Home
Kata UAS Soal Hukum Salat Jamaah Berjarak di Tengah Wabah COVID-19 | Wow, Ternyata Minum Kopi Ampuh Cegah Stroke pada Perempuan | AS Gugat Perusahaan China yang Menjual Masker N95 Palsu | Tingkat Kesembuhan Riau, Nomor Dua di Indonesia | Otak-otak Ikan Patin Oleh-oleh dari Pekanbaru yang Menggoda Selera | Keberangkatan 858 CJH Pekanbaru Ditunda, Wawako Ayat: Jangan Bersedih
Minggu, 07 Juni 2020
/ Peristiwa / 15:24:59 / Protes Keras, Palestina Batalkan Seluruh Perjanjian dengan AS dan Israel /
Protes Keras, Palestina Batalkan Seluruh Perjanjian dengan AS dan Israel
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:24:59 WIB

RIAUTRUST.COM - Palestina membatalkan semua perjanjian dan nota kesepahaman dengan Israel dan Amerika Serikat (AS). Keputusan itu diambil sebagai protes keras terhadap rencana Israel mencaplok atau aneksasi sejumlah bagian di Tepi Barat.

"Organisasi Pembebasan Palestina dan negara Palestina dibebaskan dari semua perjanjian dan nota kesepahaman dengan pemerintah Amerika dan Israel, serta dari seluruh kewajiban yang didasarkan pada nota kesepahaman dan perjanjian ini, termasuk yang berkaitan dengan keamanan," ujar Presiden Palestina Mahmoud Abbas pada akhir pertemuan mendesak yang diadakan di Ramallah pada Selasa 19 Mei waktu setempat.

Israel akan memikul semua tanggung jawab dan kewajiban sebagai occupying power atau pihak yang melakukan pendudukan di wilayah Palestina, dengan segala konsekuensi dan dampaknya berdasarkan pada hukum internasional dan hukum humaniter. "Khususnya Konvensi Jenewa Keempat tahun 1949," kata Abbas.

Konvensi tersebut mengatur bahwa occupying power bertanggung jawab untuk melindungi penduduk sipil yang berada di bawah pendudukan beserta properti mereka; mengkriminalisasi hukuman kolektif; melarang pencurian sumber daya, perampasan dan pencaplokan tanah; serta melarang pemindahan paksa penduduk.

Sebut AS Bertanggung Jawab

Keputusan Abbas itu disampaikan sebagai tanggapan atas pernyataan Perdana Menteri Israel Benjamin Netanyahu, saat pemerintahan baru mereka dilantik di hadapan parlemen pada Minggu 17 Mei, mengenai rencananya untuk mencaplok sejumlah bagian di Tepi Barat. Bahkan Netanyahu akan menerapkan hukum Israel di permukiman-permukiman Israel yang dibangun di wilayah tersebut.

Dalam pidatonya, Abbas menyatakan bahwa pemerintah AS "bertanggung jawab penuh atas penindasan yang menimpa rakyat Palestina dan kami menganggap mereka sebagai mitra utama pemerintah pendudukan Israel dalam semua keputusan serta tindakannya yang agresif dan tidak adil terhadap rakyat kami."

Abbas kemudian mendesak negara-negara yang menolak rencana perdamaian Timur Tengah Presiden AS Donald Trump, atau dikenal sebagai Kesepakatan Abad Ini, untuk mengambil "langkah penolakan dan menjatuhkan sanksi serius guna mencegah pemerintah pendudukan Israel mengimplementasikan skema mereka dan melakukan penolakan terus-menerus atas hak-hak warga negara kami."

Lebih lanjut, Abbas menyatakan bahwa negara Palestina akan terus maju dengan menandatangani dan bergabung dalam lebih banyak perjanjian dan konvensi internasional.

"Kami akan terus memburu (pemerintah) pendudukan atas kejahatannya terhadap warga kami di semua otoritas dan pengadilan internasional. Dalam konteks ini, kami menegaskan kepercayaan kami pada independensi dan integritas Mahkamah Pidana Internasional," tambahnya.

Liputan6.com

   
 
Donald Trump Akhiri Hubungan AS dengan WHO
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:53

Uni Eropa Desak Israel Hentikan Penghancuran Rumah Palestina
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:51

Valentino Rossi Akui Berat Ucapkan Salam Perpisahan kepada MotoGP
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:45

Penumpang Lewat Bandara SSK II Wajib Kantongi Surat Keterangan Negatif Covid-19
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:35

Hingga Kini, Laboratorium Biomolekuler Sudah Periksa 3.400 Sampel
Sabtu, 30 Mei 2020 - 06:30

Walhi Riau dan Jikalahari Desak Gubernur Riau Tolak Mamud Murod Sebagai Kadis LHK Riau
Jumat, 29 Mei 2020 - 13:42

Kenali Ciri-ciri Teori Konspirasi Virus Corona COVID-19
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:57

PKS: Bawa Bahar Smith ke Nusakambangan Arogansi Kekuasaan
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:35

Arab Saudi Kecam Israel akan Caplok Bagian Negara Palestina
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:12

Bangun Kilang Dumai, Pertamina Gandeng Perusahaan Korea
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:08

Wajik Alias Kalamai, Kuliner Melayu Khas Lebaran di Pelalawan yang Tak Lekang oleh Waktu
Jumat, 22 Mei 2020 - 14:02

Dengan Pakai Masker 70 Persen Kemungkinan Terkena covid 19 Berkurang
Jumat, 22 Mei 2020 - 13:55

Rohil dan Kuantan Singingi Daerah Bebas Dari Penularan Positif Covid-19
Jumat, 22 Mei 2020 - 13:51

Sejumlah Jalan Pemprov di Rohul Banyak Rusak, Ini Tanggapan PUPR Riau
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:52

Trump Salahkan China atas Pembunuhan Massal Virus Corona
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:41

Terima Bantuan dari Pemrov Riau, Pemkab Siak akan Salurkan BLT kepada 16,800 KK
Kamis, 21 Mei 2020 - 16:33

PKS Curiga Motif Pemerintah Bahas RUU Cipta Kerja saat Reses
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:39

Protes Keras, Palestina Batalkan Seluruh Perjanjian dengan AS dan Israel
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:24

Sudah Seminggu, Pekanbaru Nihil Kasus Baru Positif Covid-19
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:19

Kampar Hanya Kebagian Rp6,2 Miliar Atasi COVID-19, DPRD Riau Sebut Pemprov tak Adil
Kamis, 21 Mei 2020 - 15:01

Enam Daerah PSBB di Riau Dapat Bantuan Logistik Kesehatan Rp20 Miliar, Begini Penjelasannya
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:45

3.150 Karyawan di Riau Kena PHK dan Dirumahkan, Dapat Sembako dari Pemda
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:39

Pemburu Semakin Leluasa Manfaatkan Wabah COVID-19, Begini Penjelasan Forum HarimauKita
Kamis, 21 Mei 2020 - 14:30

Habieb Bahar Bin Smith Akan Jalani Sisa Hukuman Hingga November 2021
Selasa, 19 Mei 2020 - 14:59

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2016 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com