Home
Gempa Magnitudo 5,2 Guncang Pesisir Selatan Sumbar | Honda Tunjuk Pembalap Pengganti, Marc Marquez Resmi Absen Balapan MotoGP Republik Ceska | Sejumlah Proyek PUPR Pekanbaru Jadi Temuan BPK | Aparat Gabungan Laksanakan Pengawasan di Lokasi Rumah Pasien COVID-19 di Siak | Dalam Situasi Covid-19 Bupati Siak Bersama Petani Melakukan Panen Raya | Pondok Pesantren Kembali Di Buka, Ini Pesan Alfedri Tentang Penyebaran Covid-19
Rabu, 05 08 2020
/ Peristiwa / 15:07:37 / Akibat Kurang Gizi, 1.170 Balita di Meranti Alami Stunting /
Akibat Kurang Gizi, 1.170 Balita di Meranti Alami Stunting
Jumat, 06 Desember 2019 - 15:07:37 WIB

SELATPANJANG-  Hasil pendataan Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, jumlah anak bawah lima tahun (Balita) di daerah ini yang mengalami gizi buruk yang berkepanjangan dan akhirnya menyebabkan Stunting, berhasil dicatat sebanyak 1170 orang.

Hal itu diungkapkan Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti, drg. Ruswita, dalam laporannya saat acara Pertemuan Pencegahan dan Penurunan Stunting Lintas Sektor, Kamis (5 /12/2019).

"Dari hasil pendataan, saat ini sebanyak 1.170 Balita di Meranti menderita stunting atau 12 persen dari total Balita se- Kabupaten Kepulauan Meranti. Meski secara angka tergolong cukup besar, namun jumlahnya masih dibawah rata-rata Nasional yang mencapai 30,8 persen," ujar Ruswita.
 
Jumlah stunting terbesar di Kepulauan Meranti tersebar di 24 Desa dari 103 Desa dan Kelurahan, diantaranya Desa Pelantai, Desa Sungai Tohor Barat dan lainnya, namun untuk jumlah tertinggi berada di Desa Tanjung Darul Takzim, Kecamatan Tebing Tinggi Barat, dengan jumlah balita penderita mencapai 30 persen.

"Angka stunting di Kepulauan Meranti mencapai 12 persen masih jauh di bawah rata-rata Nasional yang mencapai 30,8 persen, artinya masih diposisi aman, meski begitu masalah ini perlu ditangani dengan serius agar dapat ditekan dan tidak terjadi penambahan," kata Ruswita lagi.

Kadiskes Kepulauan Meranti ini mengungkapkan, masalah Stunting  sudah mendapat perhatian serius dari Pemerintah Pusat untuk dituntaskan. Tak tanggung-tanggung, untuk penanganan masalah ini langsung dipimpin oleh Wakil Presiden RI.

Letak Kabupaten Kepulauan Meranti yang berada di kawasan perbatasan negara atau strategis Nasional, membuat daerah ini mendapat perhatian khusus dari Pemerintah Pusat dengan ditetapkannya sebagai salah satu lokasi prioritas penuntasan masalah stunting di Indonesia.

Untuk mendukung program pengentasan stunting di daerah ini, Pemerintah Pusat memberikan dukungan dana miliaran rupiah yang akan dikucurkan di tahun 2020 mendatang. Dana itu dititipkan di beberapa OPD terkait, salah satunya di Dinas Kesehatan Kabupaten Kepulauan Meranti.

"Untuk di Dinas Kesehatan pada tahun 2020 nanti, kita diberikan dana sebesar 1,5 Miliar rupiah, belum lagi di OPD terkait lainnya," ungkap Kadiskes Kepulauan Meranti, drg. Ruswita.

Upaya yang akan dilakukan Dinas Kesehatan Kepulauan Meranti untuk menuntaskan masalah stunting, jelasnya, yakni dengan pembentukan Tim yang akan berkoordinasi dengan OPD terkait, pihak Desa, Kecamatan dan Kader Posyandu, dalam melakukan pendataan dan penanganan cepat.

"Untuk Desa-Desa yang memiliki angka stunting diatas 20 persen akan kita lakukan intervensi, sehingga masalah stunting dapat segera dituntaskan," ujar Ruswita.

Sementara itu Sekda Kepulauan Meranti, Yulian Norwis, SE, MM, yang membuka acara pertemuan lintas sektor itu, dalam sambutannya mengatakan, keinginan Pemerintah Pusat untuk menuntaskan masalah stunting sejalan dengan komitmen Pemkab Kepulauan Meranti.

"Pemkab telah membentuk Satgas mulai dari tingkat RT hingga Kecamatan untuk mendata dan mengawasi stunting di wilayahnya masing-masing, untuk dilakukan penanganan cepat. Dengan keterlibatan semua pihak, kita targetkan tahun 2020 nanti Meranti bebas stunting," jelas Sekda.

Untuk lebih mengoptimalkan upaya itu, kata Yulian Norwis, dirinya telah pula mengeluarkan imbauan kepada para Ketua RT, RW, Perangkat Desa dan Kecamatan, untuk bersama-sama dengan Kader Posyandu melakukan pengawasan dan pendataan.

"Kita juga meminta kepada Kades untuk menggunakan sebagian Alokasi Dana Desa bagi penuntasan masalah stunting di wilayahnya. Jika penuntasan masalah ini dilakukan secara bersama-sama, saya yakin tahun 2020 mendatang Meranti akan terbebas dari masalah stunting," pungkas Sekda. [HRC]


   
 
Suhu Malam Lebih Dingin Saat Kemarau, Ini Penjelasan BMKG
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:51

62.934 Warga Riau Telah Dirapid Test
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:40

Sempat Ditertibkan, Ruli di Air Hitam Kembali Menjamur
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:29

Video Pornonya Viral, Menteri Pendidikan Zambia Dipecat
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:25

Jelang HUT Riau, Gubri Instruksikan ASN dan THL Kenakan Pakaian Melayu
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:23

Maju Pilkada Meranti, M Adil Klaim akan Diusung Lebih dari 3 Parpol
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:20

Pemprov Riau Alokasi Anggaran Rp25 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:17

Seorang Tetangga Cekcok Sampai Tega Guyur Nenek, Bikin Geram Netizen
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:10

Ahli Nutrisi: Daging Kambing Picu Darah Tinggi Hanya Mitos
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:00

Keluar Rumah tanpa Masker di Pekanbaru, Siap-siap Kena Denda Rp250 Ribu
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:55

Ada Warga Diduga Terpapar COVID-19, Salat Id di Tampan Pekanbaru Dibatalkan Mendadak
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:51

6 Orang Lagi Pasien Covid-19 di Siak Sembuh, Tinggal 24 yang Dirawat
Jumat, 31 Juli 2020 - 20:45

Resmi, Piala AFF 2020 Diundur Hingga 2021
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:40

Begini Cara Mahasiswa Arsitektur Unilak Tetap Kreatif di Masa Pandemi
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:32

Ini Keuntungan Terbesar Valentino Rossi Jika Gabung Petronas Yamaha
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:27

Idul Adha Ditengah Pandemi, Pemkab - Kemenag Keluarkan Tuntunan Pelaksanaan Untuk Masyarakat
Rabu, 29 Juli 2020 - 21:14

Ketua Komisi II DPRD Siak Himbau Masyarakat Tetap Patuhi Anjuran Protokol Kesehatan
Rabu, 29 Juli 2020 - 21:08

Harga TBS Sawit Riau Naik Lagi
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:57

19 Pasien COVID-19 di Siak Sembuh, 35 Masih Dirawat
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:51

Salah Satu Pejabat Positif Covid-19 ,DPRD Riau Minta Kantor Pusat Bank Riau Kepri Ditutup Hingga Ste
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:44

Kejari Pelalawan Terima UP Rp 500 Juta dari Terpidana Korupsi Lahan Perkantoran Bhakti Praja
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:42

BUMD Riau Alami Kerugian Miliaran Rupiah
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:35

LAMR Usulkan Nama Tol dan Ruasnya di Riau
Rabu, 29 Juli 2020 - 20:23

Sekelompok Pemukim Israel Berusaha Bakar Masjid di Ramallah
Selasa, 28 Juli 2020 - 06:52

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com