Home
KPK Periksa Kadis dan Mantan Kadis LHK Riau terkait Suap Alih Fungsi Hutan | Riset: Orang Indonesia Lebih Religius Dibandingkan Negara Lain | WHO Sebut Dampak Pandemi Virus Corona Bakal Sampai Puluhan Tahun | Polres Inhu Akhirnya Berhasil Ringkus Pembunuh Gajah Di Kelayang | 16 Warga Riau Terkonfirmasi Positif COVID-19 Jalani Isolasi Mandiri, Begini Syaratnya | BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Riau
Selasa, 04 08 2020
/ Peristiwa / 20:10:17 / Heboh, Kemunculan Induk dan Anak Gajah Sumatera Liar di Mandau Riau /
Heboh, Kemunculan Induk dan Anak Gajah Sumatera Liar di Mandau Riau
Selasa, 03 Desember 2019 - 20:10:17 WIB

PEKANBARU - Warga di Provinsi Riau dibuat heboh karena kemunculan seekor induk gajah sumatera(elephas maximus sumatranus) bersama anaknya yang berjalan di tepi jalan di Kecamatan Mandau, Kabupaten Bengkalis, Selasa.

"Dua gajah itu berjalan dengan santai di tepi jalan. Sepertinya itu induk dan anaknya," kata saksi mata, seorang warga bernama Agung (50) ketika dihubungi dari Pekanbaru.

Gajah sumatera yang merupakan satwa langka dan dilindungi itu terlihat berada di belukar sebelum akhirnya naik ke jalan aspal. Warga setempat juga sempat mengabadikan kejadian langka itu dengan gawai mereka.

Video gajah tersebut kini menyebar di media sosial. Unggahan video dua satwa berukuran bongsor itu mengundang banyak komentar di media sosial Facebook.

Seorang warga bernama Hermanto Pratap melalui akunFacebook pribadinya mengunggah dua video gajah tersebut, dan mengatakan kejadian itu tidak jauh dari Markas Polsek Mandau.

"Pagi-pagi Polsek Mandau didatangi tamu (gajah). Sepertinya mau melapor suaminya yang nggak pulang-pulang, tinggal ibu dan anaknya. Mari kita lestarikan gajah," tulis Hermanto.

Kepala Balai Besar Konservasi Sumber Daya Alam (BBKSDA) Riau, Suharyono, membenarkan kejadian dua ekor gajah yang berkeliaran di tepi jalan di daerah Mandau tersebut. Ia mengatakan gajah liar itu diidentifikasi adalah induk gajah yang diberi nama Seruni.

Lokasi kejadian masih berada di kawasan konservasi (green belt) PT Chevron Pacific Indonesia, yang menjadi wilayah jelajah gajah sumatera liar di Hutan Talang. Gajah Seruni dan anaknya, sebelumnya bertiga namun induk jantannya yang diberi nama Dita sudah mati beberapa waktu lalu.

"Seruni ini satu keluarga dengan gajah Dita yang belum lama ini ditemukan mati akibat luka bekas jeratan di kakinya," kata Haryono.

Ia mengatakan kejadian itu sangat wajar karena terjadi di daerah jelajah gajah, yang juga menjadi habitatnya. Dua ekor gajah tersebut juga terlihat tidak mengganggu masyarakat.

"Kawasan itu kini menjadi tempat Seruni untuk mencari makan," katanya.

Induk gajah jantan yang diberi nama Dita mati, dan bangkainya baru ditemukan pada 7 Oktober 2019. Sebelumnya, Dita dan Seruni selalu berkeliaran bersama seekor anaknya.

Menurut dia, Seruni kini lebih sensitif setelah ditinggal mati oleh pejantannya. Hal tersebut adalah sifat alami induk betina untuk melindungi anaknya ketika ada orang tak dikenal mendekati mereka.

"Sejak Dita sudah tidak ada, Seruni 'momong' sendiri sehingga dia lebih waspada kalau ada orang yang mendekati anaknya," kata Haryono. (ANTARA)


   
 
Seorang Tetangga Cekcok Sampai Tega Guyur Nenek, Bikin Geram Netizen
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:10

Ahli Nutrisi: Daging Kambing Picu Darah Tinggi Hanya Mitos
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:00

Keluar Rumah tanpa Masker di Pekanbaru, Siap-siap Kena Denda Rp250 Ribu
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:55

Ada Warga Diduga Terpapar COVID-19, Salat Id di Tampan Pekanbaru Dibatalkan Mendadak
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:51

Gubri Syamsuar: HUT Provinsi Riau Ke-63 Digelar Sederhana
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:45

Resmi, Piala AFF 2020 Diundur Hingga 2021
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:40

Begini Cara Mahasiswa Arsitektur Unilak Tetap Kreatif di Masa Pandemi
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:32

Ini Keuntungan Terbesar Valentino Rossi Jika Gabung Petronas Yamaha
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:27

Idul Adha Ditengah Pandemi, Pemkab - Kemenag Keluarkan Tuntunan Pelaksanaan Untuk Masyarakat
Rabu, 29 Juli 2020 - 21:14

Ketua Komisi II DPRD Siak Himbau Masyarakat Tetap Patuhi Anjuran Protokol Kesehatan
Rabu, 29 Juli 2020 - 21:08

Harga TBS Sawit Riau Naik Lagi
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:57

19 Pasien COVID-19 di Siak Sembuh, 35 Masih Dirawat
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:51

Salah Satu Pejabat Positif Covid-19 ,DPRD Riau Minta Kantor Pusat Bank Riau Kepri Ditutup Hingga Ste
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:44

Kejari Pelalawan Terima UP Rp 500 Juta dari Terpidana Korupsi Lahan Perkantoran Bhakti Praja
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:42

BUMD Riau Alami Kerugian Miliaran Rupiah
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:35

LAMR Usulkan Nama Tol dan Ruasnya di Riau
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:23

Sekelompok Pemukim Israel Berusaha Bakar Masjid di Ramallah
Selasa, 28 Juli 2020 - 06:52

Pj Sekda Siak Jamaludin, Ikuti Sosialisasi Perpres No.64 Th.2020 Dan Regulasi Kebijakan Turunan
Selasa, 28 Juli 2020 - 06:45

Hand Sanitizer Ternyata Cuma Beri Perlindungan 2 Menit dari Virus
Selasa, 28 Juli 2020 - 06:33

Cari Info Bunga KPR Murah Kini Bisa Lewat Google
Selasa, 28 Juli 2020 - 06:29

Pasien Positif Covid-19 di Siak Meninggal
Selasa, 28 Juli 2020 - 06:09

Sholat Idul Adha, Suhu Badan Jemaah Mesjid An-Nur Wajib Diperiksa
Selasa, 28 Juli 2020 - 06:04

Batin Adat Desa Talang Perigi: Tak Benar Kami Akan Unjuk Rasa Ke Kantor Bupati Inhu
Selasa, 28 Juli 2020 - 05:58

Pelajar Di Kelayang Ditemukan Tewas Gantung Diri Dirumahnya
Selasa, 28 Juli 2020 - 05:54

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com