Home
Hari Ini, Ratusan Personel Polres Inhu Divaksinasi Covid-19 | Dermaga A Pelabuhan Dumai Alami Pendangkalan, Daftar Tunggu Kapal Kargo Makin Lama | Besok KPK Kumpulkan Seluruh Kepala Daerah di Riau | Tidak Dilibatkan, Wapres Ma'ruf Amin Mengaku Kaget Presiden Izinkan Investasi Miras | Bersama Perangkat Desa Polres Siak Sosialisasikan Bahaya Penyalah Gunaan Narkoba. | Perlu Penyelamatan Pulau Mendol Dari Abrasi Bibir Pantai
Jum'at, 05 Maret 2021
/ Nasional / 08:55:53 / PKS Nilai Perpres Ekstremisme Bisa Buat Masyarakat Terbelah /
PKS Nilai Perpres Ekstremisme Bisa Buat Masyarakat Terbelah
Jumat, 22 Januari 2021 - 08:55:53 WIB

JAKARTA - Wakil Ketua Fraksi Partai Keadilan Sejahtera (PKS) DPR RI Sukamta mengkritisi Peraturan Presiden (Perpres) Nomor 7 Tahun 2021 tentang Rencana Aksi Nasional Pencegahan dan Penanggulangan Ekstremisme Berbasis Kekerasan yang Mengarah pada Terorisme atau RAN PE.

Dalam beleid tersebut, salah satu program yang tercantum adalah melatih masyarakat melaporkan terduga ekstremis ke polisi. Terkait hal ini, Sukamta khawatir justru akan semakin membuat masyarakat terbelah.

"Akan muncul di tengah-tengah masyarakat sikap saling curiga dan saling menuding. Keterbelahan masyarakat yang bineka dan majemuk ini akan berbahaya" kata Sukamta saat dihubungi CNNIndonesia.com, Kamis (21/1/2020).

Sukamta mengatakan, PKS berharap pemerintah seharusnya mendorong persatuan, bukan malah membuka ruang perpecahan antarmasyarakat dengan Perpres tersebut.

"Memperbesar energi dan aura menuju tunggal ika akan lebih kondusif daripada mendorong saling melaporkan. Kok, seperti zaman PKI saja," imbuhnya.

Sukamta melanjutkan hal ini juga akan membuat indeks demokrasi Indonesia memburuk. Sebab, bisa saja masyarakat takut menyampaikan pendapat dan aspirasi yang berbeda dengan pemerintah lantaran takut dicap ekstremis.

Ia juga mempertanyakan alasan di balik penerbitan Perpres tersebut. Padahal, menurutnya, jika pemerintah berniat memberantas ekstremis dan terorisme, hal tersebut sudah tercantum dalam Undang-undang Terorisme.

"Apa motif pemerintah melahirkan Perpres ekstremisme ini? Padahal sudah ada UU Terorisme yang dipergunakan untuk memberantas teroris," jelas Sukamta.

"Apakah perpres ini benar-benar menyasar pencegahan tindakan terorisme atau punya motif lain," ujarnya menambahkan.

Perpres RAN PE yang diteken Jokowi awal 2021 mendapat sorotan. Tak sedikit LSM mengkritisi peraturan ini lantaran berpotensi menimbulkan bahaya di kehidupan masyarakat.

Namun demikian, pihak Istana Kepresidenan melalui Kepala Staf Presiden Moeldoko meminta semua pihak berpikir rasional dalam merespons Perpres tersebut. Moeldoko mengatakan Perpres ekstremisme dibuat untuk memperkuat keamanan dan ketertiban masyarakat.

Cnnindonesia.com


   
 
Oknum PNS Nyambi Jual Sabu Dibekuk Polsek Rengat Barat
Kamis, 25 Februari 2021 - 21:49

Bupati HM Harris Resmikan Gedung PTSP Kejaksaan Negeri Pelalawan
Kamis, 25 Februari 2021 - 08:34

Bupati Rohil Terpilih Afrizal Sintong Diusulkan Jadi Ketua Harian Nasdem Riau
Rabu, 24 Februari 2021 - 20:17

Kantongi Kaca Pirex dan Sabu, Pemuda ini Meringkuk Dibalik Jeruji Besi
Rabu, 24 Februari 2021 - 20:12

Alasan Mengapa Percaya Zodiak Termasuk Perbuatan Syirik?
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:11

Rumah Yatim Berikan Bantuan Mushola Nurul Hidayah dan Santunan Dai Desa Pambang Pesisir Riau
Rabu, 24 Februari 2021 - 08:02

Forum LLAJ Siak Gelar Rakor Membahas Kendaraan Over Loading dan Over Dimensi
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:57

Sekda Siak Hadiri Deklarasi Janji Kinerja dan Pencanangan Pembangunan Zona Integritas 2021
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:51

Bantuan Pendidikan dan Kemanusiaan Rumah Yatim untuk Warga Desa Pambang Pesisir Riau
Rabu, 24 Februari 2021 - 07:46

Sekarang Tersangka UU ITE Tak Ditahan Bila sudah Minta Maaf
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:39

Bikin Kagum, Siak Punya Penyulingan Ekstrak Daun Serai Wangi
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:37

Kabut Asap Selimuti Pekanbaru, Ternyata Kiriman Tetangga
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:34

Viral Video Pria Membuat Istrinya Murtad, Kepolisian Turun Tangan
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:32

Berkonsultasi Terhadap Dua Perda, DPRD Batubara Berkunjung ke Siak
Selasa, 23 Februari 2021 - 13:23

warga Kelurahan Tembilahan Hulu Kecamatan Tembilahan Hulu
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:41

kegiatan panen raya dalam rangka ketahanan pangan Kampung Tangguh Nusantara desa Pekan Kamis Kecamat
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:38

Bersama Federasi Serikat Pekerja Transportasi Darat (FSPTD), Polres Inhil melaksanakan kegiatan Jum'
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:34

Rumah Yatim Persiapkan 100 Paket Bantuan Bahan Pokok untuk Warga Prasejahtera Riau
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:28

Bantuan Pendidikan Rumah Yatim untuk Keluarga Mutiara, Korban Kecelakaan Lalu Lintas di Pekanbaru
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:16

Diduga Mengedarkan Narkotika Jenis Sabu,Pria Ditualang Diamankan Satresnarkoba Polres Siak
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:06

Bupati Siak Alfedri menyerahkan satu unit mobil Ambulance kepada Penghulu Kampung adat asli anak Raw
Sabtu, 20 Februari 2021 - 15:03

Warga Respon Positif Pelayanan LKB dan SKCK Keliling Polsek Koto Gasib
Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:59

Kepala Balai Besar Regional Sumatera, Dirjen Bina Pemdes Kementerian Dalam Negeri Republik Indonesia
Sabtu, 20 Februari 2021 - 14:54

DPRD Gelar Rapat Paripurna, Tetapkan Alfedri - Husni Paslon Bupati - Wakil Bupati Terpilih
Kamis, 18 Februari 2021 - 20:43

 
 
Home

 
Sorot | Wawancara | Pokok Pikiran | Surat Anda
Klik Photo
| Iklan Baris | Index

Redaksi | Info Iklan | Disclaimer | Kotak Pos | Pedoman Media Siber

Copyright © 2011-2020 RiauTrust.com - Trusted News Portal
 
Alamat Redaksi & Pemasangan iklan :
 
Komplek Beringin Indah
Jalan Kulim No. 121, Pekanbaru, Riau  
  Telp/ Fax  : (0761) 63515
Mobile  : 0812-76-47104 ( Ali Sukri )  
Email : iklan_riautrust@yahoo.com
redaksi_riautrust@yahoo.com