Home
Bupati Alfedri Paparkan Rencana Detail Tata Ruang Kawasan Perkotaan Siak Sri Indrapura | Kukuhkan Pejuang Subuh Kecamatan Tualang, Alfedri: Semoga Meluas ke Seluruh Kecamatan | Tingkatkan Disiplin dan Profesional Prajurit TNI, Kodim 0314/Inhil Gelar Minggu Militer | Bupati Ekspose RTDP BWP Perkotaan | Kado Hari Jadi Ke 28 Desa Pasir Luhur Dari Bupati H Sukiman Janjikan Pembangunan Aspal | Prabowo Calon Terkuat di 2024, Gerindra Sebut Terlalu Dini
Selasa, 25 Februari 2020
/ Metropolitan / 15:01:30 / Jangan Panik, Begini Cara Agar Tak Terjangkit Virus Corona Wuhan /
Jangan Panik, Begini Cara Agar Tak Terjangkit Virus Corona Wuhan
Jumat, 24 Januari 2020 - 15:01:30 WIB

JAKARTA – Virus corona berawal dari Kota Wuhan, China dan terus menyebar ke negara-negara lain, seperti Jepang Korea Selatan dan Singapura. Indonesia juga tak luput dari ancaman virus ini. Virus corona Wuhan merupakan serangan penyakit serupa influenza dan berpotensi menjadi wabah (pandemik).

Menurut Ketua Pelaksana Komite Nasional Pengendalian Flu Burung dan Kesiapsiagaan, Bayu Krisnamurthi, sebenarnya ini bukanlah hal yang baru. Serangan corona Wuhan yang telah menjangkiti sekitar 500-600 orang dan menyebabkan kematian sekitar 20 orang di antaranya, sebenarnya kurang lebih mirip dengan yang pernah dihadapi sebelumnya.

"Indonesia dan dunia telah mengalami SARS, lalu flu burung, kemudian flu babi, bersambung dengan MERS, dan sekarang corona Wuhan. Semuanya berpotensi wabah. Jadi meskipun virus ini baru dan masih belum banyak diketahui karakter dan perilakunya, sebenarnya kita telah memiliki cukup pengalaman menghadapi situasi seperti ini," ujar Bayu melalui keterangan tertulis yang diterima VIVA, Jumat, 24 Januari 2020.

Bayu turut memberikan saran, terkait beberapa hal yang perlu diperhatikan dalam menghadapi virus corona Wuhan ini. Salah satunya adalah tak perlu panik atau bersikap berlebihan. Yang terpenting adalah siaga dan waspada.

Meskipun corona Wuhan adalah zoonosis (penyakit bersumber hewan yang menyerang manusia) seperti flu burung, tetapi mengingat tidak ada ternak yang terlibat (dugaannya dari kelelawar atau ular, tidak seperti flu burung yang berasal dari ayam), maka kita dapat fokus pada kesehatan manusia.

"Menkes kita yang punya latar belakang militer tentu punya kapasitas untuk membangun sistem komando penanganan. Jika memerlukan koordinasi terkait dampak pariwisata atau perdagangan, dapat dilakukan melalui Kemenko Perekonomian atau Kemenko PMK. Sedangkan langkah-langkah kesiap-siagaan respons cepat darurat dapat dikoordinasikan dengan BNPB," tandas Bayu.

Ia melanjutkan, virus corona Wuhan masih perlu dikaji. Perilaku virus ini perlu diteliti dan mutasinya perlu ditelusuri. Indonesia telah memiliki pakar-pakar yang sangat mumpuni di bidang ini.

Jaringan litbang Kemkes punya ahli-ahli dan laboratorium yang sangat baik, didukung pula oleh kapasitas yang baik di lembaga penelitian-lembaga penelitian seperti di Lembaga Eijkman, IPB, Univ Airlangga, Univ Udayana, UGM, Univ Indonesia dan banyak lembaga lain

Laboratorium di beberapa rumah sakit juga telah cukup kuat untuk melakukan berbagai analisis.

“Indonesia itu besar dan luas, pintu masuknya banyak. Oleh sebab itu, kesiap-siagaan perlu dilakukan tidak hanya di Jakarta tetapi juga di daerah-daerah. Dan jejaring yang telah terbentuk sejak flu burung dapat diaktifkan kembali,” ucapnya.

Bayu kembali memperingatkan bahwa kebersihan lingkungan dan gaya hidup yang sehat semakin perlu diperhatikan. Virus dan bakteri telah bermutasi dan menjadi lebih mengancam kesehatan. Sehingga kita juga perlu lebih bersiap.

Dan ternyata, ada juga risiko yang lebih besar, yaitu fenomena ketidakberhasilan menghadapi bakteri atau virus karena kondisi resistensi terhadap antibiotik (AMR).

"Hal-hal yang diurai di atas lebih menekankan pada kesiap-siagaan menghadapi serangan. Pada waktunya, akan dihasilkan vaksin atau obat untuk mengatasinya. Akan lebih berat situasinya jika ternyata obat yang ada ternyata tidak ampuh lagi untuk menyembuhkan," tutur Bayu. [VIVA]

   
 
Aktivis: Plt Bupati tak Miliki Hak Salahgunakan Aset untuk Kepentingan Pribadi
Minggu, 23 Februari 2020 - 16:07

RSUD Bengkalis Observasi Lima WNA Terdampar
Minggu, 23 Februari 2020 - 16:03

Formasi CPNS Pekanbaru yang Tidak Terisi akan Dibiarkan Kosong
Minggu, 23 Februari 2020 - 15:48

UAS Ajak BAZ-LAZ Cari Solusi Bagi Suku Talang Mamak
Minggu, 23 Februari 2020 - 15:41

Saran Sandi ke Bro Erick yang Mau Bereskan BUMN Sekarat
Minggu, 23 Februari 2020 - 15:33

Ini Lima Makanan yang Tingkatkan Daya Tahan Tubuh dari Virus Corona
Minggu, 23 Februari 2020 - 15:01

Dua Pelaku Sabu Diciduk Polsek Peranap
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:54

Bupati Alfedri Tinjau Korban Kebakaran di Kampung Bunut, Tualang
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:39

Reses H Dani M Nursalam di Pulau Palas, Masyarakat Usulkan Pembangunan Tanggul
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:35

Bupati Intruksikan Jalan Desa Suka Damai Dikerjakan Segera
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:23

Optimis Menang Tingkat Nasional, Ketua TP-PKK Rohul Sudah Persiapkan Tim PKK dari Jauh Hari
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:13

DPRD Riau Siap Beri Masukan Masalah Evaluasi BUMD
Minggu, 23 Februari 2020 - 14:00

Bupati Kampar Resmikan Pasar Pekan Tua di Kawasan Restorasi Kesultanan Kampa
Minggu, 23 Februari 2020 - 13:54

Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu
Minggu, 23 Februari 2020 - 13:48

17.651 Peserta Didik di Pekanbaru akan Ikuti UN
Minggu, 23 Februari 2020 - 13:44

Gubri Tebar 200 Ribu Bibit Ikan Nilam di Danau Kebun Nopi Kuansing
Minggu, 23 Februari 2020 - 13:36

Masnur Tegaskan Kandidat Ketua Golkar Riau Harus Kader dan Punya KTA
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:26

Maksud Terselubung AS Memasukkan RI sebagai Negara Maju
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:22

Korban Meninggal Virus Corona Capai 2.345 Jiwa
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:17

Erick Thohir Angkat Bicara Soal Tuntutan Ahok Mundur
Sabtu, 22 Februari 2020 - 15:10

Terabaikan, Kubangan di Jalan Pinang Ujung Pangkalan Kerinci Ini Tak Pernah Tersentuh Pembangunan
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:57

Tempat Paling Efektif Sebar Virus Corona COVID-19, Nomor 3 Bikin Kaget
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:51

Bappeda Pelalawan Taja Program Camat Penggerak Pembangunan, 5 Masuk Nominasi Terbaik
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:39

Sebanyak 852 Peserta Tes CPNS Pekanbaru Gugur di Hari Kelima
Sabtu, 22 Februari 2020 - 14:29

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com