Home
Al Huda Syiar Islam dari Tanah Rencong | Polsek Lirik Tangkap Pengedar Sabu | Pakar Ungkap Jenis Olahraga yang Tepat di Usia 40 Tahun | Cari Korban Kapal Tenggelam di Perairan Rupat, KN RB 218 Basarnas Pekanbaru Diterjunkan | Teguran Nabi Muhammad pada Orang yang Menghina Orang Tua | Imigrasi Akhirnya Akui Harun Masiku di Tanah Air
Kamis, 23 Januari 2020
/ Lifestyle / 14:47:35 / Viral Bahaya Injak Kecoa Bikin Cacing Masuk ke Kulit, Ini Faktanya /
Viral Bahaya Injak Kecoa Bikin Cacing Masuk ke Kulit, Ini Faktanya
Jumat, 06 Desember 2019 - 14:47:35 WIB

PEKANBARU - Di media sosial ramai dibagikan informasi mengenai bahaya menginjak kecoa tanpa alas kaki. Disebutkan dalam tubuh kecoa bisa ada cacing halus yang menembus pori-pori, masuk ke dalam kulit menimbulkan masalah kesehatan.

Berikut isi pesan yang diunggah di Facebook pada 19 November 2019 lalu dan hingga kini telah dibagikan ulang lebih dari 114 ribu kali:

Bila anda melihat KECOA di kediaman atau dimana-mana, elakkan dari memukulnya sampai mati dengan tangan kosong kerana isi perut KECOA sangat bahaya.

Ini kerana, di dalam perut KECOA terdapat cacing halus/lembut yang akan hidup walaupun diluar tubuh KECOA. Bila cacing ini sudah berada di luar dari tubuh KECOA (perut), ia akan bergerak untuk mencari tempat baru. jadi AWAS ya.

Bentuk fizikal cacing ini sangat pendek, halus dan lembut dan hanya akan dapat dilihat pada mata kasar normal manusia bila jarak pandang sekitar 10-20cm sahaja.

Cara MELIHAT kewujudan fizikal cacing ni, letak isi perut KECOA di atas kertas hitam atau cermin. Kita akan melihat cacing KECOA akan bergerak-gerak.

Sangat berbahaya apabila cacing ini menyentuh kulit tubuh kita (terutama kaki) kerana cacing ini mampu untuk masuk melalui lubang pori-pori kulit atau bila ada luka terbuka pada kulit luar, seperti yang dilansir dari detik.

Informasi ini sebetulnya termasuk hoax lama yang kembali beredar. Pada tahun 2013 lalu dr Chabib Afwan yang menjabat sebagai Deputi Zoonosis Kementerian Koordinasi Kesejahteraan Rakyat RI menjelaskan belum pernah ditemukan cacing dari kecoa menginfeksi manusia.

"Saya belum pernah menemui ada literatur yang menyebutkan bahwa cacing bisa menginfeksi kecoa lalu menular ke manusia. Kabar tersebut perlu dilacak sumbernya. Kalau dari Kementerian Kesehatan baru bisa dipercaya," kata dr Chabib kala itu.

Dikutip dari Departemen Entemologi University of Kentucky, memang ada cacing parasit yang bisa menginfeksi kecoa dengan sebutan horsehair worm alias cacing rambut kuda (Nematomorpha). Namun jenis cacing ini diketahui tidak menyerang manusia.

Sementara itu investigasi detikcom dengan tool InVid menemukan gambar kaki yang turut disertakan dalam unggahan pernah disertakan juga dalam video presentasi parasitologi pengguna SlidePlayer dengan user akun Horace Ray. Di dalamnya dijelaskan bahwa itu adalah tanda penyakit cutaneous larva migrans (CLM).

Dikutip dari BMJ Best Practice, CLM biasanya disebabkan oleh cacing tambang (Ancylostoma) yang berbeda jenis dari cacing parasit rambut kuda di kecoa. Seseorang bisa berisiko terinfeksi cacing tambang bila jalan tanpa alas kaki di tanah yang tercemar kotoran hewan.*

   
 
Bocoran Spesifikasi, Fitur dan Harga Suzuki XL7 di Indonesia
Rabu, 22 Januari 2020 - 15:04

Microsoft Sudahi Windows 7, Pengguna Move-on Dong!
Rabu, 22 Januari 2020 - 14:57

Tak Kunjung Selesai Dibangun, Jalan Lintas Kubu Rohil hanya Jadi Pemanis Janji Politik
Rabu, 22 Januari 2020 - 14:44

Sudah Dirobohkan Satpol PP Pekanbaru, Warung Diduga Tempat Mesum Kembali Beraktivitas
Rabu, 22 Januari 2020 - 14:37

Investor Bakal Kelola Stadion Utama Riau, DPRD: Kita Dukung Langkah Pemprov
Rabu, 22 Januari 2020 - 14:31

Jadwal Pemadaman Listrik di Riau Tanggal 22 Januari 2020
Rabu, 22 Januari 2020 - 14:28

Sekjen MUI: RUU Omnibus Law Jangan Melanggar Ajaran Agama
Rabu, 22 Januari 2020 - 11:19

Diskes Imbau Warga Riau Pahami Gejala Virus Korona yang Wabahi China
Rabu, 22 Januari 2020 - 10:56

Akui Ada Laporan Masyarakat, Bupati Kampar Sidak Kantor Diskdukcapil
Rabu, 22 Januari 2020 - 10:03

Jalan Putus, Kades Datangkan Excavator Buat Jembatan
Rabu, 22 Januari 2020 - 09:41

BOS Afirmasi Untuk Digitalisasi Sekolah?
Oknum Guru SDN di Kelayang Bebas Miliki Barang Bantuan BOS Afirmasi Berupa Ipad
Rabu, 22 Januari 2020 - 09:35

Melalui Pramuka, Babinsa Koramil 14/Kepenuhan Kodim 0313/Kpr Bina Generasi Muda
Rabu, 22 Januari 2020 - 09:30

Islami Center Rohul Tetap Terkelola Baik, Pengurus Terima Stuban dari Pemkab Anambas
Rabu, 22 Januari 2020 - 09:24

Bupati Sukiman Ajukan Tiga Ranperda Sekaligus ke DPRD Rohul
Rabu, 22 Januari 2020 - 09:11

Riau Diprediksi Kemarau 7 Bulan, DPRD Pekanbaru Ingatkan BPBD Siaga Sejak Awal
Rabu, 22 Januari 2020 - 08:48

Hujan Tak Bantu Padamkan Api Karhutla Australia
Rabu, 22 Januari 2020 - 08:40

Berang BPJS Kesehatan Tetap Naik, DPR: Kami Tidak Mau Lagi Dibohongi!
Rabu, 22 Januari 2020 - 08:28

Tol Bangkinang-Pekanbaru Sepanjang 38 Km Segera Dibangun
Rabu, 22 Januari 2020 - 08:26

Pengamat: Deklarasi Asman Abnur Bisa Jadi Untuk Menggoyang Loyalis Zulhas
Rabu, 22 Januari 2020 - 08:19

PKS: Sungguh Kemunduran Jika Sertifikasi Halal Dihapus Dalam UU Omnibus Law
Rabu, 22 Januari 2020 - 08:13

Harga Ayam Potong Murah Jelang Imlek Rp20.000 Per kg di Pekanbaru
Selasa, 21 Januari 2020 - 15:36

Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai Capai 90 Persen, Begini Target Selesainya
Selasa, 21 Januari 2020 - 15:29

Janda Lima Anak Tinggal di Kandang Sapi, Bupati Rohil Akan Bangun RLH
Selasa, 21 Januari 2020 - 15:03

SKANDAL JIWASRAYA
Andi Arief: Pak Prabowo, Jangan Dengar Anggota DPR Yang Pasang Badan Pada Lembaga Sekuritas
Selasa, 21 Januari 2020 - 14:43

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com