Home
Kemasan Makanan Cepat Saji Ditemukan Picu Berbagai Penyakit | Kawanan Gajah Liar Rusak Puluhan Hektare Kebun Sawit Warga Gondai, Pelalawan | Kasus Covid-19 Melejit, DPRD Riau akan Buat Perda Agar Roda Ekonomi Tetap Jalan | Polisi Temukan Unsur Pidana, Anji dan Hadi Pranoto Terancam Dipenjara | Ini Kriteria Pekerja Bergaji Rp5 Juta yang Terima BLT Corona | DPRD Pekanbaru Minta Sekolah Ambil Kebijakan Bantu Biaya Internet Siswa Tak Mampu
Sabtu, 08 08 2020
/ Peristiwa / 08:32:55 / Mahfud MD Sebut Tak Ada Pelanggaran HAM Saat Kerusuhan Papua /
Mahfud MD Sebut Tak Ada Pelanggaran HAM Saat Kerusuhan Papua
Rabu, 11 Desember 2019 - 08:32:55 WIB

JAKARTA - Menko Polhukam Mahfud MD menyatakan tidak ada pelanggaran HAM saat kerusuhan di Papua dan Papua Barat. Dia mengatakan kerusuhan di dua wilayah itu bukan antara warga dengan aparat atau pemerintah.

"Papua kerusuhan, karena antarrakyat," ujar Mahfud di Kantor Kemenko Polhukam, Jakarta, Selasa (10/12).

Mahfud menuturkan keterlibatan aparat dalam kerusuhan di Papua dan Papua Barat bukan dalam rangka untuk menghadapi rakyat. Akan tetapi, dia berkata aparat diterjunkan untuk memilah antara korban dengan perusuh.

"Dipilah yang rakyat jadi korban ke pinggir, yang perusuh diburu," ujarnya.

Selain di Papua dan Papua Barat, Mahfud menuturkan pelanggaran HAM juga tidak terjadi saat aksi unjuk rasa mahasiswa di Gedung DPR-MPR, Jakarta. Dia kembali menilai kejadian saat itu murni merupakan kerusuhan.

Kejadian personel Kepolisian memukul mahasiswa, dia berkata tindakan itu hal yang biasa di dalam sebuah unjuk rasa. Sebab, dia berkata banyak personel kepolisian yang dianiaya oleh pedemo saat itu, seperti saat kerusuhan di depan Kantor Bawaslu menyikapi hasil Pilpres 2019.

"Yang demo 22 (Mei 2019) itu 200 polisi luka-luka, ada yang patah, ininya (tulang bahu) lepas. Itu namanya bukan terstruktur dan tidak sistematis, mari kita objektif," ujar Mahfud.

Lebih lanjut, Mahfud menyampaikan hak asasi manusia pasca reformasi sudah berkembang. Saat ini, dia berkata hak asasi menyangkut pada bidang ekonomi, sosial, hingga politik.

"Jangan melihat hak asasi hanya tindakan sepihak dari negara," ujarnya.

Di sisi lain, Mahfud menyampaikan ada pelanggaran HAM yang dilakukan oleh masyarakat terhadap pemerintah. Dia berkata penganiayaan terhadap aparat kepolisian yang mengamankan aksi pada 22 Mei merupakan salah satu contoh pelanggaran ham oleh masyarakat kepada pemerintah.

"Kalau ada satu-dua keliru, rakyatnya juga banyak keliru," ujarnya.

HAM Pasca Reformasi

Mahfud kembali menyampaikan bahwa tidak ada pelanggaran HAM pasca reformasi. Dia menyampaikan saat ini yang terjadi adalah antara rakyat dengan rakyat saling melanggar HAM.

"Kalau antarrakyat yang melanggar hak asasi namanya bukan pelanggaran HAM, tapi kejahatan, kerusuhan, pembunuhan dan macam-macam," ujar Mahfud.

Mahfud berkata pelanggaran HAM antara rakyat dengan rakyat adalah pelanggaran horizontal. Dia menyebut jenis pelanggaran itu berbeda dengan pelanggaran HAM pada Orba yang sengaja dilakukan oleh negara secara terstruktur dan sistematis.

"Setelah zaman reformasi, anda bisa menyebut? Tidak ada. Kalau zaman orde baru ada, itu daerah operasi militer resmi ada perintah, sana operasi sikat, sekarang tidak ada," ujarnya.

Lebih dari itu, Mahfud pelanggaran HAM yang belum selesai ada 12 kasus. Dia mengklaim seluruh kasus itu terjadi sebelum reformasi.

"Yang zaman reformasi sejak 98 kan tidak ada, yang dilakukan oleh tentara oleh polisi terhadap rakyatnya," ujar Mahfud.

[Cnnindonesia.com]


   
 
Budi Yuwono: 9 orang Terkonfirmasi Positif Covid 19, dua Orang Sembuh
Rabu, 05 Agustus 2020 - 06:55

KPK Periksa Kadis dan Mantan Kadis LHK Riau terkait Suap Alih Fungsi Hutan
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:28

Riset: Orang Indonesia Lebih Religius Dibandingkan Negara Lain
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:20

WHO Sebut Dampak Pandemi Virus Corona Bakal Sampai Puluhan Tahun
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:14

Polres Inhu Akhirnya Berhasil Ringkus Pembunuh Gajah Di Kelayang
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:06

16 Warga Riau Terkonfirmasi Positif COVID-19 Jalani Isolasi Mandiri, Begini Syaratnya
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:02

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Riau
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:55

Refly Harun Sebut Kasus Harun Masiku Lebih Bahaya Dibanding Djoko Tjandra
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:50

Gubri Tanam 2.020 Batang Bibit Mangrove dan Bakau di Dumai
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:46

Gelar Swab Massal, Kantor Pusat Bank Riau Kepri Tutup Sementara
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:45

Didesak Evaluasi Kadiskes M Noer, Begini Respon Walikota Pekanbaru
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:36

Pengurus Golkar Siak dan Rohil Masih Dualisme, Musda Tunggu Putusan Mahkamah Partai
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:16

Hewan qurban Kabupaten siak berjumlah 1924 ekor
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:13

Shalat Idul Adha Di Tengah Pandemi,
Bupati Alfedri: Mari Bersama Kita Mengambil Ikmah Dari Kisah Pengorbanan Nabi Ibrahim
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:07

Suhu Malam Lebih Dingin Saat Kemarau, Ini Penjelasan BMKG
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:51

62.934 Warga Riau Telah Dirapid Test
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:40

Sempat Ditertibkan, Ruli di Air Hitam Kembali Menjamur
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:29

Video Pornonya Viral, Menteri Pendidikan Zambia Dipecat
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:25

Jelang HUT Riau, Gubri Instruksikan ASN dan THL Kenakan Pakaian Melayu
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:23

Maju Pilkada Meranti, M Adil Klaim akan Diusung Lebih dari 3 Parpol
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:20

Pemprov Riau Alokasi Anggaran Rp25 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:17

Seorang Tetangga Cekcok Sampai Tega Guyur Nenek, Bikin Geram Netizen
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:10

Ahli Nutrisi: Daging Kambing Picu Darah Tinggi Hanya Mitos
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:00

Keluar Rumah tanpa Masker di Pekanbaru, Siap-siap Kena Denda Rp250 Ribu
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:55

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com