Home
Pelaku Pemotong Pohon Median Jalan Diringkus Polsek Bukit Raya, Pelaku Disuruh oleh CV RB | Konsisten, Ketua DPRD Inhil Kembali Motori Pembersihan Anak Sungai | Meledak Lagi! Hari Ini Riau 380 Positif Corona, 9 Pasien Meninggal Dunia | Polsek Sungai Mandau Tangkap Pelaku Tindak Pidana Penyalahguanaan Narkotika | Penyerahan Sertifikat Hak Atas Tanah, Pjs.Bupati Siak: Ini Bagian Manajemen Aset | Kasus Pemotongan Pohon Mulai Terungkap, Walikota Minta Tangkap Aktor Intelektual
Senin, 26 Oktober 2020
/ Nasional / 15:00:04 / Ulil Abshar:Jokowi Tak Dengar NU-Muhammadiyah soal Isu Sosial /
Ulil Abshar:Jokowi Tak Dengar NU-Muhammadiyah soal Isu Sosial
Sabtu, 10 Oktober 2020 - 15:00:04 WIB

JAKARTA - Cendekiawan Islam Ulil Abshar Abdalla (Gus Ulil) menyatakan Presiden Joko Widodo cenderung tak mendengarkan suara Nahdlatul Ulama (NU) dan Muhammadiyah terkait kritik soal isu keadilan sosial termasuk Pilkada dan Omnibus Law UU Cipta Kerja.

Jokowi, kata Ulil, hanya mendengar dua organisasi itu hanya jika terkait dengan isu pluralisme dan kebhinekaan.

"Tentu saja saya bicara soal tendensi, jadi kecenderungan pemerintah ini sepertinya terutama dalam periode Jokowi kedua ini, menjadikan NU dan Muhammadiyah sebatas sebagai pembenar sejauh menyangkut masalah pluralisme dan kebhinnekaan," kata Ulil saat dihubungi CNNIndonesia.com, Jumat (9/10).

Ini menurut dia, sejalan dengan arah kedua organisasi yang sejak awal memang mengembangkan paham keagamaan yang moderat.

Namun pemerintah, di sisi lain, menurutnya hanya menggunakan isu antiradikalisme sebagai komoditas politik untuk melanggengkang kekuasaan.

"Jadi itu bagian memperkuat kekuasaan saja, karena pemerintah sedang menghadapi kelompok-kelompok yang dianggap antikebhinnekaan. Saya tidak akan ngomong begini kalau pemerintah enggak budeg sekarang ini. Menurut saya ini budeg dalam dua isu terakhir ini," kata dia.

CNNIndonesia.com mencoba menghubungi PBNU terkait pernyataan Ulil. Namun hingga berita ini dinaikkan, Sekjen PBNU Helmy Faishal dan Ketua Pengurus Harian Tanfidziyah PBNU Robikin Emhas tak merespon panggilan telpon dan pesan yang dikirimkan.

Sementara Ketua PP Muhammadiyah, Anwar Abbas menyebut, pernyataan yang disampaikan oleh Gus Ulil itu ada benarnya.
Lihat juga: Omnibus Law Dikebut, Anwar Abbas Duga DPR Ditawan Pemodal

"Secara pribadi saya menyatakan pernyataan Mas Ulil itu ada benarnya. Jadi pemerintah terkesan pilih-pilih mana yang dia suka atau yang menguntungkan saja, terutama yang menguntungkan oligarki politik dan ekonomi," kata dia melalui pesan singkat, Sabtu (10/10).

Sebelumnya, baik NU dan Muhammadiyah telah memberikan pernyataan terkait Omnibus Law Cipta Kerja.

Pengurus Besar Nahdlatul Ulama (PBNU) menyatakan mendukung uji materi atau judicial review Undang-Undang Omnibus Law Cipta Kerja ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Nahdlatul Ulama membersamai pihak-pihak yang berupaya mencari keadilan dengan menempuh jalur konstitusional dengan mengajukan uji materi ke Mahkamah Konstitusi," kata Ketua Umum PBNU Said Aqil Siroj dalam keterangan tertulis yang diterima CNNIndonesia.com, Jumat (9/10).

Anwar Abbas pada Selasa lalu juga menyebut bahwa Omnibus Law Cipta Kerja lebih banyak membela kepentingan pemilik modal dan sangat mengabaikan kepentingan rakyat luas.
(CNN Indonesia )


   
 
Sat Reskrim Polsek Tanah Merah Bekuk Bandar Narkoba 33 Tahun
Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:32

Penumpang Dipaksa Turun dari Pesawat karena Tolak Pakai Masker dan Sengaja Batuk di Depan Kru
Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:15

Harga Minyak Mentah Dunia Naik, TBS Kelapa Sawit Riau Ikutan Naik
Rabu, 21 Oktober 2020 - 15:09

Sanksi Sosial Pelanggar Protokol Kesehatan di Pekanbaru tak Seperti yang Digaungkan
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:52

Dua Pegawai WIKA Kembali Diperiksa KPK Terkait Kasus Korupsi Jembatan WFC Bangkinang
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:40

Pastikan Lahan tak Masalah, Pemko Pekanbaru Lanjutkan Pembangunan Proyek KIT
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:28

Ada Operasi Mengantuk di Tol Permai, yang Mengantuk Diberi Kopi
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:23

Peringatan Hari Pangan se-dunia, Bupati Inhil Lakukan Penen Raya Jagung
Rabu, 21 Oktober 2020 - 14:13

Memiliki Paket Sabu, Polsek Lubuk Dalam Amankan Pria 56 Tahun
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:34

Kapolres Inhu Serahkan Rompi Relawan Covid-19 dan Gandeng STIE-I Untuk Bagikan Bantuan
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:23

Pemkab Inhu Sunnat Massal Anak Di Kecamatan Kelayang
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:17

Polsek Kelayang Ringkus Pengedar Sabu
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:14

Sekretaris KPU Provinsi Riau Lantik 3 Pejabat Eselon III
Selasa, 20 Oktober 2020 - 19:11

Uji Coba Vaksin Sinovac Tak Berikan Efek Samping Berat bagi Relawan
Selasa, 20 Oktober 2020 - 06:59

Tak Sengaja, Balita Kirimkan Foto Telanjang Ibunya ke Kontak Snapchat
Selasa, 20 Oktober 2020 - 06:46

Guna Mewujudkan Pemerintahan Bersih dan Berwibawa, Pemkab-Korwil V KPK Sosialisasikan COI
Selasa, 20 Oktober 2020 - 06:29

Satres Narkoba Polres Siak Ringkus Pengedar Sabu-sabu
Selasa, 20 Oktober 2020 - 06:27

Calon Bupati H Hamulian-M Sahril Topan Dikunjungi Warga Dari Berbagai Suku
Senin, 19 Oktober 2020 - 14:11

Pemprov Riau Gelar Konsultasi Publik Pengadaan Lahan Tol Rengat-Jambi
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:56

Tiang Reklame Ilegal Banyak di Pekanbaru, Pemko Dinilai Tidak Tegas
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:50

Lebih dari 1.000 Warga Tampan Terpapar Covid-19
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:45

Waspada, Hujan Lebat Disertai Petir akan Mengguyur Riau
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:35

2 Cara UMKM Cek dan Lapor Bila Belum Dapat BLT Rp2,4 Juta
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:27

Dipeluk Ibu, Bayi Jadi Satu-satunya yang Selamat dalam Kecelakaan Pesawat
Senin, 19 Oktober 2020 - 13:21

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com