alfedri Himbau Tetap Perhatikan Protokol Kesehatan
Rabu, 17 Juni 2020 - 17:31

Inikah Figur-figur yang Dipersiapkan PKS untuk Pilwako Pekanbaru?
Rabu, 17 Juni 2020 - 17:25

Irfani Nasheed, Grup Asal Riau Rilis Lagu Religi Romantis
Rabu, 17 Juni 2020 - 17:19

AMSI Perkuat Ekosistem Jurnalisme Digital yang Berkualitas
Rabu, 17 Juni 2020 - 17:13

Incar Kursi Bupati, Sejumlah Anggota Dewan Siap Mundur dari DPRD Riau
Rabu, 17 Juni 2020 - 16:02

Jubir Covid-19 Riau Minta Posko di Perbatasan Provinsi Diperketat
Rabu, 17 Juni 2020 - 15:50

Ini Syarat PPDB Jalur Zonasi, Afirmasi, Hafiz Quran, Prestasi dan Perpindahan
Rabu, 17 Juni 2020 - 15:46

Masuk Bandara SSK II Penumpang Internasional Wajib Tunjukkan RT-PCR
Rabu, 17 Juni 2020 - 15:40

Konfirmasi Isu Jadi THL Harus Bayar Puluhan Juta, DPRD Panggil Dishub Pekanbaru
Selasa, 16 Juni 2020 - 20:48

Harga TBS Kelapa Sawit Riau Terus Alami Kenaikan, Kini Capai Rp1.543,14 Perkilogram
Selasa, 16 Juni 2020 - 20:44

Bung Azmi SE Yang juga Ketua DPRD Siak Nahkodai Perbakin Kab Siak
Selasa, 16 Juni 2020 - 20:29

Ketua DPRD: Harapkan Helat Pilkada Berjalan Lancar, Aman Dan Damai
Selasa, 16 Juni 2020 - 20:27

Tujuh Warga Tasikmalaya Ditangkap karena Pembalakan Liar di Riau
Selasa, 16 Juni 2020 - 10:22

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com