Home
Gubri: Semoga Sebelum Lebaran Virus Corona Berakhir | Total PDP Covid-19 di Riau 97 Orang | Ahli Virologi Ungkap Tips Mudah Bunuh Virus Corona | Ketua DPRD Inhil Terjun Langsung Lakukan Penyemprotan Disinvektan Dari Desa ke Desa | Hand Sanitizer Beralkohol, Sucikah Dipakai Salat? | Berjibaku, Begini Dinsos Bengkalis Siapkan Kebutuhan Warga Karantina
Senin, 30 Maret 2020
/ Riau Region / 14:53:16 / Peneliti UNRI Evaluasi Pengelolaan Drainase Perkotaan Pekanbaru /
Peneliti UNRI Evaluasi Pengelolaan Drainase Perkotaan Pekanbaru
Sabtu, 15 Februari 2020 - 14:53:16 WIB

PEKANBARU - Peneliti Universitas Riau Dr. Komala Sari, ST, M.Si, mengevaluasi pengelolaan drainase perkotaan di Pekanbaru pada Wilayah Pengembangan (WP) IV studi kasus Jalan Sudirman Jl. Parit Indah (MTQ) Jl. Arifin Ahmad, kota itu.

"Berdasarkan evaluasi pengelolaan drainase di Kota Pekanbaru ditemukan beragam permasalahan di antaranya pembangunan drainase tidak berpedoman dengan dokumen perencanaan sehingga dimensinya tidak sesuai, drainase air hujan bercampur dengan air limbah, kurangnya peran stakeholder dalam mengelola drainase," kata Dr. Komala Sari, ST, M.Si, di Pekanbaru, Jumat.

Berdasarkan penelitiannya itu, Komala juga menemukan masalah kurangnya penegakan hukum yang tegas dari kelembagaan terkait sehingga menyebabkan terganggunya keseimbangan ekologi, tidak menguntungkan secara ekonomi dan berpengaruh negatif pada aspek sosial.

Menurut dia, untuk menindaklanjuti evaluasi tersebut, diperlukan upaya terintegrasi mulai dari perencanaan saluran drainase yang mempertimbangkan debit saluran rencana, yang selama ini dilakukan secara konvensional dapat dipadukan dengan beberapa metode 'ecodrain' seperti lubang resapan biopori, sumur resapan, kolam konservasi dan penampungan air hujan.

Untuk proses pelaksanaannya, katanya, mempertimbangkan keseimbangan aspek ekologi, ekonomi, sosial, teknologi, hukum, kelembagaan, dukungan stakeholder dalam memelihara lingkungan secara holistik baik dari metode struktur dan metode non struktur.

"Oleh karenanya penelitian yang dilakukan ini tidak membuat teori baru, akan tetapi lebih bersifat mencari solusi dalam menyelesaikan permasalahan di lapangan sehingga diperoleh rancangan pengelolaan drainase berkelanjutan di Kota Pekanbaru," katanya.

Ia mengungkapkan bahwa kondisi eksisting drainase pada lokasi sampling terdapat yang rusak dan tidak terawat, banyak inlet yang tertutup sampah dan tanah serta ketidaksesuaian dimensi saluran drainase.

Selain itu terjadinya limpasan merupakan akibat dari buruknya kinerja drainase. dan secara ekologi, terdapat beberapa faktor yang mempengaruhi penurunan kinerja drainase di Kota Pekanbaru yaitu distribusi curah hujan, intensitas hujan dan durasi hujan.

"Dilihat dari distribusi curah hujan, perhitungan debit banjir rencana naik secara signifikan mulai dari periode ulang hujan 2 tahun sebesar 451,91 mm/tahun sampai nilai tertinggi pada periode ulang hujan 25 tahun sebesar 517,69 mm/tahun," katanya.

Berdasarkan Permen PU No. 12 Tahun 2014 tentang Penyelenggaraan Sistem Drainase Perkotaan, Kota Pekanbaru termasuk kategori kota besar karena jumlah penduduknya lebih dari 1 juta jiwa yaitu sebanyak 1.162.052 jiwa sehingga daerah tangkapan air berada pada rentang 10-100 Ha, sehingga periode ulang hujan yang digunakan pada rentang 2-5 tahun yaitu pada debit banjir rencana 451,91- 478,24 mm/tahun yang akan digunakan dalam perhitungan debit rancangan banjir.

Sementara itu untuk menindaklanjuti evaluasi tersebut, diperlukan upaya terintegrasi mulai dari perencanaan saluran drainase yang mempertimbangkan debit saluran rencana, yang selama ini dilakukan secara konvensional dapat dipadukan dengan beberapa metode ecodrain seperti lubang resapan biopori, sumur resapan, kolam konservasi dan penampungan air hujan.

Proses pelaksanaannya mempertimbangkan keseimbangan aspek ekologi, ekonomi, sosial, teknologi, hukum, kelembagaan, dukungan stakeholder dalam memelihara lingkungan secara holistik baik dari metode struktur dan metode nonstruktur.

Sedangkan prioritas penanganan drainase yakni perlunya menjalin komunikasi dan mensinergikan program pemerintah pusat dan daerah untuk membantu pembiayaan dan pengelolaan drainase, pengembangan sarana prasarana dengan memanfaatkan ketersediaan lahan dan konsep ecodrain, pembangunan drainase sesuai dengan ketentuan dokumen perencanaan dan disertai dengan prosedur pengelolaannya (SOP). Peningkatan SDM pengelola drainase dan pemanfaatan teknologi, peningkatan kapasitas kelembagaan dan penegakan hukum yang tegas, mendorong masyarakat berpartisipasi aktif dalam pengelolaan drainase, berkoordinasi dengan pihak terkait untuk optimalisasi fungsi dan pengembangan drainase, pengelolaan drainase air hujan terpisah dengan air limbah dan lainnya. (ANTARA)

   
 
Cegah COVID-19, KSKP Tembilahan Siapkan Bilik Sterilisasi untuk Masyarakat
Sabtu, 28 Maret 2020 - 06:50

Tidak Hanya Menghapus UN, UKK bagi Siswa SMK juga Ditiadakan
Sabtu, 28 Maret 2020 - 06:40

Jadwal UTBK 2020 Ditunda
Sabtu, 28 Maret 2020 - 06:38

Gelar OP Setelah Kondisi Aman Dari Covid-19
Sabtu, 28 Maret 2020 - 06:35

Update PDP Covid-19 di Riau, 22 Orang Telah Dinyatakan Negatif
Sabtu, 28 Maret 2020 - 06:24

Pemprov Riau Perpanjang Libur Sekolah SMA/SMK Sederajat
Sabtu, 28 Maret 2020 - 06:22

ODP Covid-19 Di Kampar Meningkat Capai 978 Orang, 2 Orang PDP
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:39

Tangani Corona, Israel Buka Bunker Perang
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:36

AS Bantah Tuduhan Iran Soal Pembuat Virus Corona
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:32

Bahaya Corona, Pemkab Kampar Sosialisasi Dihadapan 5 Camat
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:26

Update Covid-19, 12 ODP di Inhil Telah Selesai Masa Pemantauan dan Dinyatakan Aman
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:19

Antisipasi Penyebaran Virus Corona di Kota Tembilahan, Wabup SU Lakukan Penyemprotan
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:42

Dinas Koperasi UMKM Inhil Keluhkan Minimnya Anggaran Monitoring
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:38

Kadiskes Riau Sebut Pusat Tak Rincikan Kasus Positif Corona di Riau
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:33

Gubri: Persiapan Menyambut TKI Cukup Gunakan Masker
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:28

Anggaran DPRD Riau Rp 28M Siap Dialihkan Penanganan Corona
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:22

DPKP Semprot Disinfektan di Pasar Tradisional di Pekanbaru
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:19

Dampak Covid-19, Bapenda Riau Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:15

Chevron Bantu APD ke Pemprov Riau
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:12

LAMR Imbau Perusahaan Besar di Riau Peduli Pandemi Corona
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:09

ADVERTORIAL PEMKAB BENGKALIS
Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bengkalis dan Posko Covid Center
Kamis, 26 Maret 2020 - 12:36

Catat, Ini Tandanya Virus Corona Mulai Pengaruhi Kesehatan Jiwa
Rabu, 25 Maret 2020 - 08:50

Mau Pesta Nikah di Inhil? Siap-siap Dibatalkan
Rabu, 25 Maret 2020 - 08:48

Terkait Proyek RoRo Kementrian PUPR 2019, Pembanguan RKB SD di Rohul Masih Terbengkalai
Rabu, 25 Maret 2020 - 08:42

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com