Home
Harga Ayam Potong Murah Jelang Imlek Rp20.000 Per kg di Pekanbaru | Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai Capai 90 Persen, Begini Target Selesainya | Janda Lima Anak Tinggal di Kandang Sapi, Bupati Rohil Akan Bangun RLH | Andi Arief: Pak Prabowo, Jangan Dengar Anggota DPR Yang Pasang Badan Pada Lembaga Sekuritas | Inovatif Kembangkan Unit Usaha Baru, Bupati Apresiasi Bumdesa Usaha Bersama Desa Sialang Rindang | Tokoh Spritual Minta Semua Eleman Masyarakat Jaga Kondusifitas Rohul Pada Pilkada 2020
Selasa, 21 Januari 2020
/ Showbiz / 08:13:51 / Karya Nasyid Mash Akan Masuk Album Sholawat MUI /
Karya Nasyid Mash Akan Masuk Album Sholawat MUI
Selasa, 14 Januari 2020 - 08:13:51 WIB

PADANG - Mash, Munsyid Indonesia asal Kota Palembang mengangkat Sholawat Fatih ke dalam karya nasyidnya, videoklipnya baru saja dirilis pada hari Jumat 10 Januari 2020 pada pukul 16.00 WIB di kanal YouTube Mash Nasyid.

Saat kami wawancarai melalui akun Whatsapp-nya, Senin 13/1/2020, Mash mengatakan, “Sholawat Fatih ini insyaa Allah akan masuk dalam album sholawat Majelis Ulama Indonesia. Ijazah (izin) Sholawat Fatih saya terima dari KH. Dang Fathurrahman, ulama dan munsyid asal Garut, pelantun Sholawat Madah Rosul, beliau adalah cucu KH. Badruzzaman Garut, Ulama sekaligus pejuang kemerdekaan RI. Untuk nada, referensinya dari lagu Brian Mcknight, berjudul Marry Your Daughter dan lainnya.”

“Demikian yang saya terima dari KH. Dang Fathurrahman, bahwa matan (redaksi) Sholawat Fatih ini langsung dari Rasulullah SAW dalam mimpi Sayyid Ahmad AtTijany (RodhiyAllahu 'anhu). Keutamaan Sholawat Fatih sebagaimana keutamaan sholawat-sholawat lainnya. Dari berbagai hadits sahih. Sholawat memiliki keutamaan di antaranya syafa'at Kanjeng Rasulullah SAW serta maghfiroh Allah SWT. Sholawat Fatih adalah sholawat, tawashul lewat segenap keutamaan Kanjeng Rasulullah SAW, sebagaimana syairnya. Rasulullah SAW sebagai Al Fatih, Sang Pembuka. Ada nilai keteladanannya juga, bahwa Rasulullah SAW bersama segenap ahli keluarga Beliau menjadi orang-orang yang istiqamah di jalan Allah. Di samping ada banyak keutamaan rahasia di balik Sholawat Fatih, saya tidak diizinkan menyebarkannya,” kata Mash.

Mash juga mengatakan, “Saya mengimani sebagaimana dawuh Kanjeng Rasulullah SAW, para sahabat dan para ulama bahwa cara paling efektif menyambung cinta dengan Beliau adalah lewat mendawamkan sholawat. Allah SWT dan para malaikat yang mulia saja bersholawat kepada Beliau. Saya merasakan keberkahan hidup dengan sholawat, terasa Kanjeng Rasulullah SAW senantiasa menemani, semoga di akhirat nanti Beliau berkenan menerima kita bersamanya. Saya yakin bukan kebetulan Sholawat Fatih ini diamanahkan (salah satunya) kepada saya. Saya yakin Allah SWT menghendaki kebaikan buat saya dan keluarga dengan Sholawat Fatih.”

Seperti yang juga dikatakan Mash, Sholawat Fatih sebetulnya adalah salah satu track dalam mini album sholawat Dari Hati yang dirilisnya di Islamictunes dua tahun yang lalu. Videoklipnya saja yang baru dirilis, diproduksi oleh teman-temannya di Dooha Production Palembang. Sebelumnya klip yang sudah dibuat adalah Sholawat Ya Nabi Salam'Alaik.

Tentang proses kreatifnya di dunia nasyid, Mash menceritakan, “Saya menjalani karakter sebagai munsyid sejak tahun 1998, waktu direkrut oleh kumpulan nasyid Senandung Hikmah - Palembang. Ada beberapa karya saya di Senandung Hikmah, dan untuk project solo di antaranya; Marhaban Ramadhan, Satukan Hati, Sholawat Fatih, Ya Nabi Salam'Alaik (Islamictunes : 2015-2017).”

“Sejauh ini karya-karya solo saya di luar Senandung Hikmah, hampir keseluruhan saya kerjakan sendiri, aransemen sendiri, recording sendiri, di rumah sendiri. Insyaa Allah saya berharap, next akan ada project kolaborasi lagi seperti single Dari Hati yang musiknya oleh D'Snip Band Palembang. Kalo Sholawat Fatih kan project album, jadi satu album itu kurang lebih setahun pengerjaannya,” kata Mash.

Mengenai keunikan karakter vokal yang dimilikinya, Mash mengatakan, “Karakter vokal itu anugerah dari Allah SWT, bagi saya karakter itu ada pada semua manusia. Hanya saja soal disukai orang banyak atau tidak itu kadang tergantung trend yang sedang berlaku. Tinggal manusianya saja yang melatih vokalnya jadi berkualitas.

Saya dulu SD-nya di Yayasan Kristen. Guru vokal kami dulu sangat serius, bahkan saya sempat jadi member paduan suara gereja Santa Maria - Palembang. Setelah saya belajar di Madrasah Diniyah, saya keluar dari paduan suara gereja. Dari kecil saya suka penyanyi dan grup R&B semisal Boyz II Men, Color Me Badd, Michael Jackson, Tevin Campbell, dan lainnya. Sepertinya sangat berpengaruh terhadap style bernyanyi saya.”

“Guru-guru kami Habaib dan Ulama Palembang mengamanahkan, apapun potensi kita, jadikan kompetensi, lalu wakafkan untuk Allah SWT dan Rasulullah. Motivasi utama saya sederhana saja, mengembalikan untuk kepentingan Allah SWT, apa-apa yang dari Allah SWT,” kata Mash.

Sholawat Fatih dari Mash dapat didengar lewat link berikut ini; https://youtu.be/ovjFqUh8SL8



(Dilaporkan oleh Muhammad Fadhli)
   
 
Syahganda Nainggolan: Yang Ditakuti Kapitalis Indonesia Hanya Satu, Yaitu Habib Rizieq
Selasa, 21 Januari 2020 - 07:11

Pemerintah: Jaringan 5G di Ibu Kota Baru Rampung Sebelum 2024
Senin, 20 Januari 2020 - 12:50

McGregor Menang, Bilzerian Kalah Rp13,6 Miliar dalam 40 Detik
Senin, 20 Januari 2020 - 12:40

Taliban-AS Teken Perjanjian Tarik Pasukan Akhir Januari
Senin, 20 Januari 2020 - 12:35

Disperindag Pekanbaru Pastikan Masyarakat Miskin Tetap Dapat Subsidi Gas 3 Kg
Senin, 20 Januari 2020 - 12:15

KPK Panggil Bupati Bengkalis Tersangka Suap Proyek Jalan
Senin, 20 Januari 2020 - 12:12

Eks Kades Bukit Batu Bengkalis Terancam Dijemput Paksa
Senin, 20 Januari 2020 - 12:04

Disdukcapil Pekanbaru Imbau Orang Tua segera Urus KIA
Senin, 20 Januari 2020 - 12:00

Sekretariat DPRD Riau Diminta Tertibkan Akses Kunjungan Tamu ke Gedung Dewan
Senin, 20 Januari 2020 - 11:55

Subsidi Elpiji 3 Kg Akan Dicabut, Pengamat: Terus Negara Ngapain?
Senin, 20 Januari 2020 - 10:54

5 Titik Panas Terdeteksi di 3 Kabupaten
Senin, 20 Januari 2020 - 10:44

Investor Singapura akan Kelola Stadion Utama Riau
Senin, 20 Januari 2020 - 10:39

Waspada SIM Swap, Modus Bajak Nomor HP dan Bobol Rekening Bank
Senin, 20 Januari 2020 - 10:31

Sampah Masih Banyak Menumpuk di Pinggir Jalanan Pekanbaru
Senin, 20 Januari 2020 - 10:26

Minta Pelaku Dihukum Mati, Orang Tua Korban: Kemana Kepala Anak Saya Dibuang?
Senin, 20 Januari 2020 - 10:22

Alfedri, "Generasi Muda, Jadilah Anak Siak yang Selanjutnya Berprestasi
Senin, 20 Januari 2020 - 09:22

Bupati Alfedri Resmikan Institut EHMRI Di Kandis
Senin, 20 Januari 2020 - 09:17

Kisah Ayah Gendong Jasad Bayinya karena Ditolak Saat Dimakamkan
Sabtu, 18 Januari 2020 - 17:32

Gubri: Produk UMKM dan Ekonomi Kreatif di Riau Harus Bisa Tembus Internasional
Sabtu, 18 Januari 2020 - 17:07

KPK Tetapkan 10 Tersangka Dugaan Korupsi 4 Proyek Bengkalis
Sabtu, 18 Januari 2020 - 16:51

Rasulullah tak Pernah Ajarkan Kebencian, Malah Sebaliknya
Sabtu, 18 Januari 2020 - 16:37

Pelaku Mutilasi Mayat Tanpa Kepala di Dumai Berhasil Ditangkap di Pekanbaru
Sabtu, 18 Januari 2020 - 16:26

Kisruh Natuna, Indonesia Dinilai Bisa Gunakan Klaim Sejarah
Sabtu, 18 Januari 2020 - 16:04

Gubri Sudah Sampaikan Soal Embarkasi Haji Penuh ke Menteri Agama
Sabtu, 18 Januari 2020 - 15:56

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com