Home
Kemasan Makanan Cepat Saji Ditemukan Picu Berbagai Penyakit | Kawanan Gajah Liar Rusak Puluhan Hektare Kebun Sawit Warga Gondai, Pelalawan | Kasus Covid-19 Melejit, DPRD Riau akan Buat Perda Agar Roda Ekonomi Tetap Jalan | Polisi Temukan Unsur Pidana, Anji dan Hadi Pranoto Terancam Dipenjara | Ini Kriteria Pekerja Bergaji Rp5 Juta yang Terima BLT Corona | DPRD Pekanbaru Minta Sekolah Ambil Kebijakan Bantu Biaya Internet Siswa Tak Mampu
Minggu, 09 08 2020
/ Kampar / 09:39:23 / Tanpa Status Jelas, Budayawan Kampar Prihatin Rumah Lontiok di Bandar Serai Tak Terurus /
Tanpa Status Jelas, Budayawan Kampar Prihatin Rumah Lontiok di Bandar Serai Tak Terurus
Kamis, 13 Februari 2020 - 09:39:23 WIB

PEKANBARU - Setelah sekian lama salah satu anjungan yang tersisa lokasi Purna MTQ Bandar Seni Raja Ali Haji (Bandar Serai) jalan Sudirman Pekanbaru, ialah Anjungan Kampar. Bangunan khas Kampar yang dinamakan Rumah Lontik itu kini tegak tanpa status yang jelas.

Rumah Lontiok Kampar ini pernah direhab atau dipugar pada masa Bupati H Burhanudin namun disaat bangunan ini siap dipugar bupati Kampar dijabat H Jefri Noer. Hingga hari ini belum terjadi serah terima dari pihak kontraktor kepada Pemerintah Kabupaten Kampar.

Kawasan Purna MTQ Bandar Serai awalnya dibangun sejumlah bangunan yang merupakan ciri khas kabupaten yang ada di Riau. Sayangnya, miniatur Riau itu saat ini hanya bersisa 5 anjungan saja yakni Rohil, Pelalawan, Inhu, Inhil dan Kampar.

Sementara 4 bangunan anjungan lainnya terurus dengan baik yang dijaga oleh pegawai masing-masing kabupaten terkait. Sementara anjungan Kampar terkesan dibiarkan dan terbengkalai.

Budayawan Kampar, Amirullah Syahruddin mengatakan, perlunya kejelasan status anjungan Kampar tersebut. "Lahan atau tanahnya milik propinsi, sedangkan bangunannya milik dan wewenang kabupaten," ungkap Ketua Matankari Riau itu.

Dijelaskan Amir, ia berharap Anjungan Kampar menjadi ujung tombak promosi kebudayaan dan adat di level Provinsi Riau.

"Sayangnya, Rumah Lontiok ini tidak bertuan hingga hari ini. Pemda Kampar harus segera meninjau dan menyelesaikan persoalan Anjungan Kampar. Ini adalah rumah pemuda, mahasiswa dan seluruh elemen masyarakat Kabupaten Kampar. Sehingga fungsinya bisa lebih luas sebagai ruang promosi budaya dan adat Kampar di provinsi bahkan Indonesia. Ini satu simpul kebudayaan yang mesti tepat sasaran penggunaannya," jelasnya.

Sementara itu Kepala Dinas Pariwisata dan Kebudayaan Kabupaten Kampar Zulia Darma dikonfirmasi terkait hal ini mengatakan bahwa Pemkab Kampar terkendala status lahan untuk melakukan perbaikan terhadap Anjungan Kampar tersebut.

Zulia menjelaskan, lahan tempat berdirinya Anjungan Kampar merupakan aset Pemerintah Provinsi Riau. "Kalau dibebaskan aset tanah tak mungkin. Kendalanya di situ," jelas Zulia.

Ia mengakui telah mengecek kondisi Anjungan Kampar dan berencana akan kembali berkoordinasi dengan Pemprov Riau sambil terus melacak aturan dalam perbaikan bangunan yang berada di lahan Pemprov.

Namun Disparbud Kampar telah mempersiapkan alternatif lain yaitu menggandeng pihak ketiga seperti perusahaan dengan memanfaatkan dana CSR. (CAKAPLAH)


   
 
Budi Yuwono: 9 orang Terkonfirmasi Positif Covid 19, dua Orang Sembuh
Rabu, 05 Agustus 2020 - 06:55

KPK Periksa Kadis dan Mantan Kadis LHK Riau terkait Suap Alih Fungsi Hutan
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:28

Riset: Orang Indonesia Lebih Religius Dibandingkan Negara Lain
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:20

WHO Sebut Dampak Pandemi Virus Corona Bakal Sampai Puluhan Tahun
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:14

Polres Inhu Akhirnya Berhasil Ringkus Pembunuh Gajah Di Kelayang
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:06

16 Warga Riau Terkonfirmasi Positif COVID-19 Jalani Isolasi Mandiri, Begini Syaratnya
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:02

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Riau
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:55

Refly Harun Sebut Kasus Harun Masiku Lebih Bahaya Dibanding Djoko Tjandra
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:50

Gubri Tanam 2.020 Batang Bibit Mangrove dan Bakau di Dumai
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:46

Gelar Swab Massal, Kantor Pusat Bank Riau Kepri Tutup Sementara
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:45

Didesak Evaluasi Kadiskes M Noer, Begini Respon Walikota Pekanbaru
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:36

Pengurus Golkar Siak dan Rohil Masih Dualisme, Musda Tunggu Putusan Mahkamah Partai
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:16

Hewan qurban Kabupaten siak berjumlah 1924 ekor
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:13

Shalat Idul Adha Di Tengah Pandemi,
Bupati Alfedri: Mari Bersama Kita Mengambil Ikmah Dari Kisah Pengorbanan Nabi Ibrahim
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:07

Suhu Malam Lebih Dingin Saat Kemarau, Ini Penjelasan BMKG
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:51

62.934 Warga Riau Telah Dirapid Test
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:40

Sempat Ditertibkan, Ruli di Air Hitam Kembali Menjamur
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:29

Video Pornonya Viral, Menteri Pendidikan Zambia Dipecat
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:25

Jelang HUT Riau, Gubri Instruksikan ASN dan THL Kenakan Pakaian Melayu
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:23

Maju Pilkada Meranti, M Adil Klaim akan Diusung Lebih dari 3 Parpol
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:20

Pemprov Riau Alokasi Anggaran Rp25 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:17

Seorang Tetangga Cekcok Sampai Tega Guyur Nenek, Bikin Geram Netizen
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:10

Ahli Nutrisi: Daging Kambing Picu Darah Tinggi Hanya Mitos
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:00

Keluar Rumah tanpa Masker di Pekanbaru, Siap-siap Kena Denda Rp250 Ribu
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:55

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com