Home
Kata UAS Soal Hukum Salat Jamaah Berjarak di Tengah Wabah COVID-19 | Wow, Ternyata Minum Kopi Ampuh Cegah Stroke pada Perempuan | AS Gugat Perusahaan China yang Menjual Masker N95 Palsu | Tingkat Kesembuhan Riau, Nomor Dua di Indonesia | Otak-otak Ikan Patin Oleh-oleh dari Pekanbaru yang Menggoda Selera | Keberangkatan 858 CJH Pekanbaru Ditunda, Wawako Ayat: Jangan Bersedih
Minggu, 07 Juni 2020
/ Lifestyle / 07:23:47 / Saran Ahli untuk Memutus Rantai Penularan COVID-19 /
Saran Ahli untuk Memutus Rantai Penularan COVID-19
Selasa, 31 Maret 2020 - 07:23:47 WIB

RIAUTRUST.COM - Kasus positif COVID-19 di Indonesia kembali bertambah. Hingga Minggu, 29 Maret, tercatat ada 1.285 kasus positif corona di Indonesia dan 114 orang meninggal akibat virus ini. Meningkatnya angka positif corona ini membuat semua pihak berupaya untuk memutus penyebaran virus tersebut. 

Pokja infeksi PP. PDPI dan selaku Tim Medis COVID-19 dan Jubir RS Persahabatan untuk COVID- 19, DR.dr. Erlina Burhan, MSc Sp.P(K) mengatakan, masyarakat memiliki peranan yang sangat penting dalam memutus rantai penularan COVID-19 di Indonesia.

"Memutus rantai penularan di masyarakat adalah sesuatu kegiatan yang wajib dilakukan bila ingin lepas dari COVID-19. Garda depan adalah masyarakat bukan tenaga medis," kata dia.

Beberapa hal penting yang bisa dilakukan masyarakat dalam memutus rantai penularan COVID-19 ini adalah dengan berada di rumah sesuai dengan aturan yang telah diberlakukan pemerintah beberapa pekan lalu. Dia menjelaskan, peraturan ini dibuat untuk mencegah interaksi sosial dengan menghindari kerumunan yang ditakutkan adanya penyebaran virus di kerumunan tersebut.

"Kita tahu selama ini penularan COVID ini melalui langsung dan tidak langsung. Langsung ini saat bilamana pasien batuk seseorang yang terinfreksi ini batuk dia akan keluar droplet saat batuk atau bersin yang jaraknya bisa menjangkau 1,5 meter. Makanya penting di rumah aja, karena mencegah kerumunan" kata dia. 

Kedua, hal yang bisa dilakukan masyarakat untuk memutus rantai penularan COVID-19 ini adalah dengan menerapkan pola hidup sehat dengan mencuci tangan setelah beraktivitas.

"Penyebaran juga bisa secara tidak langsung akibat menyentuh benda yang terkontaminasi dengan virus. Paling efektif mencegahnya dengan tidak menyetuh wajah, ini bisa dilakukan kalau jadi kebiasaan. Dan mencuci tangan," kata dia.

Erlina melanjutkan, mencuci tangan dengan sabun ampuh mencegah penularan COVID-19 karena virus dilapisi lemak yang bisa hancur hancur bila bertemu dengan sabun.

"Agar efektif cuci tangan harus benar durasi 20 detik. Harus semua, permukaan tangan dalam sela jari, pinggir jari, sampai keujung-ujung kuku," kata dia.

Cuci tangan juga harus dilakukan setelah membuang ingus, sebelum dan sesudah merawat pasien, sebelum dan sesudah mengolah makanan, setelah dari toilet, setelah memegang binatang, setelah membuang sampah, dan mengganti popok.

"Mencuci tangan membuat tangan enggak terkontaminasi virus," kata dia. [Viva]

   
 
Donald Trump Akhiri Hubungan AS dengan WHO
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:53

Uni Eropa Desak Israel Hentikan Penghancuran Rumah Palestina
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:51

Valentino Rossi Akui Berat Ucapkan Salam Perpisahan kepada MotoGP
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:45

Penumpang Lewat Bandara SSK II Wajib Kantongi Surat Keterangan Negatif Covid-19
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:35

Hingga Kini, Laboratorium Biomolekuler Sudah Periksa 3.400 Sampel
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:30

Walhi Riau dan Jikalahari Desak Gubernur Riau Tolak Mamud Murod Sebagai Kadis LHK Riau
Jumat, 29 Mei 2020 - 13:42

Kenali Ciri-ciri Teori Konspirasi Virus Corona COVID-19
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:57

PKS: Bawa Bahar Smith ke Nusakambangan Arogansi Kekuasaan
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:35

Arab Saudi Kecam Israel akan Caplok Bagian Negara Palestina
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:12

Bangun Kilang Dumai, Pertamina Gandeng Perusahaan Korea
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:08

Wajik Alias Kalamai, Kuliner Melayu Khas Lebaran di Pelalawan yang Tak Lekang oleh Waktu
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:02

Dengan Pakai Masker 70 Persen Kemungkinan Terkena covid 19 Berkurang
Jumat, 22 Mei 2020 - 13:55

Rohil dan Kuantan Singingi Daerah Bebas Dari Penularan Positif Covid-19
Jumat, 22 Mei 2020 - 13:51

Sejumlah Jalan Pemprov di Rohul Banyak Rusak, Ini Tanggapan PUPR Riau
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:52

Trump Salahkan China atas Pembunuhan Massal Virus Corona
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:41

Terima Bantuan dari Pemrov Riau, Pemkab Siak akan Salurkan BLT kepada 16,800 KK
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:33

PKS Curiga Motif Pemerintah Bahas RUU Cipta Kerja saat Reses
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:39

Protes Keras, Palestina Batalkan Seluruh Perjanjian dengan AS dan Israel
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:24

Sudah Seminggu, Pekanbaru Nihil Kasus Baru Positif Covid-19
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:19

Kampar Hanya Kebagian Rp6,2 Miliar Atasi COVID-19, DPRD Riau Sebut Pemprov tak Adil
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:01

Enam Daerah PSBB di Riau Dapat Bantuan Logistik Kesehatan Rp20 Miliar, Begini Penjelasannya
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:45

3.150 Karyawan di Riau Kena PHK dan Dirumahkan, Dapat Sembako dari Pemda
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:39

Pemburu Semakin Leluasa Manfaatkan Wabah COVID-19, Begini Penjelasan Forum HarimauKita
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:30

Habieb Bahar Bin Smith Akan Jalani Sisa Hukuman Hingga November 2021
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:59

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com