Home
Kemasan Makanan Cepat Saji Ditemukan Picu Berbagai Penyakit | Kawanan Gajah Liar Rusak Puluhan Hektare Kebun Sawit Warga Gondai, Pelalawan | Kasus Covid-19 Melejit, DPRD Riau akan Buat Perda Agar Roda Ekonomi Tetap Jalan | Polisi Temukan Unsur Pidana, Anji dan Hadi Pranoto Terancam Dipenjara | Ini Kriteria Pekerja Bergaji Rp5 Juta yang Terima BLT Corona | DPRD Pekanbaru Minta Sekolah Ambil Kebijakan Bantu Biaya Internet Siswa Tak Mampu
Sabtu, 08 08 2020
/ Peristiwa / 05:54:38 / Setelah China dan Israel, Indonesia Juga Akan Buat Vaksin COVID-19? /
Setelah China dan Israel, Indonesia Juga Akan Buat Vaksin COVID-19?
Jumat, 20 Maret 2020 - 05:54:38 WIB

JAKARTA – Sejumlah peneliti di berbagai negara kini terus berupaya untuk menemukan vaksin untuk COVID-19. Sebelumnya, peneliti Israel disebut tengah melakukan sejumlah riset untuk menghasilkan vaksin tersebut.
 
Terbaru, China juga telah memulai percobaan klinis pada vaksin virus corona atau COVID-19. Vaksin ini dikembangkan oleh para peneliti yang dipimpin oleh seorang ahli biowarfare. Administrasi Produk Medis Nasional sebelumnya telah menyetujui tes untuk vaksin COVID-19 pertama di negara itu, yang dibuat oleh Akademi Ilmu Kedokteran Militer di Wuhan.

“Kami adalah komunitas masa depan bersama bagi umat manusia, dan vaksin adalah salah satu senjata ilmiah dan teknologi paling kuat untuk mengakhiri epidemi virus corona baru,” kata Chen Wei, pakar biowarfare militer terkemuka yang memimpin tim.

Lantas, bagaimana dengan Indonesia?

Menurut Kepala Lembaga Biologi Molekuler Eijkman, Amin Soebandrio, Indonesia saat ini juga sedang mengejar untuk membuat vaksin. Ia memaparkan bahwa dalam kondisi pandemik seperti ini, tidak boleh bergantung dengan vaksin dari luar negeri.

Dalam hitung-hitungannya, untuk mencegah penularan paling tidak dibutuhkan minimum 50 persen imunisasi dari total penduduk Indonesia untuk menciptakan blanket imunity. Artinya, paling tidak sebanyak 130 juta penduduk Indonesia harus mendapatkan vaksin. Setiap orangnya paling tidak harus divaksin sebanyak dua kali atau 260 juta dosis vaksin.

"Kalau satu dosisnya USD1 atau USD10  tinggal dihitung 260 juta itu bisa puluhan triliun. Kalau punya kemampuan sendiri bisa meng-cover dengan lebih murah," kata dia.

Lebih lanjut, Amin juga menjelaskan pada masa pandemi seperti ini setiap negara akan lebih mengutamakan kebutuhan vaksin untuk warga negaranya. Sehingga mereka akan lebih memilih untuk menyimpan vaksin tersebut. Jika dijual harga yang beredar juga bisa sangat mahal.

"Itu tidak practical, Indonesia harus bisa membuat vaksin sendiri, dan itu sudah kita mulai. Apa yang harus dilakukan, betul-betul bisa menciptakan herd imunity yang bisa menghentikan laju penyebaran virus," lanjut dia. [viva]


   
 
Budi Yuwono: 9 orang Terkonfirmasi Positif Covid 19, dua Orang Sembuh
Rabu, 05 Agustus 2020 - 06:55

KPK Periksa Kadis dan Mantan Kadis LHK Riau terkait Suap Alih Fungsi Hutan
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:28

Riset: Orang Indonesia Lebih Religius Dibandingkan Negara Lain
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:20

WHO Sebut Dampak Pandemi Virus Corona Bakal Sampai Puluhan Tahun
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:14

Polres Inhu Akhirnya Berhasil Ringkus Pembunuh Gajah Di Kelayang
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:06

16 Warga Riau Terkonfirmasi Positif COVID-19 Jalani Isolasi Mandiri, Begini Syaratnya
Senin, 03 Agustus 2020 - 14:02

BMKG: Waspadai Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang di Riau
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:55

Refly Harun Sebut Kasus Harun Masiku Lebih Bahaya Dibanding Djoko Tjandra
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:50

Gubri Tanam 2.020 Batang Bibit Mangrove dan Bakau di Dumai
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:46

Gelar Swab Massal, Kantor Pusat Bank Riau Kepri Tutup Sementara
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:45

Didesak Evaluasi Kadiskes M Noer, Begini Respon Walikota Pekanbaru
Senin, 03 Agustus 2020 - 13:36

Pengurus Golkar Siak dan Rohil Masih Dualisme, Musda Tunggu Putusan Mahkamah Partai
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:16

Hewan qurban Kabupaten siak berjumlah 1924 ekor
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:13

Shalat Idul Adha Di Tengah Pandemi,
Bupati Alfedri: Mari Bersama Kita Mengambil Ikmah Dari Kisah Pengorbanan Nabi Ibrahim
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 16:07

Suhu Malam Lebih Dingin Saat Kemarau, Ini Penjelasan BMKG
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:51

62.934 Warga Riau Telah Dirapid Test
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:40

Sempat Ditertibkan, Ruli di Air Hitam Kembali Menjamur
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:29

Video Pornonya Viral, Menteri Pendidikan Zambia Dipecat
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:25

Jelang HUT Riau, Gubri Instruksikan ASN dan THL Kenakan Pakaian Melayu
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:23

Maju Pilkada Meranti, M Adil Klaim akan Diusung Lebih dari 3 Parpol
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:20

Pemprov Riau Alokasi Anggaran Rp25 Miliar untuk Pemulihan Ekonomi Akibat Covid-19
Sabtu, 01 Agustus 2020 - 15:17

Seorang Tetangga Cekcok Sampai Tega Guyur Nenek, Bikin Geram Netizen
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:10

Ahli Nutrisi: Daging Kambing Picu Darah Tinggi Hanya Mitos
Jumat, 31 Juli 2020 - 12:00

Keluar Rumah tanpa Masker di Pekanbaru, Siap-siap Kena Denda Rp250 Ribu
Jumat, 31 Juli 2020 - 11:55

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com