Home
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Pesisir Selatan Sumbar | Honda Tunjuk Pembalap Pengganti, Marc Marquez Resmi Absen Balapan MotoGP Republik Ceska | Sejumlah Proyek PUPR Pekanbaru Jadi Temuan BPK | Aparat Gabungan Laksanakan Pengawasan di Lokasi Rumah Pasien COVID-19 di Siak | Dalam Situasi Covid-19 Bupati Siak Bersama Petani Melakukan Panen Raya | Pondok Pesantren Kembali Di Buka, Ini Pesan Alfedri Tentang Penyebaran Covid-19
Rabu, 05 08 2020
/ Lifestyle / 14:47:35 / Viral Bahaya Injak Kecoa Bikin Cacing Masuk ke Kulit, Ini Faktanya /
Viral Bahaya Injak Kecoa Bikin Cacing Masuk ke Kulit, Ini Faktanya
Jumat, 06 Desember 2019 - 14:47:35 WIB

PEKANBARU - Di media sosial ramai dibagikan informasi mengenai bahaya menginjak kecoa tanpa alas kaki. Disebutkan dalam tubuh kecoa bisa ada cacing halus yang menembus pori-pori, masuk ke dalam kulit menimbulkan masalah kesehatan.

Berikut isi pesan yang diunggah di Facebook pada 19 November 2019 lalu dan hingga kini telah dibagikan ulang lebih dari 114 ribu kali:

Bila anda melihat KECOA di kediaman atau dimana-mana, elakkan dari memukulnya sampai mati dengan tangan kosong kerana isi perut KECOA sangat bahaya.

Ini kerana, di dalam perut KECOA terdapat cacing halus/lembut yang akan hidup walaupun diluar tubuh KECOA. Bila cacing ini sudah berada di luar dari tubuh KECOA (perut), ia akan bergerak untuk mencari tempat baru. jadi AWAS ya.

Bentuk fizikal cacing ini sangat pendek, halus dan lembut dan hanya akan dapat dilihat pada mata kasar normal manusia bila jarak pandang sekitar 10-20cm sahaja.

Cara MELIHAT kewujudan fizikal cacing ni, letak isi perut KECOA di atas kertas hitam atau cermin. Kita akan melihat cacing KECOA akan bergerak-gerak.

Sangat berbahaya apabila cacing ini menyentuh kulit tubuh kita (terutama kaki) kerana cacing ini mampu untuk masuk melalui lubang pori-pori kulit atau bila ada luka terbuka pada kulit luar, seperti yang dilansir dari detik.

Informasi ini sebetulnya termasuk hoax lama yang kembali beredar. Pada tahun 2013 lalu dr Chabib Afwan yang menjabat sebagai Deputi Zoonosis Kementerian Koordinasi Kesejahteraan Rakyat RI menjelaskan belum pernah ditemukan cacing dari kecoa menginfeksi manusia.

"Saya belum pernah menemui ada literatur yang menyebutkan bahwa cacing bisa menginfeksi kecoa lalu menular ke manusia. Kabar tersebut perlu dilacak sumbernya. Kalau dari Kementerian Kesehatan baru bisa dipercaya," kata dr Chabib kala itu.

Dikutip dari Departemen Entemologi University of Kentucky, memang ada cacing parasit yang bisa menginfeksi kecoa dengan sebutan horsehair worm alias cacing rambut kuda (Nematomorpha). Namun jenis cacing ini diketahui tidak menyerang manusia.

Sementara itu investigasi detikcom dengan tool InVid menemukan gambar kaki yang turut disertakan dalam unggahan pernah disertakan juga dalam video presentasi parasitologi pengguna SlidePlayer dengan user akun Horace Ray. Di dalamnya dijelaskan bahwa itu adalah tanda penyakit cutaneous larva migrans (CLM).

Dikutip dari BMJ Best Practice, CLM biasanya disebabkan oleh cacing tambang (Ancylostoma) yang berbeda jenis dari cacing parasit rambut kuda di kecoa. Seseorang bisa berisiko terinfeksi cacing tambang bila jalan tanpa alas kaki di tanah yang tercemar kotoran hewan.*


   
 
Suhu Malam Lebih Dingin Saat Kemarau, Ini Penjelasan BMKG
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:51

62.934 Warga Riau Telah Dirapid Test
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:40

Sempat Ditertibkan, Ruli di Air Hitam Kembali Menjamur
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:29

Video Pornonya Viral, Menteri Pendidikan Zambia Dipecat
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:25

Jelang HUT Riau, Gubri Instruksikan ASN dan THL Kenakan Pakaian Melayu
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:23

Maju Pilkada Meranti, M Adil Klaim akan Diusung Lebih dari 3 Parpol
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:20

Pemprov Riau Alokasi Anggaran Rp25 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:17

Seorang Tetangga Cekcok Sampai Tega Guyur Nenek, Bikin Geram Netizen
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:10

Ahli Nutrisi: Daging Kambing Picu Darah Tinggi Hanya Mitos
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:00

Keluar Rumah tanpa Masker di Pekanbaru, Siap-siap Kena Denda Rp250 Ribu
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:55

Ada Warga Diduga Terpapar COVID-19, Salat Id di Tampan Pekanbaru Dibatalkan Mendadak
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:51

6 Orang Lagi Pasien Covid-19 di Siak Sembuh, Tinggal 24 yang Dirawat
Jumat, 31 Juli 2020 - 20:45

Resmi, Piala AFF 2020 Diundur Hingga 2021
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:40

Begini Cara Mahasiswa Arsitektur Unilak Tetap Kreatif di Masa Pandemi
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:32

Ini Keuntungan Terbesar Valentino Rossi Jika Gabung Petronas Yamaha
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:27

Idul Adha Ditengah Pandemi, Pemkab - Kemenag Keluarkan Tuntunan Pelaksanaan Untuk Masyarakat
Rabu, 29 Juli 2020 - 21:14

Ketua Komisi II DPRD Siak Himbau Masyarakat Tetap Patuhi Anjuran Protokol Kesehatan
Rabu, 29 Juli 2020 - 21:08

Harga TBS Sawit Riau Naik Lagi
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:57

19 Pasien COVID-19 di Siak Sembuh, 35 Masih Dirawat
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:51

Salah Satu Pejabat Positif Covid-19 ,DPRD Riau Minta Kantor Pusat Bank Riau Kepri Ditutup Hingga Ste
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:44

Kejari Pelalawan Terima UP Rp 500 Juta dari Terpidana Korupsi Lahan Perkantoran Bhakti Praja
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:42

BUMD Riau Alami Kerugian Miliaran Rupiah
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:35

LAMR Usulkan Nama Tol dan Ruasnya di Riau
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:23

Sekelompok Pemukim Israel Berusaha Bakar Masjid di Ramallah
Selasa, 28 Juli 2020 - 06:52

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com