Home
Harga Ayam Potong Murah Jelang Imlek Rp20.000 Per kg di Pekanbaru | Pembangunan Tol Pekanbaru-Dumai Capai 90 Persen, Begini Target Selesainya | Janda Lima Anak Tinggal di Kandang Sapi, Bupati Rohil Akan Bangun RLH | Andi Arief: Pak Prabowo, Jangan Dengar Anggota DPR Yang Pasang Badan Pada Lembaga Sekuritas | Inovatif Kembangkan Unit Usaha Baru, Bupati Apresiasi Bumdesa Usaha Bersama Desa Sialang Rindang | Tokoh Spritual Minta Semua Eleman Masyarakat Jaga Kondusifitas Rohul Pada Pilkada 2020
Selasa, 21 Januari 2020
/ SainsTech / 09:10:15 / Mobil Makin Canggih Jadi Target Berjalan' Hackers /
Mobil Makin Canggih Jadi Target Berjalan' Hackers
Selasa, 14 Januari 2020 - 09:10:15 WIB

RIAUTRUST.COM - Mobil-mobil modern dengan banyak peralatan komputer dan teknologi canggih memudahkan hidup serta transportasi, namun para ahli keamanan siber melihatnya sebagai target berjalan yang rentan dieksploitasi hacker.

Spesialis keamanan siber asal Israel, GuardKnox, mendemonstrasikan di Consumer Electronics Show (CES) yang digelar di Las Vegas, Nevada, Amerika Serikat, simulasi penyerangan pada mobil Formula 1.

Salah satu insinyur GuardKnox yang diibaratkan sebagai hacker berhasil mengambil alih setir mobil ketika melaju pada kecepatan tinggi. Pebalap itu lantas terjebak dalam situasi yang tidak bisa dia kendalikan dan masa depannya tergantung keinginan hacker.

Menurut pakar keamanan siber hal seperti itu bisa terjadi di dunia nyata terutama pada mobil-mobil modern yang mengandalkan cip komputer, sensor, dan teknologi mobilitas.

Peluang penyerangan semakin tinggi sebab otomotif dunia pada saat ini menginginkan teknologi otonom pada mobil listrik yang berbasis komputasi awan. Mobil ini juga dirancang bisa berkomunikasi, misalnya dengan mobil lainnya atau infrastruktur kota pintar.

CEO GuardKnox Moshe Shlisel memberi contoh kasus parah penyerangan hacker, yaitu mengambil alih kontrol truk pengangkut bahan bakar kemudian menabrakannya ke gedung.

"Itu 11 September yang menggunakan roda," ucap Shliseil saat sesi wawancara di CES, dilansir dari AFP.

Startup keamanan siber asal Israel, Upstream Security, mencatat ada 150 insiden keamanan siber yang melibatkan otomotif sepanjang 2019, jumlah itu naik dua kali lipat ketimbang 2018.

Kebanyakan peretasan melibatkan pembukaan pintu mobil, namun disebut area yang meningkat yaitu menargetkan perangkat lunak atau koneksi ke komputasi awan.

"Skenario paling parah adalah bila seseorang memfungsikan salah satu fitur mobil saat semestinya tidak dilakukan, dan itu dilakukan ke banyak mobil. Sebagai contoh, bila seseorang menyalakan rem pada semua kendaraan model tertentu pada saat bersamaan. Itu bisa jadi bencana," kata Wakil President Upstream Dan Sahar.

Menurut dia berbagai model mobil modern saat ini berbagi spesifikasi, sehingga disimpulkan semuanya juga memiliki kerentanan desain yang sama. (CNN Indonesia)

   
 
Syahganda Nainggolan: Yang Ditakuti Kapitalis Indonesia Hanya Satu, Yaitu Habib Rizieq
Selasa, 21 Januari 2020 - 07:11

Pemerintah: Jaringan 5G di Ibu Kota Baru Rampung Sebelum 2024
Senin, 20 Januari 2020 - 12:50

McGregor Menang, Bilzerian Kalah Rp13,6 Miliar dalam 40 Detik
Senin, 20 Januari 2020 - 12:40

Taliban-AS Teken Perjanjian Tarik Pasukan Akhir Januari
Senin, 20 Januari 2020 - 12:35

Disperindag Pekanbaru Pastikan Masyarakat Miskin Tetap Dapat Subsidi Gas 3 Kg
Senin, 20 Januari 2020 - 12:15

KPK Panggil Bupati Bengkalis Tersangka Suap Proyek Jalan
Senin, 20 Januari 2020 - 12:12

Eks Kades Bukit Batu Bengkalis Terancam Dijemput Paksa
Senin, 20 Januari 2020 - 12:04

Disdukcapil Pekanbaru Imbau Orang Tua segera Urus KIA
Senin, 20 Januari 2020 - 12:00

Sekretariat DPRD Riau Diminta Tertibkan Akses Kunjungan Tamu ke Gedung Dewan
Senin, 20 Januari 2020 - 11:55

Subsidi Elpiji 3 Kg Akan Dicabut, Pengamat: Terus Negara Ngapain?
Senin, 20 Januari 2020 - 10:54

5 Titik Panas Terdeteksi di 3 Kabupaten
Senin, 20 Januari 2020 - 10:44

Investor Singapura akan Kelola Stadion Utama Riau
Senin, 20 Januari 2020 - 10:39

Waspada SIM Swap, Modus Bajak Nomor HP dan Bobol Rekening Bank
Senin, 20 Januari 2020 - 10:31

Sampah Masih Banyak Menumpuk di Pinggir Jalanan Pekanbaru
Senin, 20 Januari 2020 - 10:26

Minta Pelaku Dihukum Mati, Orang Tua Korban: Kemana Kepala Anak Saya Dibuang?
Senin, 20 Januari 2020 - 10:22

Alfedri, "Generasi Muda, Jadilah Anak Siak yang Selanjutnya Berprestasi
Senin, 20 Januari 2020 - 09:22

Bupati Alfedri Resmikan Institut EHMRI Di Kandis
Senin, 20 Januari 2020 - 09:17

Kisah Ayah Gendong Jasad Bayinya karena Ditolak Saat Dimakamkan
Sabtu, 18 Januari 2020 - 17:32

Gubri: Produk UMKM dan Ekonomi Kreatif di Riau Harus Bisa Tembus Internasional
Sabtu, 18 Januari 2020 - 17:07

KPK Tetapkan 10 Tersangka Dugaan Korupsi 4 Proyek Bengkalis
Sabtu, 18 Januari 2020 - 16:51

Rasulullah tak Pernah Ajarkan Kebencian, Malah Sebaliknya
Sabtu, 18 Januari 2020 - 16:37

Pelaku Mutilasi Mayat Tanpa Kepala di Dumai Berhasil Ditangkap di Pekanbaru
Sabtu, 18 Januari 2020 - 16:26

Kisruh Natuna, Indonesia Dinilai Bisa Gunakan Klaim Sejarah
Sabtu, 18 Januari 2020 - 16:04

Gubri Sudah Sampaikan Soal Embarkasi Haji Penuh ke Menteri Agama
Sabtu, 18 Januari 2020 - 15:56

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com