Home
Kata UAS Soal Hukum Salat Jamaah Berjarak di Tengah Wabah COVID-19 | Wow, Ternyata Minum Kopi Ampuh Cegah Stroke pada Perempuan | AS Gugat Perusahaan China yang Menjual Masker N95 Palsu | Tingkat Kesembuhan Riau, Nomor Dua di Indonesia | Otak-otak Ikan Patin Oleh-oleh dari Pekanbaru yang Menggoda Selera | Keberangkatan 858 CJH Pekanbaru Ditunda, Wawako Ayat: Jangan Bersedih
Minggu, 07 Juni 2020
/ Nasional / 13:27:28 / Ragu Berakhir Juni, Pakar Prediksi 2020 RI Masih Sibuk Corona /
Ragu Berakhir Juni, Pakar Prediksi 2020 RI Masih Sibuk Corona
Senin, 18 Mei 2020 - 13:27:28 WIB

JAKARTA - Epidemiolog dari Universitas Indonesia (UI) Hermawan Saputra memprediksi Indonesia akan sibuk untuk hidup berdampingan dengan virus corona sepanjang tahun 2020 bila pemerintah dan masyarakat tidak konsisten menerapkan kebijakan Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

Hal dikatakan Hermawan sekaligus merespons hasil riset yang dilakukan Lingkaran Survei Indonesia (LSI) Denny JA menyatakan 99 persen kasus virus corona di Indonesia akan berakhir Juni 2020.

"Intinya kita harus siap bermaraton, kalau misalnya tahun ini kita menyebutnya the year with Covid-19. Jadi tahun ini kita masih disibukkan dengan Covid 19," kata Hermawan kepada CNNIndonesia.com, Ahad (17/5).

Hermawan menilai para peneliti yang membuat riset model maupun pemerintah kerap kali gegabah saat mengambil kesimpulan terkait siklus hidup maupun puncak pandemi Covid-19.

Padahal, kata dia, dalam prediksi model itu banyak asumsi-asumsi yang dapat memengaruhi perkiraan puncak wabah di dalam riset tersebut. Salah satu asumsi yang biasa digunakan berkaitan dengan faktor kebijakan pengetatan atau pembatasan sosial hingga jangkauan tes massal corona.

"Jadi selama ada perubahan kebijakan, dan perilaku masyarakat tak terkontrol, maka dinamika variabel-variabel yang dijadikan asumsi itu juga bergerak," kata dia.

"Maka dulu kita liat ada prediksi bulan April atau Mei itu terjadi puncak kasus. Nah tapi sekarang kan jadi mundur," ucap Hermawan menambahkan.

Prediksi puncak virus corona di Indonesia pada awal Mei dan berakhir awal Juni itu pernah dikemukakan Ketua Tim Pakar Gugus Percepatan Penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito.

Hermawan sendiri juga pesimistis bila wabah virus corona berakhir pada bulan Juni seperti riset yang dilakukan LSI Denny JA maupun prediksi Wiku.

Ia memperkirakan situasi itu akan tambah parah bila rencana pemerintah merealisasikan rencana relaksasi PSBB dalam waktu dekat.

Pemerintah melalui Ketua Gugus Tugas Percepatan Penanganan Covid-19 Doni Monardo menyebut Presiden Joko Widodo sudah memerintahkan untuk membuat simulasi terkait pelonggaran Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB).

"Sangat riskan bila kita buka kelonggaran apalagi sampai mengizinkan semua moda transportasi," tutur Hermawan.

Terlebih lagi, Hermawan menegaskan puncak krisis pandemi virus corona di Indonesia belum terjadi sampai saat ini. Sehingga, lanjut dia, sangat berisiko untuk membuka kelonggaran kebijakan PSBB dan membiarkan masyarakat beraktivitas serta berkumpul di ruang publik.

Kondisi yang lebih parah bisa terjadi jika perilaku masyarakat tetap sulit untuk disiplin dan tak peduli terkait wabah corona.

"Dan kita harus punya napas panjang untuk bermaraton dengan tetap menjaga daya tahan tubuh dan kesabaran melewati ini semua," ucap Hermawan.

LSI Denny JA menyatakan 99 persen kasus virus corona di Indonesia akan berakhir Juni 2020. Riset itu mengolah data sekunder dari tiga sumber. Yakni dari Worldmeter data dunia virus corona, Singapore University of Technology and Desaign, dan berbagai hasil riset lainnya.

LSI Denny JA juga mengeluarkan prediksi kegiatan perekonomian di Indonesia bisa kembali beroperasi mulai bulan Juni 2020, meski pandemi virus corona masih berlangsung.

[Cnnindonesia.com]

   
 
Donald Trump Akhiri Hubungan AS dengan WHO
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:53

Uni Eropa Desak Israel Hentikan Penghancuran Rumah Palestina
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:51

Valentino Rossi Akui Berat Ucapkan Salam Perpisahan kepada MotoGP
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:45

Penumpang Lewat Bandara SSK II Wajib Kantongi Surat Keterangan Negatif Covid-19
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:35

Hingga Kini, Laboratorium Biomolekuler Sudah Periksa 3.400 Sampel
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:30

Walhi Riau dan Jikalahari Desak Gubernur Riau Tolak Mamud Murod Sebagai Kadis LHK Riau
Jumat, 29 Mei 2020 - 13:42

Kenali Ciri-ciri Teori Konspirasi Virus Corona COVID-19
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:57

PKS: Bawa Bahar Smith ke Nusakambangan Arogansi Kekuasaan
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:35

Arab Saudi Kecam Israel akan Caplok Bagian Negara Palestina
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:12

Bangun Kilang Dumai, Pertamina Gandeng Perusahaan Korea
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:08

Wajik Alias Kalamai, Kuliner Melayu Khas Lebaran di Pelalawan yang Tak Lekang oleh Waktu
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:02

Dengan Pakai Masker 70 Persen Kemungkinan Terkena covid 19 Berkurang
Jumat, 22 Mei 2020 - 13:55

Rohil dan Kuantan Singingi Daerah Bebas Dari Penularan Positif Covid-19
Jumat, 22 Mei 2020 - 13:51

Sejumlah Jalan Pemprov di Rohul Banyak Rusak, Ini Tanggapan PUPR Riau
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:52

Trump Salahkan China atas Pembunuhan Massal Virus Corona
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:41

Terima Bantuan dari Pemrov Riau, Pemkab Siak akan Salurkan BLT kepada 16,800 KK
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:33

PKS Curiga Motif Pemerintah Bahas RUU Cipta Kerja saat Reses
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:39

Protes Keras, Palestina Batalkan Seluruh Perjanjian dengan AS dan Israel
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:24

Sudah Seminggu, Pekanbaru Nihil Kasus Baru Positif Covid-19
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:19

Kampar Hanya Kebagian Rp6,2 Miliar Atasi COVID-19, DPRD Riau Sebut Pemprov tak Adil
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:01

Enam Daerah PSBB di Riau Dapat Bantuan Logistik Kesehatan Rp20 Miliar, Begini Penjelasannya
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:45

3.150 Karyawan di Riau Kena PHK dan Dirumahkan, Dapat Sembako dari Pemda
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:39

Pemburu Semakin Leluasa Manfaatkan Wabah COVID-19, Begini Penjelasan Forum HarimauKita
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:30

Habieb Bahar Bin Smith Akan Jalani Sisa Hukuman Hingga November 2021
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:59

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com