Home
Bupati Alfedri Paparkan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Siak Sri Indrapura | Kukuhkan Pejuang Subuh Kecamatan Tualang, Alfedri: Semoga Meluas ke Seluruh Kecamatan | Tingkatkan Disiplin dan Profesional Prajurit TNI, Kodim 0314/Inhil Gelar Minggu Militer | Bupati Ekspose RTDP BWP Perkotaan | Kado Hari Jadi Ke 28 Desa Pasir Luhur Dari Bupati H Sukiman Janjikan Pembangunan Aspal | Prabowo Calon Terkuat di 2024, Gerindra Sebut Terlalu Dini
Selasa, 25 Februari 2020
/ Riau Region / 15:12:59 / Garap Lahan Ilegal, DPRD Riau Desak PT BHI Bayar Kerugian Daerah /
Garap Lahan Ilegal, DPRD Riau Desak PT BHI Bayar Kerugian Daerah
Jumat, 17 Januari 2020 - 15:12:59 WIB

PEKANBARU - Anggota Komisi II DPRD Riau Marwan Yohanis meminta PT Langgam Inti Hibrindo (LIH) untuk mengembalikan hasil produksi perkebunan sawit yang selama ini sudah digarap secara ilegal di luar areal HGU perusahaan kepada daerah.

Menurut Marwan Yohanis, harus ada penerapan sanksi tegas dan efek jerah kepada perusahaan-perusahaan nakal yang melakukan aktivitas perkebunan ilegal di Riau. Tak hanya lewat jalur hukum, penerapan sanksi berupa denda bagi perusahaan dinilai efektif untuk meminimalisir pelanggaran yang terjadi.

"HGU yang diberikan saja belum tentu memenuhi syarat untuk dikelola, ini sudah merambah pula keluar HGU. Kita tidak ingin lahan ini dikembalikan begitu saja, harus ada kompensasi yang dibayarkan kepada daerah. Katakanlah hasil per hektare itu berapa kali luasan lahan yang digarap di luar HGU. Sudah berapa lama mereka garap selama ini. Ini harus dikembalikan ganti ruginya ke daerah," ucap Politisi Gerindra Riau itu di sela-sela kunjungan sidak ke PT LIH, Rabu.

Marwan meminta agar Pemprov Riau merebut kembali tanah negara yang dikuasai secara ilegal oleh segelintir pengusaha. Dia merekomendasikan agar lahan ini, dikembalikan kepada masyarakat luas, tentu hal ini sangat bermanfaat bila dikelola oleh masyarakat.

"Gubernur saat ini sedang berupaya semaksimal mungkin agar lahan-lahan yang ilegal itu dikembalikan kepada masyarakat. Bisa jadi peruntukannya untuk hak adat, bisa kepada hak ulayat atau dikuasai pemda. Tentu hal ini sangat bermanfaat jika itu mampu diambil alih," ucap politisi asal Benai, Kabupaten Kuantan Singingi itu.

Tak hanya PT LIH yang diduga merambah lahan di luar HGU. Masih banyak lagi korporasi sawit yang juga disinyalir melakukan pelanggaran serupa di Riau. Hal itu berdasarkan temuan pansus monitoring lahan DPRD Riau bahwa ada setidaknya 1,3 juta hektare lahan ilegal, dimana hal tersebut juga menjadi sorotan Komisi Pemberantasan Korupsi.

Sementara itu, Humas PT LIH, Yusman mengakui ada total ada 595 hektare areal di luar HGU yang sedang dalam pengurusan perizinan. Dia mengatakan, perluasan areal kawasan itu dilakukan karena adanya proses akuisi atau take over lahan dari perusahaan sebelumnya.

"Sebelum ditake over dari perusahaan sebelumnya, kondisinya sudah ditanami sawit. Kami menyadari saat take over itu ada yang sudah HGU dan ada yang belum HGU, proses pelepasan HGU sudah diurus pada 2008, sampai sekarang ini masih dalam proses pengurusan perizinannya. Lebih kurang ada 395 ha dan 200 ha, di luar HGU dan masih dalam proses pengurusan," ujarnya. (ANTARA)

   
 
Aktivis: Plt Bupati tak Miliki Hak Salahgunakan Aset untuk Kepentingan Pribadi
Minggu, 23 Februari 2020 - 16:07

RSUD Bengkalis Observasi Lima WNA Terdampar
Minggu, 23 Februari 2020 - 16:03

Formasi CPNS Pekanbaru yang Tidak Terisi akan Dibiarkan Kosong
Minggu, 23 Februari 2020 - 15:48

UAS Ajak BAZ-LAZ Cari Solusi Bagi Suku Talang Mamak
Minggu, 23 Februari 2020 - 15:41

Saran Sandi ke Bro Erick yang Mau Bereskan BUMN Sekarat
Minggu, 23 Februari 2020 - 15:33

Ini Lima Makanan yang Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dari Virus Corona
Minggu, 23 Februari 2020 - 15:01

Dua Pelaku Sabu Diciduk Polsek Peranap
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:54

Bupati Alfedri Tinjau Korban Kebakaran di Kampung Bunut, Tualang
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:39

Reses H Dani M Nursalam di Pulau Palas, Masyarakat Usulkan Pembangunan Tanggul
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:35

Bupati Intruksikan Jalan Desa Suka Damai Dikerjakan Segera
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:23

Optimis Menang Tingkat Nasional, Ketua TP-PKK Rohul Sudah Persiapkan Tim PKK dari Jauh Hari
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:13

DPRD Riau Siap Beri Masukan Masalah Evaluasi BUMD
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:00

Bupati Kampar Resmikan Pasar Pekan Tua di Kawasan Restorasi Kesultanan Kampa
Minggu, 23 Februari 2020 - 13:54

Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu
Minggu, 23 Februari 2020 - 13:48

17.651 Peserta Didik di Pekanbaru akan Ikuti UN
Minggu, 23 Februari 2020 - 13:44

Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing
Minggu, 23 Februari 2020 - 13:36

Masnur Tegaskan Kandidat Ketua Golkar Riau Harus Kader dan Punya KTA
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:26

Maksud Terselubung AS Memasukkan RI sebagai Negara Maju
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:22

Korban Meninggal Virus Corona Capai 2.345 Jiwa
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:17

Erick Thohir Angkat Bicara Soal Tuntutan Ahok Mundur
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:10

Terabaikan, Kubangan di Jalan Pinang Ujung Pangkalan Kerinci Ini Tak Pernah Tersentuh Pembangunan
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:57

Tempat Paling Efektif Sebar Virus Corona COVID-19, Nomor 3 Bikin Kaget
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:51

Bappeda Pelalawan Taja Program Camat Penggerak Pembangunan, 5 Masuk Nominasi Terbaik
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:39

Sebanyak 852 Peserta Tes CPNS Pekanbaru Gugur di Hari Kelima
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:29

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com