Home
Curah Hujan Tinggi, Begini Antisipasi HKI Dalam Pengerjaan Tol Pekanbaru-Bangkinang | Restorasi Gambut dan Mangrove Dilanjutkan, Riau Masih Jadi Prioritas | Hujan Disertai Petir dan Angin Kencang akan Mengguyur Riau | Epidemiolog: Vaksin Tak Langsung Bekerja Usai Disuntikkan | Rumah Yatim Bagikan Bantuan Pendidikan dan Biaya Hidup untuk Warga Kabupaten Kampar | Mengapa Banyak Ulama yang Meninggal? Ini Penjelasan Pakar
Senin, 25 Januari 2021
/ SainsTech / 08:00:44 / Alasan HP Hingga Laptop Harus Dimatikan Saat di Pesawat /
Alasan HP Hingga Laptop Harus Dimatikan Saat di Pesawat
Rabu, 13 Januari 2021 - 08:00:44 WIB

JAKARTA - Larangan untuk menonaktifkan jaringan telepon di dalam pesawat merupakan hal yang pasti di dengar setiap kali pesawat akan lepas landas. Pramugari bahkan hilir mudik di lorong pesawat untuk memastikan ponsel dalam keadaan mati atau jaringan pada ponsel tidak aktif.

Selain ponsel, sejumlah perangkat yang dapat memancarkan sinyal seperti laptop hingga tablet juga diminta untuk dimatikan selama perjalanan pesawat. Perangkat itu hanya boleh digunakan tanpa terkoneksi jaringan internet.

Melansir The Conversation, peneliti menemukan bahwa emisi elektromagnetik dari perangkat elektronik pribadi dapat mengganggu sistem pesawat. Secara khusus, yang berada di kisaran 800-900 MHz dapat mengganggu instrumentasi kokpit tanpa pelindung.

Pada telepon GSM (2G) misalnya, terkenal dapat mengganggu sistem elektronik lainnya. Pemilik ponsel jenis itu pasti tidak asing dengan dengungan pada stereo atau speakerphone saat melakukan panggilan. Bayangkan gangguan ini ditangkap oleh sistem navigasi yang sensitif.

Temuan itu adalah masalah khusus pada pesawat yang berusia tua. Sedangkan pesawat yang lebih baru dirancang untuk menangani sejumlah besar dampak perangkat elektronik yang dibawa penumpang ke pesawat.

Untuk diketahui, ponsel mencari menara seluler terdekat untuk disambungkan saat membuat atau menerima panggilan. Setiap menara melayani sebuah area (sebuah 'sel') yang bisa mencapai radius 50 mil di atas medan datar atau radius lebih kecil dari satu mil di daerah perbukitan atau zona perkotaan yang padat.

Saat proses berpindah dari satu sel ke sel lain, misalnya dalam sebuah perjalanan, panggilan ponsel dialihkan dari satu menara ke menara berikutnya. Diperlukan sedikit kerja keras dari keseluruhan sistem untuk membuat transisi ini tampak mulus.

Pesawat terbang adalah mesin yang sangat kompleks, diisi dengan elektronik dan sistem penting yang diperlukan untuk melakukan penerbangan. Karena kompleksitasnya, tidak mungkin untuk menguji seberapa aman sistem tersebut ketika digunakan secara terus menerus.

Solusinya, manufaktur membuat sistem penting di pesawat mereka agar tidak terlalu rentan terhadap gangguan elektronik. Selain itu, keberadaan Mode Pesawat pada ponsel cerdas juga menjadi solusi penerbangan menjadi lebih aman dari gangguan elektronik.

Saat mengaktifkan fitur itu, radio seluler ponsel akan mati sehingga tidak dapat melakukan panggilan telepon atau mengirim SMS. Itu juga mematikan WiFi dan Bluetooth, tetapi keduanya dapat diaktifkan kembali dan digunakan di pesawat.

Melansir Live Science, larangan perangkat nirkabel lebih berkaitan dengan kemungkinan gangguan jaringan darat, daripada bahaya yang ditimbulkan pada sistem pesawat terbang. Meski tidak ada bukti langsung, maskapai memilih untuk bermain aman dengan tetap melarang penggunaan perangkat nirkabel saat penerbangan berlangsung.

Semua regulasi di dunia masih belum menghalangi penumpang pesawat untuk sesekali mengeluarkan ponselnya. Padahal, sekitar satu hingga empat panggilan telepon seluler dilakukan selama setiap penerbangan komersial, menurut sebuah studi tahun 2006 dari Universitas Carnegie Mellon di Pittsburgh.

FAA bahkan harus menyarankan awak pesawat untuk mematikan ponsel mereka saat lepas landas dan mendarat, setelah insiden di awal 2009. Dalam kasus itu, nada dering petugas terbukti berpotensi mengganggu saat lepas landas. Tetapi Pedoman Operasi Umum tidak melarang kru untuk tetap menggunakan ponsel.

Meski komunikasi via ponsel belum diizinkan, sejumlah maskapai sudah menawarkan layanan WiFi bagi penumpangnya. Virgin American misalnya, menggunakan bagian khusus dari spektrum elektromagnetik yang disediakan untuk komunikasi udara-ke-darat.

(CNN Indonesia)


   
 
Merasa Sakit Hati Tega Bacok Korban 4 Kali Hingga Tewas
Jumat, 22 Januari 2021 - 07:53

Persingkat Jarak Pelayanan, Verifikasi RAPBKampung kedepan Cukup di Kecamatan Saja
Rabu, 20 Januari 2021 - 17:30

Inna Lillahi Wa Inna Ilaihi Rajaiun: Belum Usai Pandemi Melanda, Kini Ibu Pertiwi Dibuat Duka Lagi..
Rabu, 20 Januari 2021 - 17:10

Buron 4 Tahun, Dua Pelaku Pembunuhan Warga Batang Peranap Diringkus
Rabu, 20 Januari 2021 - 16:52

Bos WhatsApp Blak-blakan soal Ribut Pindah ke Telegram-Signal
Rabu, 20 Januari 2021 - 07:12

Pembayaran Gaji ASN Pemko Pekanbaru Diproses Manual
Rabu, 20 Januari 2021 - 07:03

Ragam Kabinet Biden, Kulit Hitam hingga Keturunan Palestina
Rabu, 20 Januari 2021 - 06:55

Hari Ke-2 Monitoring PTM, Sekda Siak Arfan Usman Kunjungi SMA N 1 Siak
Rabu, 20 Januari 2021 - 06:43

Ketua DPRD Dukung Program PWI Inhil Periode 2020-2023
Rabu, 20 Januari 2021 - 06:39

Antisipasi Banjir, Karhutla dan Kesiapan Keputusan MK, Polres Inhu Gelar Apel
Rabu, 20 Januari 2021 - 06:36

Bupati Alfedri Hadiri PAW Anggota DPRD Provinsi Riau
Selasa, 19 Januari 2021 - 10:31

Sekda Siak Arfan Usman, Tinjau PTM di Tahfidz Islamic Center
Selasa, 19 Januari 2021 - 10:18

HPN 2021, PWI Inhil Jadwalkan Kegiatan Wisata Jurnalistik dan LKTJ
Selasa, 19 Januari 2021 - 10:04

Preservasi Jalan di Inhil, Ketua DPRD dan Kadis PUPR Diskusi Bersama Kepala UPT Wilayah 4
Selasa, 19 Januari 2021 - 09:46

Lebihi Kecepatan Normal di Jalan TOL, Ditlantas Polda Riau Tindak Tegas
Selasa, 19 Januari 2021 - 09:08

Pastikan Vaksin Covid - 19 Dalam Keadaan Aman,
Kapolres Siak Kunjungi UPTD Instalasi Farmasi dan Logistik Dinas Kesehatan Kabupaten Siak
Selasa, 19 Januari 2021 - 08:56

Pemkab Siak Berikan 100 Paket Sembako Untuk Korban Banjir di Kampung Teluk Lanus
Jumat, 15 Januari 2021 - 21:50

Hari Ini Giliran Nakes di Pekanbaru Disuntik Vaksin Covid-19
Jumat, 15 Januari 2021 - 11:28

Sering Terjadi Kecelakaan, Dewan Minta Regulator Evaluasi Tol Permai
Jumat, 15 Januari 2021 - 11:19

Klaim Punya Bukti Tidak Netral, PKS akan Laporkan KPU Inhu ke DKPP
Jumat, 15 Januari 2021 - 11:09

Membuka Pintu Rezeki di Waktu Pagi
Jumat, 15 Januari 2021 - 10:47

Ketua KPU Bengkalis Diperiksa Polisi, KPU Riau Hormati Hukum
Kamis, 14 Januari 2021 - 20:29

Pemprov Segera Usulkan Pj Sekda Riau ke Kemendagri
Kamis, 14 Januari 2021 - 20:25

Satres Narkoba Polres Siak Kembali Berhasil Membekuk Pengedar Narkoba
Kamis, 14 Januari 2021 - 20:18

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com