Home
Masnur Tegaskan Kandidat Ketua Golkar Riau Harus Kader dan Punya KTA | Maksud Terselubung AS Memasukkan RI sebagai Negara Maju | Korban Meninggal Virus Corona Capai 2.345 Jiwa | Erick Thohir Angkat Bicara Soal Tuntutan Ahok Mundur | Terabaikan, Kubangan di Jalan Pinang Ujung Pangkalan Kerinci Ini Tak Pernah Tersentuh Pembangunan | Tempat Paling Efektif Sebar Virus Corona COVID-19, Nomor 3 Bikin Kaget
Sabtu, 22 Februari 2020
/ Nasional / 13:58:17 / MUI Minta Jokowi Pecat Kepala BPIP soal Agama Musuh Pancasila /
MUI Minta Jokowi Pecat Kepala BPIP soal Agama Musuh Pancasila
Rabu, 12 Februari 2020 - 13:58:17 WIB

JAKARTA - Sekretaris Jenderal Majelis Ulama Indonesia (MUI) Anwar Abbas mengkritik Kepala Badan Pembinaan Ideologi Pancasila (BPIP) Yudian Wahyudi yang mengatakan musuh terbesar Pancasila adalah agama.

Abbas pun mendesak Presiden RI Joko Widodo (Jokowi) mencopot Yudian yang baru dilantik pekan lalu itu.

"Kalau benar beliau punya pandangan seperti itu maka tindakan presiden yang paling tepat untuk beliau adalah yang bersangkutan dipecat tidak dengan hormat," kata Abbas dalam keterangan tertulis, Rabu (12/2).

Abbas menilai pemikiran dan pemahaman Yudian tentang Pancasila ini bisa mengancam eksistensi negara. Selain itu, ia khawatir pemikiran Yudian tersebut menjadi destruktif terhadap pengakuan agama dalam Pancasila.

"Lalu timbul pertanyaan kalau agama harus diberangus lalu sila pertama dari Pancasila tersebut mau dikemanakan. Dibuang ? Kalau dibuang berarti tidak Pancasila lagi dan berarti negara ini bubar," ujar Abbas.

Pria yang juga menjabat sebagai Ketua PP Muhammadiyah itu mengatakan pemahaman rakyat Indonesia tentang Pancasila akan sulit terwujud karena pimpinan BPIP memiliki cara pandang yang membahayakan.

"Oleh karena itu kalau yang bersangkutan benar punya pandangan seperti itu maka pilihan yang tepat untuk kebaikan bangsa dan negara yaitu yang bersangkutan mundur atau dimundurkan," tuturnya.

"Sebab kalau yang bersangkutan tidak diberhentikan dan tetap terus duduk di sana maka BPIP ini sudah tentu akan kehilangan trust atau kepercayaan dari rakyat," kata Abbas menambahkan.

Sebelumnya, Kepala BPIP Yudian Wahyudi kepada tim Blak-blakan detik.com,
dengan nilai-nilai Pancasila.

"Si Minoritas ini ingin melawan Pancasila dan mengklaim dirinya sebagai mayoritas. Ini yang berbahaya. Jadi kalau kita jujur, musuh terbesar Pancasila itu ya agama, bukan kesukuan," kata Yudian.

CNNIndonesia.com sudah berusahan menghubungi Yudiawan untuk meminta penjelasan kembali soal pernyataanya tersebut. Namun panggilan telepon dan pertanyaan lewat pesan singkat belum direspons.

(CNN Indonesia)

   
 
Daftar Calon Ketum BPD HIPMI Jaya,
Muhamad Alipudin Komit Bawa HIPMI Jaya dan Anggotanya Semakin Naik Kelas
Sabtu, 22 Februari 2020 - 08:02

Jokowi: Tol Pekanbaru-Dumai Akhir April Tuntas
Jumat, 21 Februari 2020 - 14:09

Riau Berpotensi Diguyur Hujan Ringan
Jumat, 21 Februari 2020 - 14:05

Legislator Riau Berkomitmen Perjuangkan Guru Honorer di Riau Jadi PNS
Jumat, 21 Februari 2020 - 14:02

Menteri Basuki Apresiasi Kualitas Jalan Tol Pekdum
Jumat, 21 Februari 2020 - 13:58

Terpilih Sebagai Ketua GenPI Riau, Bupati Rohul Ucapkan Selamat ke Tanti Ekasari
Jumat, 21 Februari 2020 - 09:08

Rakoornas Investasi di Jakarta, Wakil Bupati Inhil Investasi Sangat Penting
Jumat, 21 Februari 2020 - 08:59

Dishub Pekanbaru akan Siapkan Angkutan Khusus dari Pemukiman ke Halte TMP
Jumat, 21 Februari 2020 - 08:38

KPK Hentikan Penyelidikan 36 Kasus Korupsi, ICW: Sudah Kami Prediksi
Jumat, 21 Februari 2020 - 08:33

Muazin di London Ditikam Saat Mengumandangkan Azan Shalat Asar
Jumat, 21 Februari 2020 - 08:28

Sah! Honda Ikat Marc Marquez hingga 2024
Jumat, 21 Februari 2020 - 08:20

Dugaan Korupsi Proyek Gedung AKMR, Kabid Cipta Karya Dinas PUPR Riau Jawab 12 Pertanyaan
Jumat, 21 Februari 2020 - 08:15

Setahun Memimpin Riau, Program Syam-Edy Belum Sentuh Masyarakat
Kamis, 20 Februari 2020 - 17:19

Isi Acara Leadership di Pertamina,
Ketum BPP HIPMI Dorong Anak Muda Punya Pola Pikir Pengusaha di Perusahaan
Kamis, 20 Februari 2020 - 17:14

Pemkab Bengkalis Siap Permudah Regulasi Perizinan Investasi
Kamis, 20 Februari 2020 - 17:07

Geger, Warga Siberida Temukan Nenek 78 Tahun Tewas di Kamarnya, Ada Luka di Tubuh
Kamis, 20 Februari 2020 - 16:58

Tower Pemancar Ambruk dan Menimpa Kantor BPBD Pelalawan
Kamis, 20 Februari 2020 - 14:37

Tol Pertama di Riau Akan Dongkrak Perekonomian di Tanah Melayu
Kamis, 20 Februari 2020 - 14:25

Cincin Suami Hilang di Amerika, 47 Tahun Kemudian Ditemukan di Finlandia
Kamis, 20 Februari 2020 - 14:21

Gerbang Tol Pekanbaru-Dumai Dipersiapkan Jelang Kedatangan Presiden Jokowi
Kamis, 20 Februari 2020 - 14:05

DPRD Riau Tunggu Gebrakan Duet Syamsuar-Edy
Kamis, 20 Februari 2020 - 13:59

3.200 TNI Polri Amankan Kedatangan Presiden Jokowi ke Riau
Kamis, 20 Februari 2020 - 13:56

Setahun Memimpin Riau, Pekanbaru Tagih Janji Politik Syamsuar-Edy
Kamis, 20 Februari 2020 - 09:28

Masih Buron, Demokrat: Harun Masiku Tidak Sembunyi, Tapi Disembunyikan
Kamis, 20 Februari 2020 - 09:21

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com