Home
Gubri: Semoga Sebelum Lebaran Virus Corona Berakhir | Total PDP Covid-19 di Riau 97 Orang | Ahli Virologi Ungkap Tips Mudah Bunuh Virus Corona | Ketua DPRD Inhil Terjun Langsung Lakukan Penyemprotan Disinvektan Dari Desa ke Desa | Hand Sanitizer Beralkohol, Sucikah Dipakai Salat? | Berjibaku, Begini Dinsos Bengkalis Siapkan Kebutuhan Warga Karantina
Senin, 30 Maret 2020
/ Metropolitan / 13:48:29 / Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu /
Bengkalis Layak Jadi Kampung Zapin Melayu
Minggu, 23 Februari 2020 - 13:48:29 WIB

PEKANBARU - Kabupaten Bengkalis layak menjadi Kampung Zapin Melayu di Riau. Selain dua tari zapin dari Bengkalis sudah mendapatkan pengakuan sebagai WBTB (Warisan Budaya Takbenda) Indonesia oleh Kemendikbud RI, maestro Zapin Melayu, M Yazid, juga berasal dari Meskom Bengkalis.

“Zapin Api dan Zapin Meskom sudah mendapat WBTB. Apalagi maestronya orang Meskom. Walaupun beberapa daerah lainnya di Riau sudah masuk salam peta Zapin Melayu,” kata Pembina Sanggar Tengkah Zapin, H Ahmad Syah Harrofie kepada wartawan, kemarin di Pekanbaru.

Menurutnya harus diajuk bahwa Kampung Meskom di Kabupaten Bengkalis selain menjadi kampung budaya juga menjadi daya tarik wisata bagi wisatawan untuk mengunjungi Provinsi Riau, karena tradisi warga setempat yang melestarikan tarian tradisional zapin.

Mantan Pj Bupati Bengkalis ini mengatakan pada Januari lalu wisatawan dari Jakarta, Malaysia, dan Thailand mengunjungi Kampung Meskom karena tertarik dengan keunikan tradisi di tempat itu.

Dia menjelaskan tari zapin di Riau dianggap sebagai buah akulturasi budaya Arab dan budaya Melayu di masa silam. Nilai dan filosofi dari ragam gerak tari zapin Bengkalis diciptakan berdasarkan unsur sosial masyarakat pendukungnya.

"Tari ini bukan hanya semata-mata sebagai ungkapan ekspresi, melainkan merupakan wajah batiniah dan ekspresi kultural masyarakat yang melahirkan. Lahir di lingkungan masyarakat melayu Riau yang sarat dengan berbagai tata nilai," katanya.

Bagi wisatawan domestik dan mancanegara, lanjutnya, selain bisa mengunjungi destinasi wisata bahari di Kabupaten Bengkalis, Tari Zapin di daerah tersebut juga menjadi atraksi wisata unik.

"Di Kampung Zapin Meskom, selain disuguhi Tari Zapin wisatawan juga ikut belajar menari dan menggali sejarahnya," ujar Ahmad  Syah Harrofie yang juga Asisten I Setda Provinsi Riau.

Sementara itu, wisatawan dari Malaysia Juhfaidzal Azwad menuturkan, di Kampung Zapin Meskom pengunjung bisa mendapatkan pengalaman yang menarik. Menurutnya warga di Kampung itu jelas terlihat secara bersama-sama menaikkan martabat warisan budaya daerahnya.

"Kalau di Malaysia juga ada Zapin tapi hanya satu-satu saja. Di Meskom ada Zapin dalam satu kampung dan ini sangat luar biasa. Anak-anak muda disini masih banyak yang berminat mempelajari Tari Zapin sehingga budaya Zapin terus hidup tidak mati ditinggal jaman. Atraksi ini sangat menarik," kata Juhfaidzal.

Dia menyarankan, alangkah lebih baik lagi bila di Kampung Zapin Meskom disediakan home stay atau pondok wisata bagi wisatawan yang hendak mempelajari Tari Zapin Riau lebih banyak.

"Para pelancong yang datang ke Kampung Zapin Meskom hanya melihat atraksi ini selama 2 hingga 3 jam. Menari bersama sambil mencicipi kuliner lokal. Apabila ada biro perjalanan pariwisata yang menawarkan penginapan pondok wisata, mungkin para pelancong bisa menginap disini untuk mempelajari gerakan tari zapin lebih banyak dan menggali kearifan lokal lainya di Kampung ini," pungkasnya.

zapin merupakan salah satu dari beberapa jenis tarian Melayu yang masih tumbuh dan konon, tarian ini diilhami peranakan Arab yang berasal dari Yaman.

Diperkirakan pada abad ke 16, tarian ini dibawa oleh pedagang Arab yang kemudian merebak ke negeri-negeri di sekitar Johor, mulai Riau, Singapura, Serawak hingga Brunei Darussalam.

Tari zapin jika dirunut dari sejarahnya sebetulnya bermula dari sebuah tarian khusus bagi kalangan istana di Kesultanan Yaman, Timur Tengah di masa silam. Nama zapin sendiri berasal dari kata "Zafn" yang dalam bahasa Arab berarti gerak cepat.

Sedangkan zapin masuk ke Nusantara, sejalan pula dengan berkembangnya Islam sejak abad ke-13 Masehi. Tarian ini berkembang dan dilestarikan di kalangan masyarakat pemeluk Islam. Populernya tari ini tidak lepas dari nilai hiburan dan estetika yang dimiliki setiap gerakannya.

Untuk gerakan tari zapin Melayu terbagi atas tiga gerakan, gerak pembuka (salam), gerak inti dan gerak penutup (tahto). Elemen Pengiring dalam tarian ini yakni, musik Syair Melayu Gambus dan Marwas.(MCR)

   
 
Cegah COVID-19, KSKP Tembilahan Siapkan Bilik Sterilisasi untuk Masyarakat
Sabtu, 28 Maret 2020 - 06:50

Tidak Hanya Menghapus UN, UKK bagi Siswa SMK juga Ditiadakan
Sabtu, 28 Maret 2020 - 06:40

Jadwal UTBK 2020 Ditunda
Sabtu, 28 Maret 2020 - 06:38

Gelar OP Setelah Kondisi Aman Dari Covid-19
Sabtu, 28 Maret 2020 - 06:35

Update PDP Covid-19 di Riau, 22 Orang Telah Dinyatakan Negatif
Sabtu, 28 Maret 2020 - 06:24

Pemprov Riau Perpanjang Libur Sekolah SMA/SMK Sederajat
Sabtu, 28 Maret 2020 - 06:22

ODP Covid-19 Di Kampar Meningkat Capai 978 Orang, 2 Orang PDP
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:39

Tangani Corona, Israel Buka Bunker Perang
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:36

AS Bantah Tuduhan Iran Soal Pembuat Virus Corona
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:32

Bahaya Corona, Pemkab Kampar Sosialisasi Dihadapan 5 Camat
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:26

Update Covid-19, 12 ODP di Inhil Telah Selesai Masa Pemantauan dan Dinyatakan Aman
Jumat, 27 Maret 2020 - 07:19

Antisipasi Penyebaran Virus Corona di Kota Tembilahan, Wabup SU Lakukan Penyemprotan
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:42

Dinas Koperasi UMKM Inhil Keluhkan Minimnya Anggaran Monitoring
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:38

Kadiskes Riau Sebut Pusat Tak Rincikan Kasus Positif Corona di Riau
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:33

Gubri: Persiapan Menyambut TKI Cukup Gunakan Masker
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:28

Anggaran DPRD Riau Rp 28M Siap Dialihkan Penanganan Corona
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:22

DPKP Semprot Disinfektan di Pasar Tradisional di Pekanbaru
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:19

Dampak Covid-19, Bapenda Riau Bebaskan Denda Pajak Kendaraan Bermotor
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:15

Chevron Bantu APD ke Pemprov Riau
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:12

LAMR Imbau Perusahaan Besar di Riau Peduli Pandemi Corona
Jumat, 27 Maret 2020 - 06:09

ADVERTORIAL PEMKAB BENGKALIS
Penanggulangan Covid-19 Kabupaten Bengkalis dan Posko Covid Center
Kamis, 26 Maret 2020 - 12:36

Catat, Ini Tandanya Virus Corona Mulai Pengaruhi Kesehatan Jiwa
Rabu, 25 Maret 2020 - 08:50

Mau Pesta Nikah di Inhil? Siap-siap Dibatalkan
Rabu, 25 Maret 2020 - 08:48

Terkait Proyek RoRo Kementrian PUPR 2019, Pembanguan RKB SD di Rohul Masih Terbengkalai
Rabu, 25 Maret 2020 - 08:42

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com