Home
Bupati Alfedri Paparkan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Siak Sri Indrapura | Kukuhkan Pejuang Subuh Kecamatan Tualang, Alfedri: Semoga Meluas ke Seluruh Kecamatan | Tingkatkan Disiplin dan Profesional Prajurit TNI, Kodim 0314/Inhil Gelar Minggu Militer | Bupati Ekspose RTDP BWP Perkotaan | Kado Hari Jadi Ke 28 Desa Pasir Luhur Dari Bupati H Sukiman Janjikan Pembangunan Aspal | Prabowo Calon Terkuat di 2024, Gerindra Sebut Terlalu Dini
Senin, 24 Februari 2020
/ Peristiwa / 14:43:53 / Rudal Baru AS Bisa Jangkau Sasaran di Seluruh Dunia Kurang dari 1 Jam /
Rudal Baru AS Bisa Jangkau Sasaran di Seluruh Dunia Kurang dari 1 Jam
Jumat, 17 Januari 2020 - 14:43:53 WIB

RIAUTRUST.COM - Angkatan Laut (AL) Amerika Serikat belum lama ini mendengungkan senjata barunya, rudal dengan hulu ledak berkekuatan besar yang jangkauannya bisa ke penjuru dunia dengan kecepatan bak rudal nuklir.

Rudal yang bisa bergerak super cepat dengan hulu ledak aktif bisa ditembakkan dari kapal perang AS dengan tujuan menghancurkan tanpa harus menempatkan kru atau militer di lokasi sasaran.

Dikutip dari Sputniknews, Angkatan Laut AS siap mempersenjatai kapal perang destroyer USS Zumwalt dengan rudal baru ini. Disebutkan bahwa senjata rudal baru ini akan lengkap bisa digunakan pada 2021.

Rudal tersebut dilaporkan Fox News bisa menjangkau sasaran di manapun di dunia ini dalam jangka waktu bisa kurang dari dan paling lama satu jam saja. Hal tersebut dijelaskan oleh komandan program Zumwalt-class destroyer Kapten Kevin Smith.

"Senjata ini akan menjadi contoh ideal bagi program Conventional Prompt Strike," kata Smith.

Conventional Prompt Strike (CPS) merupakan program senjata yang sudah diinisiasi AS sejak masa Presiden George W Bush yang tujuannya adalah mengkombinasikan rudal balistik yang punya kecepatan super dengan hulu ledak konvensional yang juga punya daya ledak akbar. Dengan kombinasi itu maka rudal bisa meluncur dengan sangat cepat, jangkauan makin jauh dan daya hancurnya pula dahsyat.

Jangkauan dan kecepatannya disebut bisa menyamai senjata nuklir yang bisa menghancurkan berbagai sasaran di muka bumi dalam beberapa menit.

Namun Smith mengatakan bahwa mempersenjatai kapal Zumwalt belum menjadi program utama dan resmi dan masih dianggap sebagai program masa depan yang baru sedikit tahapannya dilakukan.

Sementara Pentagon disebut diminta untuk menaikkan anggaran CPS yang sempat dihentikan dan dikaji ulang beberapa tahun terakhir. Anggarannya pada 2018 yakni US$201 juta dan tahun 2019 US$278 juta sebagaimana dicatat Congressional Research Service (CRS) tahun 2019 dalam laporannya yang berjudul “Conventional Prompt Global Strike and Long Range Ballistic Missiles”.

Keberadaan senjata ini dibantah sebagai alternatif senjata nuklir meski diakui akan bisa mengangkat kembali kemampuan militer AS secara signifikan.

[VIVAnews.com]

   
 
Aktivis: Plt Bupati tak Miliki Hak Salahgunakan Aset untuk Kepentingan Pribadi
Minggu, 23 Februari 2020 - 16:07

RSUD Bengkalis Observasi Lima WNA Terdampar
Minggu, 23 Februari 2020 - 16:03

Formasi CPNS Pekanbaru yang Tidak Terisi akan Dibiarkan Kosong
Minggu, 23 Februari 2020 - 15:48

UAS Ajak BAZ-LAZ Cari Solusi Bagi Suku Talang Mamak
Minggu, 23 Februari 2020 - 15:41

Saran Sandi ke Bro Erick yang Mau Bereskan BUMN Sekarat
Minggu, 23 Februari 2020 - 15:33

Ini Lima Makanan yang Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dari Virus Corona
Minggu, 23 Februari 2020 - 15:01

Dua Pelaku Sabu Diciduk Polsek Peranap
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:54

Bupati Alfedri Tinjau Korban Kebakaran di Kampung Bunut, Tualang
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:39

Reses H Dani M Nursalam di Pulau Palas, Masyarakat Usulkan Pembangunan Tanggul
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:35

Bupati Intruksikan Jalan Desa Suka Damai Dikerjakan Segera
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:23

Optimis Menang Tingkat Nasional, Ketua TP-PKK Rohul Sudah Persiapkan Tim PKK dari Jauh Hari
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:13

DPRD Riau Siap Beri Masukan Masalah Evaluasi BUMD
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:00

Bupati Kampar Resmikan Pasar Pekan Tua di Kawasan Restorasi Kesultanan Kampa
Minggu, 23 Februari 2020 - 13:54

Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu
Minggu, 23 Februari 2020 - 13:48

17.651 Peserta Didik di Pekanbaru akan Ikuti UN
Minggu, 23 Februari 2020 - 13:44

Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing
Minggu, 23 Februari 2020 - 13:36

Masnur Tegaskan Kandidat Ketua Golkar Riau Harus Kader dan Punya KTA
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:26

Maksud Terselubung AS Memasukkan RI sebagai Negara Maju
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:22

Korban Meninggal Virus Corona Capai 2.345 Jiwa
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:17

Erick Thohir Angkat Bicara Soal Tuntutan Ahok Mundur
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:10

Terabaikan, Kubangan di Jalan Pinang Ujung Pangkalan Kerinci Ini Tak Pernah Tersentuh Pembangunan
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:57

Tempat Paling Efektif Sebar Virus Corona COVID-19, Nomor 3 Bikin Kaget
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:51

Bappeda Pelalawan Taja Program Camat Penggerak Pembangunan, 5 Masuk Nominasi Terbaik
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:39

Sebanyak 852 Peserta Tes CPNS Pekanbaru Gugur di Hari Kelima
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:29

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com