Home
Pelaku Pemotong Pohon Median Jalan Diringkus Polsek Bukit Raya, Pelaku Disuruh oleh CV RB | Konsisten, Ketua DPRD Inhil Kembali Motori Pembersihan Anak Sungai | Meledak Lagi! Hari Ini Riau 380 Positif Corona, 9 Pasien Meninggal Dunia | Polsek Sungai Mandau Tangkap Pelaku Tindak Pidana Penyalahguanaan Narkotika | Penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah, Pjs.Bupati Siak: Ini Bagian Manajemen Aset | Kasus Pemotongan Pohon Mulai Terungkap, Walikota Minta Tangkap Aktor Intelektual
Senin, 26 Oktober 2020
/ Nasional / 10:20:51 / MUI Minta Jokowi Kendalikan Keamanan, Jangan Biarkan Aparat Brutal /
MUI Minta Jokowi Kendalikan Keamanan, Jangan Biarkan Aparat Brutal
Jumat, 09 Oktober 2020 - 10:20:51 WIB

JAKARTA - Majelis Ulama Indonesia ( MUI) meminta Presiden Joko Widodo mengendalikan keamanan dan ketertiban masyarakat. Hal ini disampaikan MUI merespons masifnya protes dan unjuk rasa massa menentang pengesahan omnibus law UU Cipta Kerja.

"MUI meminta kepada Presiden Jokowi untuk dapat mengendalikan suasana keamanan dan ketertiban masyarakat saat ini dengan menghargai hak asasi manusia warga negara," kata Sekretaris Jenderal MUI Anwar Abbas melalui Taklimat MUI yang diterima Kompas.com, Jumat (9/10/2020).

Tak hanya itu, MUI juga meminta Jokowi mengontrol tindakan aparat keamanan dalam menangani pengunjuk rasa. "Jangan membiarkan aparat keamanan melakukan tindakan yang brutal dan tindakan yang tidak terkontrol dalam menangani unjuk rasa," ujar Anwar.

Kepada aparat keamanan, MUI meminta untuk menjaga dan melindungi HAM para pengunjuk rasa. Sebab, unjuk rasa menyampaikan pendapat di depan umum dilindungi oleh konstitusi dan peraturan perundang-undangan. Sementara, para pengunjuk rasa diimbau untuk tidak melakukan tindakan anarkistis.

"MUI mengimbau kepada para pengunjuk rasa untuk tidak melakukan tindakan anarkis serta menjunjung tinggi nilai-nilai Pancasila," kata Anwar.

Untuk diketahui, aliansi mahasiswa dan para buruh menggelar aksi unjuk rasa di beberapa daerah dan terpusat di Istana Negara pada Kamis (8/10/2020). Dalam aksinya, mahasiwa menuntut, agar Presiden Joko Widodo mengeluarkan perppu atas UU Cipta Kerja.

Namun, aksi unjuk rasa tersebut diwarnai kericuhan di beberapa tempat. Diketahui, UU Cipta Kerja telah disahkan DPR dan pemerintah dalam rapat paripurna di Gedung DPR, Senayan, Jakarta, Senin (5/10/2020).

Ketua Badan Legislasi (Baleg) DPR, Supratman Andi Agtas, dalam pemaparannya di rapat paripurna menjelaskan RUU Cipta Kerja dibahas melalui 64 kali rapat sejak 20 April hingga 3 Oktober 2020. RUU Cipta Kerja terdiri atas 15 bab dan 174 pasal.

"Baleg bersama pemerintah dan DPD telah melaksanakan rapat sebanyak 64 kali: 2 kali rapat kerja, 56 kali rapat panja, dan 6 kali rapat timus/timsin yang dilakukan mulai Senin sampai Minggu, dimulai pagi hingga malam dini hari," ujar Supratman. "Bahkan masa reses tetap melakukan rapat baik di dalam maupun luar gedung atas persetujuan pimpinan DPR," kata dia.

[KOMPAS.com ]


   
 
Sat Reskrim Polsek Tanah Merah Bekuk Bandar Narkoba 33 Tahun
Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:32

Penumpang Dipaksa Turun dari Pesawat karena Tolak Pakai Masker dan Sengaja Batuk di Depan Kru
Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:15

Harga Minyak Mentah Dunia Naik, TBS Kelapa Sawit Riau Ikutan Naik
Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:09

Sanksi Sosial Pelanggar Protokol Kesehatan di Pekanbaru tak Seperti yang Digaungkan
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:52

Dua Pegawai WIKA Kembali Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Jembatan WFC Bangkinang
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:40

Pastikan Lahan tak Masalah, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Pembangunan Proyek KIT
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:28

Ada Operasi Mengantuk di Tol Permai, yang Mengantuk Diberi Kopi
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:23

Peringatan Hari Pangan se-dunia, Bupati Inhil Lakukan Penen Raya Jagung
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:13

Memiliki Paket Sabu, Polsek Lubuk Dalam Amankan Pria 56 Tahun
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:34

Kapolres Inhu Serahkan Rompi Relawan Covid-19 dan Gandeng STIE-I Untuk Bagikan Bantuan
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:23

Pemkab Inhu Sunnat Massal Anak Di Kecamatan Kelayang
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:17

Polsek Kelayang Ringkus Pengedar Sabu
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:14

Sekretaris KPU Provinsi Riau Lantik 3 Pejabat Eselon III
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:11

Uji Coba Vaksin Sinovac Tak Berikan Efek Samping Berat bagi Relawan
Selasa, 20 Oktober 2020 - 06:59

Tak Sengaja, Balita Kirimkan Foto Telanjang Ibunya ke Kontak Snapchat
Selasa, 20 Oktober 2020 - 06:46

Guna Mewujudkan Pemerintahan Bersih dan Berwibawa, Pemkab-Korwil V KPK Sosialisasikan COI
Selasa, 20 Oktober 2020 - 06:29

Satres Narkoba Polres Siak Ringkus Pengedar Sabu-sabu
Selasa, 20 Oktober 2020 - 06:27

Calon Bupati H Hamulian-M Sahril Topan Dikunjungi Warga Dari Berbagai Suku
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:11

Pemprov Riau Gelar Konsultasi Publik Pengadaan Lahan Tol Rengat-Jambi
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:56

Tiang Reklame Ilegal Banyak di Pekanbaru, Pemko Dinilai Tidak Tegas
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:50

Lebih dari 1.000 Warga Tampan Terpapar Covid-19
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:45

Waspada, Hujan Lebat Disertai Petir akan Mengguyur Riau
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:35

2 Cara UMKM Cek dan Lapor Bila Belum Dapat BLT Rp2,4 Juta
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:27

Dipeluk Ibu, Bayi Jadi Satu-satunya yang Selamat dalam Kecelakaan Pesawat
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:21

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com