Home
Buka Musrenbang Kecamatan Kerinci Kanan, Bupati Alfedri Sampaikan Program Pemda | BNN Minta Hukum Mati Oknum Polisi Bengkalis Terlibat Sindikat Narkoba Internasional | Kawal Dana Kampung, Bupati Siak - Kajari Teken MoU Jaga Desa | Himpaudi - Disdik Taja Sosialisasi Pencegahan Stunting | Penyakit Diabates Jadi Alasan Menkeu Pungut Cukai "Teh Botol" | Pukul Kucing Sampai Mati, Warga Bekasi Terancam 9 Bulan Bui
Kamis, 20 Februari 2020
/ Peristiwa / 16:51:07 / KPK Tetapkan 10 Tersangka Dugaan Korupsi 4 Proyek Bengkalis /
KPK Tetapkan 10 Tersangka Dugaan Korupsi 4 Proyek Bengkalis
Sabtu, 18 Januari 2020 - 16:51:07 WIB

JAKARTA - Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) menetapkan 10 orang sebagai tersangka kasus dugaan korupsi terkait empat proyek jalan di Kabupaten Bengkalis. 

Berdasarkan hasil perhitungan sementara terhadap ke empat proyek tersebut diduga mengakibatkan kerugian keuangan negara kurang lebih sebesar total Rp 475 miliar.

Ketua KPK, Firli Bahuri, mengungkapkan, kesepuluh orang itu, yakni M Nasir selaku pejabat pembuat kKomitmen (PPK), Tirtha Adhi Kazmi selaku pejabat pelaksana teknis kegiatan (PPTK), serta delapan orang kontraktor bernama Handoko Setiono, Melia Boentaran, I Ketut Surbawa, Petrus Edy Susanto, Didiet Hadianto, Firjan Taufa, Victor Sitorus, dan Suryadi Halim alias Tando.

"Kami telah meningkatkan ke status penyidikan terhadap empat pelaksanaan proyek, setelah menemukan adanya bukti permulaan yang cukup dugaan tindak pidana korupsi baik di dalam proses penganggaran maupun pelaksanaannya," kata Firli di Gedung KPK Jakarta, Jumat (17/1) malam.

KPK sebelumnya telah menetapkan Bupati Bengkalis, Amril Mukminin sebagai tersangka kasus dugaan suap atau gratifikasi terkait proyek multiyears pembangunan jalan Duri-Sei Pakning di Kabupaten Bengkalis.

Perkara yang menjerat Amril ini merupakan pengembangan penanganan perkara dugaan korupsi proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih di Kabupaten Bengkalis Provinsi Riau Tahun Anggaran 2013-2015.

Dalam kasus itu, KPK menetapkan Sekda Dumai, M Nasir dan Dirut PT Mawatindo Road Construction, Hobby Siregar sebagai tersangka. Saat proyek ini bergulir, Nasir merupakan Kasus PUPR Kabupaten Bengkalis.

Firli menjelaskan, pada 2013 telah dilakukan tender terhadap enam proyek multiyears di Kabupaten Bengkalis dengan nilai total proyek sebesar Rp 2,5 triliun.

Selain proyek peningkatan Jalan Batu Panjang-Pangkalan Nyirih dan proyek pembangunan Jalan Duri-Sei Pakning yang sudah dan sedang disidik KPK, empat proyek lainnya, yakni proyek peningkatan Jalan Lingkar Bukit Batu-Siak Kecil, proyek peningkatan Jalan Lingkar Pulau Bengkalis, proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri dan proyek pembangunan Jalan Lingkar Timur Duri.

Kesepuluh tersangka itu diduga telah melakukan perbuatan melawan hukum terkait empat proyek ini, seperti pengaturan tender, hasil pekerjaan tidak sesuai spesifikasi, dan pekerjaan yang kualitasnya jauh dari yang dipersyaratkan.

"Pihak-pihak yang diduga terlibat adalah pejabat proyek, kontraktor atau rekanan serta pihak lain yang diduga turut serta dalam proses penganggaran maupun dalam pelaksanaan proyek," jelasnya.

Firli merincikan, terkait proyek peningkatan jalan lingkar Bukit Batu-Siak Kecil, tersangka yang dijerat KPK yakni M Nasir, Handoko Setiono, dan Melia Boentaran. Kerugian keuangan negara terkait korupsi dalam proyek ini ditaksir mencapai sekitar Rp 156 miliar. 

Kemudian untuk proyek peningkatan Jalan Lingkar Pulau Bengkalis kerugian negara sekitar Rp 126 miliar, KPK menjerat M Nasir Tirtha Adhi Kazmi, I Ketut Surbawa, Petrus Edy Susanto, Didiet Hadianto, dan Firjan Taufa. Dalam proyek pembangunan Jalan Lingkar Barat Duri yang diperkirakan merugikan negara senilai Rp 152 miliar, KPK menetapkan M Nasir, dan Victor Sitorus sebagai tersangka.

Sedangkan terkait proyek pembangunan Jalan Lingkar Timur Duri dengan nilai kerugian Rp 41 miliar, KPK menjerat M Nasir dan Suryadi Halim alias Tando.

Firli menegaskan pihaknya akan terus mengusut dan mengembangkan kasus korupsi ini, karena penanganan perkara ini sebagai bagian dari upaya

KPK untuk mewujudkan pelaksanaan barang dan jasa yang bersih, transparan dan akuntabel. "Praktik korupsi dalam proses pengadaan barang dan jasa khususnya proyek pembangunan di Kabupaten Bengkalis kami pandang dapat mengganggu upaya pemerintah yang meletakkan pelaksanaan proyek yang bebas dari korupsi sebagai prioritas," kata dia. 

Atas tindak pidana yang diduga dilakukannya, 10 tersangka itu dijerat dengan Pasal 2 ayat (1) atau Pasal 3 UU Nomor 31 Tahun 1999 sebagaimana diubah dengan UU Nomor 20 Tahun 2001 tentang Pemberantasan Tindak Pidana Korupsi Juncto Pasal 55 Ayat (1) ke-1 KUHP. [Rol]

   
 
TNI-Polri Diapresiasi, Taat Aturan PT Era Sawita Ikuti Mediasi di Polres Rohul
Rabu, 19 Februari 2020 - 09:04

Punya Riwayat Penyakit Jantung Dilarang Mengemudi
Selasa, 18 Februari 2020 - 14:49

Pakar IT Kritik Nadiem Makarim soal Bayar SPP Pakai Gopay
Selasa, 18 Februari 2020 - 14:41

Honda Jazz Baru Mulai Dijual di Jepang, Indonesia Pikir-pikir
Selasa, 18 Februari 2020 - 14:37

Begini Pengakuan Pria Penyelundup Puluhan Notebook di Pelabuhan Selatpanjang
Selasa, 18 Februari 2020 - 14:23

BNN-BC Dumai Amankan 10 kg Sabu dan 30 Ribu Ekstasi
Selasa, 18 Februari 2020 - 14:01

Serangan Jantung, Ashraf Sinclair Meninggal Dunia
Selasa, 18 Februari 2020 - 13:58

BKAD Gelar MAD, Lpj UPK-SPP Kecamatan Kelayang Surplus Terbesar Se-Kabupaten Inhu Tahun 2019
Selasa, 18 Februari 2020 - 13:48

Begini Alasan Aktifis Rohul Mendukung H Sukiman Dua Priode
Selasa, 18 Februari 2020 - 13:44

Gubri: Ada BUMD di Riau Cari Bayar Konsultan Saja Payah
Selasa, 18 Februari 2020 - 13:27

Gakkum LHK Lepas 1.600 Burung Gelatik dan Ciblek
Selasa, 18 Februari 2020 - 13:14

Prabowo Jadi Menteri Dengan Kinerja Terbaik, PDIP: Mudah-mudahan Sampai Tahun Keempat
Selasa, 18 Februari 2020 - 09:56

Tjahjo Usulkan PNS Dapat Rp1 Miliar Saat Pensiun
Selasa, 18 Februari 2020 - 09:45

Pasien Virus Corona yang Meninggal Capai 1.868 Orang
Selasa, 18 Februari 2020 - 09:40

Hujan akan Guyur Riau Sejak Siang Hingga Dini Hari
Selasa, 18 Februari 2020 - 09:37

Bali Tidak Mundur, PSSI Tambah Stadion Utama Riau Untuk Tuan Rumah Piala Dunia U-20
Selasa, 18 Februari 2020 - 09:32

MTQ ke XX Kecamatan Siak Resmi Di Tutup Oleh Pj. Sekda Siak
Selasa, 18 Februari 2020 - 09:20

Antisipasi Wabah Virus Corona, Diskes Siak Gelar Sosialisasi
Selasa, 18 Februari 2020 - 09:16

Warga Demo Minta Penghulu Diduga Mesum Diberhentikan
Selasa, 18 Februari 2020 - 09:10

Kejari Siapkan Tiga Jaksa Tangani Perkara Putra Bupati Rohil
Selasa, 18 Februari 2020 - 09:00

BPOM Inhil Musnahkan Barang Hasil Pendindakan Senilai 1,065 Milyar
Selasa, 18 Februari 2020 - 08:53

Haul Akbar, Wardan Terharu Mendengar Dua Santri Penghafal Al Quran di Desa Tanjung Baru
Senin, 17 Februari 2020 - 14:35

Eksotis, Air Terjun Batu Tilam di Kampar yang Menantang Traveler
Senin, 17 Februari 2020 - 14:27

Melahirkan Sendiri, Bayi Pemulung Meninggal di Gubuk Samping Gedung LAM Riau
Senin, 17 Februari 2020 - 14:15

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com