Home
DPR Minta Kejati Riau Usut Tuntas Dugaan Korupsi Dana Bansos di Siak | Akhiri Masa Tugas Pjs Bupati Siak Gelar Silaturahmi | Pastikan Semua Personil Pengamanan TPS Sehat, Aman Dari Covid 19, Polres Siak Lakukan Rapid Test | Penelitian Jepang: Antibodi Covid-19 di Dalam Tubuh Bisa Bertahan Enam Bulan | Sekolah Tatap Muka Dimulai Awal Januari, DPRD Riau: Harus Ada Garansi Aman | Zakat 2.5 % Maka Raih Keberkahan dan Kebersihan Harta 100 %
Minggu, 06 Desember 2020
/ Politik / 14:29:54 / PKS Sebut New Normal Cermin Ketidakjelasan Tangani Corona /
PKS Sebut New Normal Cermin Ketidakjelasan Tangani Corona
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:29:54 WIB

JAKARTA - Ketua Dewan Pimpinan Pusat Partai Keadilan Sejahtera (DPP PKS) Mardani Ali Sera mengkritik pernyataan Presiden Joko Widodo (Jokowi) yang menyinggung kondisi new normal atau tatanan kehidupan baru di tengah pandemi virus corona (Covid-19).

Menurut Mardani, pernyataan itu mencerminkan ketidakjelasan langkah yang ditempuh Jokowi dalam menangani pandemi virus corona.

"Cermin ketidakjelasan langkah penanganan corona," kata Mardani lewat pesan singkat.

Mardani menilai terdapat jeda antara diskursus di pemerintah pusat hingga pemerintah daerah, baik dari sisi waktu dan muatan saat ini.

Dalam pandangan Mardani, melontarkan wacana new normal di tengah perjuangan masyarakat dan pemerintah daerah melawan pandemi virus corona adalah langkah yang membingungkan.

Kebingungan itu dianggap Mardani sama seperti dengan ketidakjelasan pemerintah yang memberikan izin bagi masyarakat untuk menggunakan pesawat terbang saat ini.

"Sama bingungnya dengan ketidakjelasan larangan mudik dengan izin bepergian pakai pesawat terbang. Hentikan usaha merepotkan dan memberatkan pemerintah daerah dan masyarakat," ucap Mardani.

Senada dengan Mardani, Ketua DPP Partai Demokrat Didik Mukrianto ikut mengkritik pernyataan Jokowi yang menyinggung soal new normal.

Demokrat meminta Jokowi melengkapi informasi terkait pandemi virus corona di Indonesia secara utuh lebih dahulu sebelum membuat keputusan baru.

"Itulah yang seharusnya dilakukan Indonesia, dilakukan oleh presiden. Sebaiknya, Presiden mengumpulkan data dan informasi yang utuh dan bisa dipertanggungjawabkan sebelum membuat pernyataan," tutur Didik.

Anggota Komisi III DPR RI itu menyatakan bahwa seorang presiden harus berhati-hati dalam memberikan pernyataan kepada publik karena harus terang, jernih, dan tidak boleh bertentangan satu sama lain agar tidak membingungkan masyarakat.

Idealnya, kata Didik, pernyataan seorang presiden dilandasi sebuah kajian dan analisa yang terukur, mendalam, serta bisa dipertanggungjawabkan dan mengandung nilai edukasi yang berbasis ilmu.

"Ingat, perkataan presiden itu bisa dianggap titah atau bahkan untuk keadaan tertentu bisa diartikulasikan sebagai sabdo pandito ratu yang akan diikuti oleh rakyat, tidak boleh mencla-mencle atau tidak bisa dipegang dan dipertanggungjawbkan," ujar Didik.

Didik menuturkan, langkah yang seharusnya dilakukan saat ini adalah mengendalikan penyebaran virus corona dan menolong masyarakat yang membutuhkan bantuan sosial.

Menurut Didik, langkah itu sangat bisa untuk dilakukan dengan segala fasilitas sudah dimiliki oleh pemerintah, khususnya Perppu Nomor 1 Tahun 2020 yang sudah disahkan menjadi UU oleh DPR RI beberapa waktu lalu.

Dengan kedisiplinan Didik yakin pengendalian virus bisa dilakukan, seperti di negara lain bahkan di beberapa daerah di Indonesia. Berdasarkan data pemerintah, kasus Covid-19 di Sulawesi Selatan, misalnya, sudah mulai melandai.

Didik menyebut Jokowi baru bisa menyatakan Indonesia memulai tatanan baru setelah pengendalian dilakukan dan grafik penularan menurun.

Menurutnya, tatanan baru itu bukan berdampingan dengan bahaya atau bukan mempertaruhkan nyawa masyarakat dengan virus corona yang sangat berbahaya.

"Tatanan baru itu yang tepat adalah penyesuaian kehidupan sebagai dampak corona yang telah mempengaruhi sendi ekonomi dan kehidupan termasuk kehidupan sosial, politik, budaya, pertahanan dan keamanan, dan itu dilakukan setelah Covid-19 dinilai bisa dikendalikan," kata Didik.

Dia pun berharap pernyataan Jokowi soal new normal bukan untuk mengingkari tanggung jawab pemerintah terhadap rakyatnya. Bukan pula bentuk ketidakmampuan pemerintah dalam mengelola ekonomi.

"Pemerintah termasuk di dalamnya para menteri dan pembantu presiden, idealnya adalah orang-orang pinunjul atau mempunyai kelebihan, kalau mereka dianggap hebat di kala kondisi normal, itu standar sekali," ujarnya.

Sebelumnya, Jokowi menyinggung kondisi new normal di tengah pandemi virus corona. Ia menyebut masyarakat akan bisa kembali beraktivitas seperti biasa, namun dengan protokol kesehatan yang ketat.

Jokowi mengatakan pemerintah akan mengatur agar kehidupan kembali berjalan normal, sambil memantau perkembangan penyebaran virus corona. Ia memastikan pemerintah tetap mengutamakan keselamatan masyarakat.

"Kebutuhan kita sudah pasti berubah untuk mengatasi risiko wabah ini. Itu keniscayaan, itulah yang oleh banyak orang disebut sebagai new normal atau tatanan kehidupan baru," kata Jokowi dalam pernyataannya di Istana Merdeka, Jakarta, pada Jumat (15/5).


[Cnnindonesia.com]


   
 
Petronas Diprediksi Buat Rossi Hebat Lagi di MotoGP
Selasa, 01 Desember 2020 - 06:59

Via Vitcon, Pjs Bupati Siak Sampaikan Kesiapan Pilkada Siak 9 Desember Mendatang Kepada Wagubri
Selasa, 01 Desember 2020 - 06:39

3 Warga Kecamatan Tualang Ditangkap Tim Opsnal Polsek tualang Polres Siak
Selasa, 01 Desember 2020 - 06:37

Riau Dapat 4 Juta Vaksin COVID-19, Begini Penjelasannya
Senin, 30 November 2020 - 14:01

APBD Riau 2021 Prioritas untuk Pemulihan Ekonomi dari Dampak Pandemi
Senin, 30 November 2020 - 13:50

Sukseskan Pengamanan Pilkada Tahun 2020, Polres Siak Gelar Simulasi Sispamkota
Senin, 30 November 2020 - 13:42

Jenis Jenis Zakat Mal
Minggu, 29 November 2020 - 20:45

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Ketua PMI Inhil Zulaikhah Wardan SSos Hadiri Acara Sunatan Massal dan Donor Darah Sempena HGN
Minggu, 29 November 2020 - 19:35

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Bupati Inhil HM Wardan Hadiri Pengukuhan DPP Pallapi Arrona Ogie Periode 2021 - 2025
Minggu, 29 November 2020 - 19:31

Tak Masuk Jajaran Pengurus MUI, Ini kata Din Syamsuddin
Sabtu, 28 November 2020 - 21:10

Pjs Bupati Indra Agus Lukman, Ajak Seluruh Komponen Masyarakat Tolak Politik Uang
Sabtu, 28 November 2020 - 20:56

Anggota APKASINDO Dayun Siak Ikuti Zoom Meeting dengan Beberapa Menteri
Sabtu, 28 November 2020 - 20:52

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Sejak Dilantik 2016 Lalu, PC Muslimat NU Inhil Serius Bantu Pemerintah di Bidang Keagamaan
Sabtu, 28 November 2020 - 20:19

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Bupati HM.Wardan Hadiri Rapat Paripurna, APBD Inhil TA 2021 Disahkan Sebesar Rp 1,7 T
Sabtu, 28 November 2020 - 20:13

Nasrul Terima Bantuan Biaya Hidup Rumah Yatim
Jumat, 27 November 2020 - 19:38

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Bupati HM.Wardan Ikuti Pengukuhan TPKAD Secara Virtual
Jumat, 27 November 2020 - 19:23

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Hj Zulaikhah Wardan Selaku Ketua PMI Inhil Hadiri Ratas di Markas PMI Jalan Veteran
Kamis, 26 November 2020 - 19:43

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Diwakili Asisten II, Bupati Wardan Kukuhkan dan Lantik Ketua DKA, MKA dan DPH LAM Keritang
Kamis, 26 November 2020 - 16:22

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Buka Musda Ke-IIV GOW, Bupati Wardan Melalui Organisasi Wanita Harus Mengerti RPJMD Inhil
Kamis, 26 November 2020 - 16:15

Galeri Foto Kegiatan Pemerintah Kabupaten Indragiri Hilir
Bupati HM.Wardan Lakukan Penanaman Mangrove di Desa Sungai Bella Kecamatan Kuindra
Kamis, 26 November 2020 - 16:12

Di Hari Guru, SMAN 3 Sungai Apit Launching Dua Buku Sekaligus
Kamis, 26 November 2020 - 17:47

Program Bantuan Ibnu Sabil untuk Hermonedi
Kamis, 26 November 2020 - 17:43

Apel Kasatwil Tahun 2020, Kapolri Berikan Arahan Tegas Pada Jajaran
Kamis, 26 November 2020 - 17:41

jJangan Perlahan untuk Menunaikan Zakat
Kamis, 26 November 2020 - 17:37

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com