Home
Luruskan Soal Sertifikasi Majelis Taklim, Begini Kata Menag Fachrul Razi | Bukaan Pintu Waduk PLTA Koto Panjang Bakal Ditambah Jadi 120 cm | 37.265 Warga Pekanbaru Belum Rekam e-KTP | Ditemukan Jejak Harimau, BBKSDA Turunkan Tim | BPBD Riau Siapkan Alat Evakuasi Banjir di Titik-titik Rawan | Rancang Kalender Kegiatan 2020, PBSI Riau Gelar Mukerprov
Kamis, 12 Desember 2019
/ Politik / 09:53:36 / Agun Gunandjar: Golkar Bisa Pecah Pasca Munas /
Agun Gunandjar: Golkar Bisa Pecah Pasca Munas
Sabtu, 30 November 2019 - 09:53:36 WIB

JAKARTA - Partai Golkar diprediksi akan pecah pasca Musyawarah Nasional (Munas). Menurut politikus senior Golkar Agun Gunandjar Sudarsa, Golkar bisa saja pecah jika pemilihan ketua umum (Ketum) di Munas menggunakan cara-cara kotor dan tidak demokratis.

"Kalau mekanismenya tidak demokratis, jangan salahkan, akan banyak kader Partai Golkar pada yang akhirnya eksodus. Saya yakin akan terjadi besar-besaran. Kalau dipaksakan dengan cara seperti itu," kata Agun, di sela diskusi yang diselenggarakan di Kantor PARA Syndicate, Jakata Selatan, Jumat (29/11/2019).

Agun menyoroti syarat pendaftaran bakal calon ketua umum (Caketum) Golkar yang mewajibkan 30 persen dukungan dari anggota partai. Dukungan itu sendiri harus diberikan sebelum Munas Golkar dimulai pada 3 Desember mendatang.

Bagi Agun, seharusnya pemberian dukungan dimulai ketika Munas dibuka, bukan sebelumnya. Bila dilakukan sebelumnya, pengurus daerah sebagai pemilik suara berpotensi diintimidasi. Maka itu dia merasa mekanisme yang baru terjadi di era kepemimpinan Airlangga itu bersifat otoriter.

"Dukungan 30 persen yang diserahkan di panitia Munas, saya wajib pertanyakan. Harusnya dukungan itu dilakukan tidak di luar gedung, tapi di forum Munas. Dengan cara apa? Dokumen itu masih kosong. Ada nama A, B, C, D, tinggal dia melingkari. Yang angkanya capai 30 persen itu yang resmi masuk dalam tahapan berikutnya," kata Agun.

Agun meminta kebijakan 30 persen untuk dihapus dan memberikan hak kepada pemilik suara untuk memilih dan dipilih secara adil. Menurutnya, intimidasi terhadap pengurus daerah sebagai pemilik suara bukanlah isapan jempol.

"Hari ini sudah terjadi. Berapa orang yang sudah di Plt, berapa orang yang sudah dicopot, anda bisa cek. Banyak di berbagai daerah itu terjadi. Hal itu terjadi seperti ini menurut hemat saya harus dilawan. Termasuk misalkan proses pencalonan," jelas dia.

Di samping itu, Agun juga mengharapkan menteri-menteri dari Golkar di Kabinet Joko Widodo (Jokowi)-Maruf Amin tidak mengintervensi Munas. Sebab, dia meyakini Presiden Jokowi melepaskan pemilihan ketua umum Golkar secara jujur dan adil.

"Kalau para menteri yang terlibat, terkait hal itu turun gunung ke bawah, justru harusnya mencegah kecurangan," tutupnya.


[RMOL.id]

   
 
SBY: Infrastruktur Lebih Besar Dari Anggaran Sosial, Ini Tidak Adil
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:10

Babe Haikal: Kasus Gus Muwafiq Membesar Karena Santrinya Sibuk Cari Dalil Pembenaran
Kamis, 12 Desember 2019 - 08:08

40 Rumah dan 80 KK Terdampak Banjir di Pelalawan
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:49

Pembangunan Pasar Induk Molor, PT Agung Rafa Bonai Minta Tambah Waktu Lagi
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:45

Gubri Tetapkan Januari 2020 Riau Siaga Darurat Karhutla
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:39

Duka Para Honorer, Sulit Jadi PNS Karena Hal Ini
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:31

Nadiem Makarim Rencanakan Hapus UN, Komisi X Jadwalkan Rapat Bersama
Rabu, 11 Desember 2019 - 16:26

EMP Bentu Ltd Pasok Gas Riau 82 Juta Kaki Kubik Perhari
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:47

Barang Bukti Narkoba Mantan Polisi Dimusnahkan di Polres Inhu
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:42

Kevine' Pengusaha Milenial Ajak Generasimuda Siap Hadapi Perdagangan Global 2020
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:38

Pemkab Siak Raih Penghargaan Kabupaten Peduli HAM,
Sekolah Bakal Digandeng Wariskan Nilai-nilai HAM Pada Generasi Masa Depan
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:23

Camat Rakitkulim Himbau Warganya Waspada Banjir
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:19

Ini 5 Negara Tujuan Ekspor Non migas Riau, Tiongkok Nomor Satu
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:14

Syukurlah, Harga TBS Kelapa Sawit di Riau Kembali Naik
Rabu, 11 Desember 2019 - 13:11

Tinggi Bukaan Pintu Pelimpah PLTA Koto Panjang Ditambah Jadi 100 Cm
Rabu, 11 Desember 2019 - 10:14

Kadis Kominfotik Bengkalis Tegaskan Kerjasama Publikasi Harus dengan Media Pers Bukan Medsos
Rabu, 11 Desember 2019 - 10:10

Jumlah Kopi yang Disarankan Diminum per Hari
Rabu, 11 Desember 2019 - 10:05

Perpindahan Materi Khilafah Dikritik
Rabu, 11 Desember 2019 - 10:01

Tiba Di Pengadilan Internasional, Aung San Suu Kyi Akan Disidang Terkait Genosida Muslim Rohingya
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:42

Curah Hujan Meningkat, Tiga Kabupaten di Riau Rawan Banjir
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:39

Penelitian: Setahun Jelang Pilkada, Tren Kebakaran Hutan dan Lahan Cenderung Naik
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:37

Mahfud MD Sebut Tak Ada Pelanggaran HAM Saat Kerusuhan Papua
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:32

West Java International Coffee Festival 2019
Lahirkan Kerjasama Kawasan Edukasi dan Agrowisata Kopi dengan Investor Korea
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:23

Tim Revitalisasi Budaya Kabupaten Serdang Bedagai Kunker Ke Siak
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:15

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com