Home
Penyemprotan Disinfektan Massal, 500 Lebih Personel Tim Gabungan Diterjunkan | Ketua DPRD Inhil Terus Pimpin Tim Lakukan Penyemprotan Disinvektan Dari Desa ke Desa | Adanya Isu PKS akan Ditutup, Bupati Siak : Tak Usah Ditanggapi Info yang tak Jelas | Saran Ahli untuk Memutus Rantai Penularan COVID-19 | Berlibur dengan 20 Selir ke Jerman, Raja Thailand Dicibir Rakyatnya | Ahli di RI Buat Obat untuk Halau Corona Menembus Paru-paru
Selasa, 31 Maret 2020
/ Nasional / 09:48:34 / Ujian Nasional 2020 Ditunda karena Corona /
Ujian Nasional 2020 Ditunda karena Corona
Selasa, 24 Maret 2020 - 09:48:34 WIB

JAKARTA - Ketua Komisi X DPR RI Syaiful Huda mengatakan penyelenggaraan Ujian Nasional (UN) Tahun 2020 ditiadakan berkenaan dengan pandemi virus corona (Covid-19). Opsi pengganti UN tengah dikaji oleh DPR dan pemerintah.

Dalam akun Instagram pribadinya, Huda mengatakan keputusan itu telah dibahas Komisi X DPR RI bersama Menteri Pendidikan dan Kebudayaan (Mendikbud) Nadiem Makariem lewat rapat dalam jaringan (daring) atau online.

"DARING MEETING: barusan selesai Rapat Daring dengan Mendikbud dan Jajaran; salah satu yang kita sepakati; Ujian Nasional (UN) SD, SMP dan SMA Ditiadakan," tulis Huda dalam akun Instagram @syaifulhooda, Selasa (24/3).

Saat diminta konfirmasi oleh CNNIndonesia.com, Huda membenarkan informasi tersebut. Dia berkata keputusan ini diambil karena corona diprediksi masih akan mewabah di Indonesia hingga April, waktu pelaksanaan UN.

Politikus PKB itu mengatakan saat ini pemerintah dan DPR sedang mengkaji opsi lain sebagai pengganti UN. Salah satu opsinya dengan menggelar UN secara daring.

"Kami sepakat bahwa opsi USBN ini hanya bisa dilakukan jika dilakukan secara daring, karena pada prinsipnya kami tidak ingin ada pengumpulan siswa secara fisik di Gedung-gedung sekolah," tuturnya kepada CNNIndonesia.com, Selasa (24/3).

Meski begitu, Huda bilang opsi UN daring hanya untuk beberapa sekolah yang memiliki kemampuan. Jika sekolah tidak punya kapasitas itu, maka ada opsi meluluskan peserta didik berdasarkan nilai rapor.

Para siswa akan dinilai dari pencapaian mereka selama sekolah. Untuk SD, maka sekolah akan menilai rapor kumulatif selama enam tahun. Sementara untuk SMP dan SMA akan dinilai dari pencapaian mereka selama tiga tahun.

"Jika USBN via daring tidak bisa dilakukan maka muncul opsi terakhir yakni metode kelulusan akan dilakukan dengan menimbang nilai kumulatif siswa selama belajar di sekolah," ucapnya.

CNNIndonesia.com sudah menhubungi Sekjen Kemendikbud Ainun Naim untuk mengonfirmasi hal tersebut, namun belum direspons.

Virus corona sendiri sejauh ini telah menginfeksi 579 orang per Senin (23/3). Dari jumlah tersebut, 49 orang meninggal dunia dan 30 orang dinyatakan sembuh.
(CNN Indonesia)

   
 
Tim Gugus Tugas Pemkab Rohul Sasar Hingga ke Kampung, Warga Nihil Positif Covid 19
Senin, 30 Maret 2020 - 06:24

Bocah Empat Tahun di Inhil Tewas Tenggelam di Sumur Masjid, Begini Kronologinya
Senin, 30 Maret 2020 - 06:12

Sering Menangis, Ayah Tiri di Pekanbaru Bunuh Bayi Tiga Tahun
Senin, 30 Maret 2020 - 06:08

Lagu Ramadan yang Dinanti dari Muhsin Lahajji Masuk Tangga Lagu Asia Tenggara
Senin, 30 Maret 2020 - 06:00

Atasi Wabah Covid-19, Walikota dan Bupati Diminta Sinergi dengan Pemprov Riau
Senin, 30 Maret 2020 - 05:56

Cegah Covid-19, Pemko Pekanbaru akan Tutup Pasar Kaget
Senin, 30 Maret 2020 - 05:48

Gubri: Semoga Sebelum Lebaran Virus Corona Berakhir
Minggu, 29 Maret 2020 - 20:42

Total PDP Covid-19 di Riau 97 Orang
Minggu, 29 Maret 2020 - 20:36

Ahli Virologi Ungkap Tips Mudah Bunuh Virus Corona
Minggu, 29 Maret 2020 - 06:59

Cegah Penyebaran Covid 19
Ketua DPRD Inhil Terjun Langsung Lakukan Penyemprotan Disinvektan Dari Desa ke Desa
Minggu, 29 Maret 2020 - 06:31

Hand Sanitizer Beralkohol, Sucikah Dipakai Salat?
Minggu, 29 Maret 2020 - 06:21

Berjibaku, Begini Dinsos Bengkalis Siapkan Kebutuhan Warga Karantina
Minggu, 29 Maret 2020 - 06:17

HIPMI Paparkan Panduan Jalankan Usaha Tengah Wabah Covid-19
Minggu, 29 Maret 2020 - 06:06

Model Cantik Vania Clara Wijaya Berbagi Tips Cegah Covid-19
Minggu, 29 Maret 2020 - 05:55

Guru Besar UIN Suska Riau Minta Masyarakat Patuhi Himbauan MUI
Minggu, 29 Maret 2020 - 05:50

Gubernur Riau Surati Mendagri Terkait Status Plt Bupati Bengkalis
Minggu, 29 Maret 2020 - 05:45

Pendatang Sakit Gejala Mirip COVID-19 Diamankan di Terminal BRPS Pekanbaru
Minggu, 29 Maret 2020 - 05:39

Pasien Dalam Pengawasan COVID-19 di RSUD Dumai Meninggal Dunia
Minggu, 29 Maret 2020 - 05:33

PDP Covid-19 di Riau yang Sudah Dipulangkan Jadi 23
Sabtu, 28 Maret 2020 - 21:32

Warga Riau dari Jakarta Ditetapkan ODP
Sabtu, 28 Maret 2020 - 21:25

JCH Diminta Lunasi BPIH dan Kumpulkan Paspor
Sabtu, 28 Maret 2020 - 21:17

Bhabinkamtibmas dan Pemdes Keliling Desa Sampaikan Himbauan Waspada Virus Corona
Sabtu, 28 Maret 2020 - 07:20

Cegah Virus Corona, Polsek Kelayang Lakukan Penyemprotan Disinfektan
Sabtu, 28 Maret 2020 - 07:12

Muhsin Lahajji Angkat Keindahan Sawahlunto di Videoklip Lagu Tema Ramadan 2020
Sabtu, 28 Maret 2020 - 07:08

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com