Home
Diduga Hina Jokowi soal Corona, Buruh di Kepri Ditangkap | Bantuan Puluhan Unit Westafel Portable Dengan Kapasitas 500 Liter Diterima Polres Inhu | Pemko Pekanbaru Diminta Siapkan Anggaran untuk Tiga Bulan Jika Terapkan PSBB | Anggaran Penanganan Covid-19 Capai Rp150 Juta Perdesa, Ini Kegunaannya | Untuk Sementara Inhu Aman Dari Covid-19, Stok Sembako Aman Untuk 3 Bulan Kedepan | Diterima Bupati Alfedri Secara Simbolis, BRI Siak Salurkan Bantuan Wastafel Portable Untuk Masyaraka
Rabu, 08 April 2020
/ Riau Region / 19:38:33 / Ironi Negeri Kaya Minyak, 16.275 Balita di Riau Menderita Stunting /
Ironi Negeri Kaya Minyak, 16.275 Balita di Riau Menderita Stunting
Minggu, 12 Januari 2020 - 19:38:33 WIB

PEKANBARU - Provinsi Riau yang dikenal sebagai daerah penghasil minyak dan gas serta perkebunan kelapa sawit terluas, ternyata tidak menentukan masyarakatnya sejahtera. Buktinya masih ada ribuan balita di daerah ini menderita gizi buruk kronis hingga menyebabkan stunting.

Berdasarkan data yang dihimpun di Dinas Kesehatan (Diskes) Provinsi Riau, tahun 2019 jumlah balita penderita stunting di Riau mencapai 16.275 orang.

Angka tersebut bisa saja bertambah, jika seluruh balita di Riau dilakukan pengecekan kecukupan gizinya. Pasalnya angka 601 ribu balita di Riau, belum semua dilakukan pengecekan oleh dinas terkait.

Kepala Diskes Provinsi Riau, Mimi Yuliani Nazir mengatakan dari total 601 ribu bayi yang ada di Riau, baru sebanyak 149.280 balita yang sudah dilakukan pengukuran berdasarkan ukuran Elektronik Pencatatan dan Pelaporan Gizi Berbasis Masyarakat (EPPGBM).

"Artinya masih ada 451.720 balita yang belum sempat dicek gizinya. Jadi baru 24,8 persen yang baru diukur, atau baru seperempatnya," katanya, Ahad (12/1/2020).

"Dari hasil pengecekan itu, hasilnya ada sebanyak 16.275 balita yang mengalami stunting karena tinggi badannya tidak sesuai usia atau 10,9 persen," sambungnya.

Mimi menyampaikan, tahun 2020 ini baru ada lima kabupaten yang menjadi fokus penanganan intervensi stunting di Riau. Diantaranya Rokan Hulu, Kampar, Meranti dan Rokan Hilir.

"Memang target kita di tahun 2021 semua kabupaten kota di Riau bisa kita masukkan ke dalam lokus penanganan intervensi stunting di Riau," ungkapnya.

Dia mengakui, angka kasus stunting di Riau masih terbilang cukup tinggi, untuk itu pihaknya mengajak masyarakat Riau untuk lebih memperhatikan asupan gizi yang dikonsumsi oleh keluarga, khususnya ibu hamil dan bayi.

"Stunting ini terjadi diakibatkan pola makan yang tidak sehat dan tidak teratur, sehingga bayi kekurangan gizi," paparnya.

Karena itu, Mimi menyarankan agar ibu hamil juga mengkonsumsi tablet tambah darah, sehingga saat bayi masih berada di dalam kandungan bisa tercukupi asupan gizinya.


(CAKAPLAH)

   
 
Tanggap Covid-19, Diskominfo, Babinsa Dan Lurah Lipat Kain Sambangi Pasar Lipat Kain
Selasa, 07 April 2020 - 20:29

Pantau Pergerakan ODP, Pemkab Siak Bersiap Manfaatkan Teknologi Aplikasi Berbasis GPS
Selasa, 07 April 2020 - 20:25

Hasil Rapid Test Pasien Terindikasi Covid-19 di Inhil Reaktif
Selasa, 07 April 2020 - 07:25

Pemda Kampar Naikkan Status Siaga Jadi Tanggap Darurat Covid-19
Selasa, 07 April 2020 - 07:21

PDP Bertambah, Bupati Wardan Minta Masyarakat Tenang
Selasa, 07 April 2020 - 07:16

Bupati Tinjau Rencana Lokasi Isolasi di Taman Rekreasi Stanum
Selasa, 07 April 2020 - 07:13

Pimpinan dan Anggota DPRD Inhil Bantu Rp 50 Juta Untuk Penanganan Covid 19
Selasa, 07 April 2020 - 07:05

1.521 Napi di Riau Sudah Dibebaskan
Selasa, 07 April 2020 - 06:41

Kejati Riau Awasi Penggunaan Anggaran Penanganan Covid-19
Selasa, 07 April 2020 - 06:38

Laboratorium Molekuler Covid-19 Riau Akan Beroperasi Bulan Ini
Selasa, 07 April 2020 - 06:29

Cegah Penularan Corona, Gubri Imbau Masyarakat Gunakan Masker
Selasa, 07 April 2020 - 06:25

87 PDP di Riau Dinyatakan Sehat dan Dipulangkan
Selasa, 07 April 2020 - 06:22

Okupansi Hotel di Pekanbaru Terus Anjlok, Sudah Enam Hotel Tutup
Senin, 06 April 2020 - 07:29

Wapres Ekuador Minta Maaf Banyak Jenazah Terlantar di Jalanan
Senin, 06 April 2020 - 07:25

Cara Mengajarkan Tanggung Jawab pada Anak
Senin, 06 April 2020 - 07:17

AS Memasuki Pekan Mengerikan, Mayat-mayat Korban Corona Ditumpuk dalam Kantong Oranye
Senin, 06 April 2020 - 06:58

Waspada Covid-19, Layanan Pernikahan di Pekanbaru Tutup Sementara
Senin, 06 April 2020 - 06:43

Pasein Terifeksi Covid-19 di Rohul Membaik, Bupati Sampaikan Apresiasi Kepada Tim Medis
Senin, 06 April 2020 - 06:29

Gunakan Mobil Pengeras Suara Diskominfo Sosialisasi Bahaya Corona ke Desa-desa
Senin, 06 April 2020 - 06:15

Di Tengah Bahaya Covid-19, Warga Rohul Dilanda Banjir
Senin, 06 April 2020 - 06:04

Pasien Positif Covid-19 di Riau Bertambah 1 Orang, Total Jadi 11 Kasus
Senin, 06 April 2020 - 05:59

Diduga Terjangkit Corona, Warga Sumbar Meninggal Usai Perjalanan dari Tembilahan
Senin, 06 April 2020 - 05:47

17 Dokter di Indonesia Gugur Selama Pandemi Covid-19, Ini Daftarnya
Minggu, 05 April 2020 - 07:21

Sunaryo Sebut TKI yang Dipulangkan Melalui Riau Harus Dikarantina 2 Minggu
Minggu, 05 April 2020 - 07:17

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com