Home
Kemasan Makanan Cepat Saji Ditemukan Picu Berbagai Penyakit | Kawanan Gajah Liar Rusak Puluhan Hektare Kebun Sawit Warga Gondai, Pelalawan | Kasus Covid-19 Melejit, DPRD Riau akan Buat Perda Agar Roda Ekonomi Tetap Jalan | Polisi Temukan Unsur Pidana, Anji dan Hadi Pranoto Terancam Dipenjara | Ini Kriteria Pekerja Bergaji Rp5 Juta yang Terima BLT Corona | DPRD Pekanbaru Minta Sekolah Ambil Kebijakan Bantu Biaya Internet Siswa Tak Mampu
Sabtu, 08 08 2020
/ Metropolitan / 14:17:58 / MTsN 3 Pasaman Barat Hadirkan Kak Wulan di Workshop Menulis Cerita Anak /
MTsN 3 Pasaman Barat Hadirkan Kak Wulan di Workshop Menulis Cerita Anak
Jumat, 13 Desember 2019 - 14:17:58 WIB

PASAMAN BARAT – Untuk menumbuhkan kebiasaan menulis pada generasimuda, Madrasah Tsanawiyah Negeri 3 Pasaman Barat (MTsN 3 Pasbar) Provinsi Sumatera Barat menggelar Workshop Menulis Cerita Anak pada hari Kamis (12/12/2019) dari pukul 08.00 – 13.00 WIB di Ruang Gedung MTsN 3 Pasbar. Wulan Mulya Pratiwi (Kak Wulan), Penulis nasional cerita anak dihadirkan pada workshop ini sebagai Pematerinya, diikuti oleh 60 orang peserta yang terdiri dari: guru, pelajar, dan umum. Para peserta antusias mengikuti workshop yang berlangsung lancar.

Denni Meilizon, Ketua Forum Pegiat Literasi Pasaman Barat (FPL Pasbar) pada kata sambutannya mengatakan, “Marilah ke toko buku dan tuju bagian rak buku anak. Saya yakinkan, di sana akan kita jumpai beragam buku cerita bergambar untuk anak usia 0-7 tahun. Kemudian beralih ke rak di sebelahnya, bakal berjumpa lagi kita dengan pelbagai novel konsumsi anak usia 8-11 tahun. Pada sebagian toko buku, rak-rak itu kecil saja, dan acapkali novel yang dipajang tidak akan seberapa jumlahnya. Cobalah tanya kepada penjaga toko buku itu, apakah ada buku buat anak usia 12-15 tahun. Saya katakan kepada Bapak dan Ibu semua yang hadir saat ini, jangan kaget jika jawabannya adalah tidak ada, atau paling sopan mereka akan mengatakan stok habis atau belum datang dari distributor penerbit."

"Sebab itu, menjadi penulis cerita anak sesungguhnya pekerjaan langka saat kini, namun coba kita tanyakan kepada Kak Wulan nanti, apa sih yang dia inginkan sehingga begitu sabarnya ia memilih menekuni pekerjaan langka itu? Coba Bapak dan ibu perdalam lagi pertanyaan, menulis cerita anak ini menghasilkan peningkatan ekonomi nggak sih bagi penulisnya? Lalu jika demikian kenapa di pasaran buku nasional, susah sekali kita memperoleh buku bacaan yang pas dan cocok bagi anak-anak kita? Kenapa yang banyak dijumpai malah buku-buku cerita anak terjemahan dari pengarang luar?" kata Denni Meilizon.

Selain Tari Pasambahan, pembukaan acara juga dimeriahkan oleh penampilan peserta didik MTsN 3 Pasbar, berupa pembacaan puisi bertema buku dan penampilan paduan suara yang membawakan mars dan hymne MTsN. Fera Susanti, S.Pd, Sekretaris KPPL Pasaman Barat bertindak sebagai pembawa acara. 

Wulan Mulya Pratiwi memberikan materi terkait penulisan cerita anak dan proses kreatifnya selama satu jam. "Apakah kemampuan  menulis itu sebuah bakat? Menulis bukan soal berbakat tapi bagaimana niat dan tekad lalu dijadikan kebiasaan sehari-hari. Maka, menulis sama saja dengan makan atau mandi. Ia nanti akan menjadi kebutuhan. Bakat bisa dilatih, begitu intinya. " kata Kak Wulan, Penulis 20 lebih buku cerita anak, saat menyampaikan materi workshop.

Kak Wulan, Penulis produktif yang menyabet posisi Juara 1 pada Lomba Komik Pembelajaran yang diselenggarakan oleh Kementerian Pendidikan dan Kebudayaan RI pada November 2019 lalu itu memperkenalkan teknik membaca nyaring bagi anak usia pra sekolah dan sekolah.

"Disamping membuat hubungan orangtua lebih dekat dengan anak, juga dapat menanamkan kecintaan si kecil kepada keluarganya sejak dini. Jika dia punya masalah di luar, maka merdunya suara ibu atau ayah ketika membacakan cerita dengan nyaring kepadanya, bakal terngiang lagi. Alam bawah sadarnya akan menyuruhnya untuk kembali kepada keluarga. Mengadukan permasalahannya kepada keluarga inti, kekayaan sejati yang kita semua punyai," kata Kak Wulan.

Selama satu jam, Kak Wulan mengajarkan peserta berlatih dan mempraktekkan teknik menulis cerita anak.

"Sebetulnya, untuk benar-benar mangkus, butuh waktu minimal 2 hari atau maksimal seumur hidup untuk belajar menjadi penulis cerita anak yang bagus," kata Kak Wulan.

Gusmayenti, S.Pd., M.Pd Kepala MTsN 3 Pasbar menyampaikan motivasinya kepada peserta workshop agar menggiatkan literasi baik bagi diri sendiri maupun lingkungan, semisalnya di sekolah. Pada kesempatan itu pula beliau mengapresiasi guru-guru yang sudah membukukan tulisan dan menerbitkannya.

"Alhamdulillah, di lingkungan MTsN 3 Pasaman Barat hari ini baru ada 4 orang guru yang menulis. Insyaa Allah, mereka yang akan menerbitkan buku yaitu, saya sendiri, Ibu Sri Adhani, S.Pd, Ibu Dewi Harlisna, S.Pd dan Ibu Fera Susanti, S.Pd," kata Gusmayenti.
 
Gusmayenti juga mengatakan, "Terimakasih saya mewakili keluarga besar MTsN 3 Pasaman Barat atas penyelenggaraan kegiatan Workshop menulis ini di sekolah kami, kepada Kak Wulan yang mau berbagi ilmu dan pengalaman serta kepada rekan-rekan di FPL Pasaman Barat yang membawa kegiatan ini kepada kami. Semoga kegiatan seperti ini bisa terus kita sinergikan. Untuk daerah Pasaman Barat, sekiranya pihak sekolah ingin mengundang Kak Wulan datang ke sekolah untuk mengisi materi kepenulisan, diskusi permasalahan parenting dan anak, hubungi FPL Pasbar melalui kontak ketuanya, Denni Meilizon, 081378605943."

Masing-masing peserta memperoleh sertifikat tanda keikutsertaan workshop. Pada akhir acara, Ketua FPL Pasbar menyerahkan cenderamata berupa piagam ucapan terimakasih kepada Kak Wulan, serta kepada Kepala MTsN 3 Pasbar, sebagai penyelenggara. Masing-masing peserta memperoleh sertifikat tanda keikutsertaan. Workshop berlangsung atas kolaborasi Komunitas Wonderland Family dengan FPL Pasbar, didukung oleh pihak MTsN 3 Pasbar dan Komunitas Penulis Penggiat Literasi Pasaman Barat (KPPL) binaan Kanwil Departemen Agama Sumatera Barat.

(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)

   
 
Budi Yuwono: 9 orang Terkonfirmasi Positif Covid 19, dua Orang Sembuh
Rabu, 05 Agustus 2020 - 06:55

KPK Periksa Kadis dan Mantan Kadis LHK Riau terkait Suap Alih Fungsi Hutan
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:28

Riset: Orang Indonesia Lebih Religius Dibandingkan Negara Lain
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:20

WHO Sebut Dampak Pandemi Virus Corona Bakal Sampai Puluhan Tahun
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:14

Polres Inhu Akhirnya Berhasil Ringkus Pembunuh Gajah Di Kelayang
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:06

16 Warga Riau Terkonfirmasi Positif COVID-19 Jalani Isolasi Mandiri, Begini Syaratnya
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:02

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Riau
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:55

Refly Harun Sebut Kasus Harun Masiku Lebih Bahaya Dibanding Djoko Tjandra
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:50

Gubri Tanam 2.020 Batang Bibit Mangrove dan Bakau di Dumai
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:46

Gelar Swab Massal, Kantor Pusat Bank Riau Kepri Tutup Sementara
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:45

Didesak Evaluasi Kadiskes M Noer, Begini Respon Walikota Pekanbaru
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:36

Pengurus Golkar Siak dan Rohil Masih Dualisme, Musda Tunggu Putusan Mahkamah Partai
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:16

Hewan qurban Kabupaten siak berjumlah 1924 ekor
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:13

Shalat Idul Adha Di Tengah Pandemi,
Bupati Alfedri: Mari Bersama Kita Mengambil Ikmah Dari Kisah Pengorbanan Nabi Ibrahim
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:07

Suhu Malam Lebih Dingin Saat Kemarau, Ini Penjelasan BMKG
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:51

62.934 Warga Riau Telah Dirapid Test
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:40

Sempat Ditertibkan, Ruli di Air Hitam Kembali Menjamur
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:29

Video Pornonya Viral, Menteri Pendidikan Zambia Dipecat
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:25

Jelang HUT Riau, Gubri Instruksikan ASN dan THL Kenakan Pakaian Melayu
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:23

Maju Pilkada Meranti, M Adil Klaim akan Diusung Lebih dari 3 Parpol
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:20

Pemprov Riau Alokasi Anggaran Rp25 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:17

Seorang Tetangga Cekcok Sampai Tega Guyur Nenek, Bikin Geram Netizen
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:10

Ahli Nutrisi: Daging Kambing Picu Darah Tinggi Hanya Mitos
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:00

Keluar Rumah tanpa Masker di Pekanbaru, Siap-siap Kena Denda Rp250 Ribu
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:55

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com