Home
Baru Meluncur, Pesaing Innova dan Avanza Kena Recall | Tiga Nama Mencuat Jadi Calon Ketua Pemuda Muhammadiyah Riau | Raja Salman Kecam Militer Saudi yang Tembaki Pangkalan AS | Kadin Riau Tawarkan Investasi Pengolahan Nanas ke Investor | Kemenag Siapkan E-Budgeting dan E-Planning untuk Madrasah | Lingkar Perut Sama dengan Pinggang, Ini Bahaya yang Akan Mengintai
Sabtu, 07 Desember 2019
/ Peristiwa / 10:57:57 / Jejak Sukmawati: Puisi Azan Hingga Bandingkan Nabi Muhammad /
Jejak Sukmawati: Puisi Azan Hingga Bandingkan Nabi Muhammad
Senin, 18 November 2019 - 10:57:57 WIB

JAKARTA - Politikus Sukmawati Soekarnoputri tercatat memiliki rangkaian kasus kontroversial yang terkait dengan Islam. Tudingan penodaan agama pun sempat tersemat padanya.

Diketahui, Sukmawati kini tengah dalam proses hukum di Polda Metro Jaya setelah dilaporkan dalam kasus penodaan agama terkait pernyataannya yang membandingkan Nabi Muhammad SAW dengan Presiden pertama RI Sukarno.

Dalam potongan video viral yang beredar, Sukmawati berkata, "Mana lebih bagus Pancasila atau Alquran? Sekarang saya mau tanya nih semua. Yang berjuang di Abad 20, itu nabi yang mulia Muhammad apa Ir. Sukarno untuk kemerdekaan?".

Ketua Umum PNI Marhaenisme ini menyebut video yang tersebar di media sosial telah diedit, bukan sepenuhnya seperti yang dia sampaikan.

"Saya tidak membandingkan, dan tidak ada kata 'jasa'," ucap Sukmawati, kepada CNNIndonesia.com lewat sambungan telepon pada Sabtu (16/11).

Sukmawati menjelaskan video itu merekam momen ketika ia sedang berbicara di forum anak muda yang mengusung tema 'Bangkitkan Nasionalisme Bersama Kita Tangkal Radikalisme dan Berantas Terorisme'.

Sebelum kasus ini, Sukmawati pernah dilaporkan dalam sejumlah kasus. Yakni, pusi berjudul 'Ibu Indonesia' yang dibacakan dalam acara '29 Tahun Anne Avantie Berkarya' di Indonesia Fashion Week 2018.

Dalam salah satu penggalan bait puisinya itu, Sukmawati menyinggung kidung dan azan.

"Aku tak tahu syariat Islam. Yang kutahu suara kidung Ibu Indonesia, sangatlah elok. Lebih merdu dari alunan azan mu," demikian bait puisi Sukmawati itu.

Ia pun dianggap telah menodai agama Islam. Setidaknya, terdapat 14 laporan polisi terkait kasus ini. Persaudaraan Alumni 212 kemudian menggelar Aksi Bela Islam 64 dan mendesak polisi menjerat putri proklamator tersebut.

"Siapapun, bukan cuma Ahok, bukan cuma Sukmawati, ketika melakukan penodaan terhadap agama, itu kita akan laporkan," kata Pengurus Persaudaraan Alumni (PA) 212 Dedi Suhardadi, di Jakarta, Rabu (4/4/2018).

Sukmawati ketika itu sudah meminta maaf kepada umat Islam. "Dengan ini saya mohon maaf lahir dan batin kepada umat Islam di Indonesia, khususnya bagi yang merasa tersinggung terhadap puisi," kata dia sambil menangis, saat jumpa pers di bilangan Cikini, Jakarta, Rabu 4 April 2018.

Ia juga menyambangi kantor Majelis Ulama Indonesia (MUI). Ketika itu, Ketua MUI Ma'ruf Amin meminta umat Islam memaafkan Sukmawati atas pembacaan puisinya itu.

Ma'ruf mengatakan puisi itu sejatinya hanya pikiran seorang seniman atau budayawan yang bebas mengekspresikan pikiran tanpa memikirkan akibatnya ketika didengarkan pihak lain.

"Beliau sesungguhnya tidak ada niatan menghina Islam. Oleh karena itu beliau minta maaf dan hari ini menemui kami menyampaikan maafnya untuk disampaikan ke khalayak, khususnya umat Islam," ujar Ma'ruf saat itu.

Selang sebulan dari laporan itu, Bareskrim Polri menghentikan penyelidikan kasus dugaan penistaan agama lewat puisi tersebut. Surat Perintah Pemberhentian Penyelidikan itu sempat digugat lewat permohonan praperadilan oleh Azam Khan, salah satu pelapor Sukmawati. Namun majelis hakim Pengadilan Negeri Jakarta Selatan menolaknya.

Adik Ketua Umum PDIP Megawati Soekarnoputri itu juga tercatat pernah melaporkan pentolan FPI Rizieq Shihab karena dinilai telah menistakan Pancasila. Kasus tersebut ditangani Polda Jawa Barat. Polisi sempat menetapkan Rizieq sebagai tersangka. Namun, kini kasus itu juga telah dihentikan.

Penghentian dua kasus di atas pun dinilai sebagai barter kasus antara dua kubu. Namun, polisi sudah membantahnya.

Anwar Abbas, Sekretaris Jenderal MUI, menilai rangkaian pernyataan kontroversial Sukmawati di atas itu memang mengandung unsur pelecehan terhadap agama.

"Dari pernyataannya melecehkan, iya," ucap Anwar, yang bicara atas nama pribadi. "Tapi kalau soal [pandangan] anti-Islam, itu harus ditanya ke yang bersangkutan," imbuhnya.

(CNNINDONESIA)

   
 
Viral Bahaya Injak Kecoa Bikin Cacing Masuk ke Kulit, Ini Faktanya
Jumat, 06 Desember 2019 - 14:47

Penyebab dan Bahayanya Serangan Tawon Endhas yang Teror Warga
Jumat, 06 Desember 2019 - 09:10

Bercerai, UAS: Allah Berkuasa Atas Semua Takdir Manusia
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:57

Sejumlah Tokoh Minta PMA Majelis Taklim Dicabut
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:46

Perbaikan Fasilitas Stadion Utama Riau Butuh Anggaran Fantastis
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:38

Pilkades Serentak 2019 di Kelayang dan Rakitkulim Berjalan Lancar dan Aman
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:34

DPRD Pekanbaru Siap Bersinergi dengan Pemprov Riau Membenahi Stadion Utama
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:31

KPK: Hati-hati Dengan Investasi Perusahaan China
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:29

Karmin Kalahkan 3 Rivalnya Dalam Pilkades Serentak Desa Perkebunan Sungai Parit
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:08

Pertamina Sebut Gas 3Kg Langka Akibat Penyaluran Tak Tepat Sasaran
Jumat, 06 Desember 2019 - 08:06

Kabur Setelah Sodomi 7 Muridnya, Guru Honor di Peranap Ditangkap di Kepri
Jumat, 06 Desember 2019 - 07:58

Gerhana Matahari Cincin Paling Ideal Disaksikan di Desa Bunsur, Siak
Kamis, 05 Desember 2019 - 21:05

DPRD Riau Bantah Dana Hibah Tak Dianggarkan karena Salah Banggar
Kamis, 05 Desember 2019 - 21:01

Ichsanuddin Noorsy: Sri Mulyani Sedang Ajak Rakyat Menikmati Ketersesatan
Kamis, 05 Desember 2019 - 20:19

Sepanjang Tahun 2019, 540 Kendaraan Menunggak Pajak
Kamis, 05 Desember 2019 - 20:13

Harga CPO Sentuh Level Overbought
Kamis, 05 Desember 2019 - 20:10

Soal Habib Rizieq Shihab, Jokowi Diminta Tiru Megawati
Kamis, 05 Desember 2019 - 20:05

Dana Hibah Rumah Ibadah di APBD Riau 2020 Dicoret?
Kamis, 05 Desember 2019 - 14:21

Dinilai Diskriminasi Muslim, Klub Bola Inggris Minta Maaf
Kamis, 05 Desember 2019 - 14:13

KPK Sita Dokumen Usai Geledah Ruang Kadis di Dumai
Kamis, 05 Desember 2019 - 14:08

Di Mata Penguasa Lalim, Setiap Kritik Pasti Dianggap Hinaan
Kamis, 05 Desember 2019 - 13:48

Daripada Nuduh Guru PAUD Ajarkan Radikalisme, Mending Sejahterakan Mereka
Kamis, 05 Desember 2019 - 13:46

Pernikahan Jadi Beban Finansial Bagi Sejumlah Pria Muslim
Kamis, 05 Desember 2019 - 12:36

Ditertibkan Berkali-kali, Parkir Liar di Luar Mal SKA Tetap Menjamur
Kamis, 05 Desember 2019 - 12:13

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com